Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

DISTRIBUSI SPASIAL LOGAM BERAT Pb PADA PERAIRAN TELUK KENDARI, SULAWESI TENGGARA Armid Armid
BioWallacea : Jurnal Penelitian Biologi (Journal of Biological Research) Vol 2, No 2 (2015): Keragaman dan Bioteknologi
Publisher : University of Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/biowallacea.v2i2.1466

Abstract

Study on spatial distribution of heavy metal Pb in the coastal area of Kendari Bay has been carried out. Sampling was conducted at 8 stations along the bay. Determination of Pb concentrations was performed utilizing the Atomic Absorption Spectrophotometry (AAS). The results yielded Pb concentrations within the ranges of 0.01-0.025 ppm whereby the highest level was found at station #7 (Ferry Port) and #8 (Nusantara Port). Spatial analysis via Geographic Information System was accomplished by Inverse Distance Weight (IDW) interpolation method utilizing ArcView GIS 3.3 software for mapping 42 other stations along the Kendari Bay. The results showed that, by 50 stations in total, Pb levels was moderate in the middle part of the bay with average concentration of ~0.015 ppmKeywords : Spatial analysis, heavy metal, Pb, inverse distance weight, Kendari Bay.
INKORPORASI LOGAM BERAT PADA KARANG BERCABANG Acropora millepora Armid Armid
Jurnal Sapa Laut (Jurnal Ilmu Kelautan) Vol 7, No 2: Mei 2022
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jsl.v7i2.27048

Abstract

Teluk Staring yang terletak di Kabupaten Konawe Selatan Provinsi Sulawesi Tenggara telah lama dimanfaatkan oleh masyarakat setempat untuk kegiatan perikanan dan pertanian. Namun pertumbuhan penduduk yang pesat di sekitar teluk dalam beberapa tahun terakhir diperkirakan berkontribusi terhadap peningkatan limbah yang masuk ke dalam teluk. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui distribusi dan tingkat akumulasi logam berat (khususnya Pb, Cd dan Cr) yang terinkorporasi ke dalam tubuh karang Acropora millepora guna menyelidiki potensi karang tersebut sebagai bioindikator pencemaran logam berat di badan perairan laut. Metode spektrofotometri serapan atom digunakan untuk penentuan konsentrasi logam berat Pb, Cd dan Cr pada sampel karang. Hasil perhitungan faktor biokonsentrasi (BCF) menunjukkan bahwa nilai akumulasi tertinggi logam berat dijumpai pada bagian tissue karang sebesar 56,030; 14,833 dan 8,670; sedangkan akumulasi paling rendah dijumpai pada bagian zooxanthellae (22,541; 3,291 dan 2,394) berturut-turut untuk logam berat Pb, Cd dan Cr. Tingginya nilai BCF ini memberikan peluang pada karang Acropora millepora untuk digunakan sebagai bioindikator pencemaran logam berat Pb, Cd dan Cr di perairan Teluk Staring.Kata kunci: Logam berat, faktor biokonsentrasi, bioindikator, Acropora millepora, Teluk Staring