Kebutuhan listrik meningkat lebih cepat daripada pertumbuhan penduduk. Hal ini disebabkan karena peningkatan akan kebutuhan listrik akibat pertumbuhan sektor-sektor lainnya, seperti sektor industri, sektor ekonomi dan sebagainya. Banyaknya potensi sumber energi di sekitar kita belum dimanfaatkan dengan baik. Saluran irigasi yang selama ini hanya digunakan untuk membawa air bagi pemenuhan kebutuhan air di sektor pertanian perlu dilakukan inventarisasi sehingga didapatkan lokasi-lokasi yang memiliki potensi pembangkit listrik. Analisis pengamatan pada DI. Way Umpu baik debit yang akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan pertanian maupun kecuraman aliran pada saluran irigasi. Lokasi yang dapat dijadikan pembangkit listrik/ listrik tenaga air mini (PLTM) pada DI. Way Umpu, sehingga air dapat memberikan nilai tambah. Hasil Analisis Terdapat Potensi Listrik Tenaga Air pada DI. Way Umpu dengan memanfaatkan air yang ada dan memodifikasi saluran irigasi Primer Neki. Dari 8 (delapan) alternatif yang dianalisis, dengan menggunakan asumsi Kehilangan Tinggi 10 % dari total tinggi jatuh,Efisiensi Pembangkit 0,80 maka diperoleh potensi energi listrik yang dihasilkan. Disarankan perlu kajian hidrolika dan kajian ekonomi sehingga didapat alternatif yang dapat dilaksanakan, diperlukan pembahasan kepemilikan aset dan metode pemeliharaan bersama serta diperlukan kajian untuk saluran Rantau Tamiang dan Suplesi Way Besa