Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh penggunaan limbah ikan leubiem (Chanthidermis maculatus) dalam formulasi ransum terhadap performa itik petelur. Materi penelitian yang digunakan adalah 100 ekor itik petelur umur 8 minggu (fase grower). Metode penelitian dilakukan secara eksperimental dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri 5 perlakuan dan 4 ulangan. Perlakuan ransum yang digunakan adalah sebagai berikut: R1= ransum kontrol (tanpa limbah ikan leubiem), R2= ransum mengandung 10% kulit ikan leubiem, R3= ransum mengandung 10% kepala ikan leubiem, R4= ransum mengandung 10% tulang ikan leubiem dan R5= ransum mengandung 10% kombinasi limbah ikan leubiem (kulit, kepala dan tulang). Variabel yang diamati yaitu: konsumsi ransum, konversi ransum, pertambahan berat badan, berat badan akhir dan mortalitas. Data dianalisis dengan Analysis of Variance (ANOVA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan limbah ikan leubiem dalam ransum memberikan pengaruh yang signifikan (p0,05) terhadap konsumsi ransum, pertambahan berat badan, bobot badan akhir dan konversi ransum itik petelur fase grower, namun tidak berpengaruh nyata terhadap mortalitas. Kesimpulan penelitian adalah penggunaan limbah ikan leubiem 10% dalam formulasi ransum tidak memberi efek negatif terhadap performa dan dapat meningkatkan pertambahan berat badan, dan bobot badan akhir itik petelur fase grower.