Idris Idris
Spesialis Perawatan Luka Diahel

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Identifikasi Bakteri Pada Pasien Penderita Luka Diabetes Melitus Di Rumah Sakit Ibnu Sina Makassar Andi Ernawati; Raodah Raodah; Idris Idris
Prosiding Seminar Biologi Vol 5 No 1 (2019): PROSIDING SEMINAR BIOLOGI BIODIVERSITAS INDONESIA
Publisher : Jurusan Biologi, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/psb.v5i1.11864

Abstract

Diabetes Melitus (DM) adalah penyakit gangguan metabolisme karbohidrat, lemak, dan protein yang dihubungkan dengan kekurangan secara absolut relatif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui jenis-jenis bakteri yang diperoleh dari spesimen luka penderita Diabetes Mellitus. Penelitian ini bersifat eksperimen dengan menanam bakteri yang diperoleh dari spesimen pada media agar. Hasil penelitian diperoleh  bakteri Proteus Mirabilis dan Basilus sp pada spesimen luka penderita diabetes mellitus
Pola resistensi bakteri pada ulkus diabetik Idris Idris; Zahra Palisoa; Andi Ernawati
Prosiding Seminar Biologi Vol 6 No 1 (2020): PROSIDING SEMINAR NASIONAL BIOLOGI DI ERA PANDEMI COVID-19 (OKTOBER 2020)
Publisher : Jurusan Biologi, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/psb.v6i1.15573

Abstract

Ulkus diabetik merupakan salah satu komplikasi jangka panjang diabetes melitus yang sering terjadi. Dengan adanya ulkus yang terinfeksi, maka resiko amputasi menjadi lebih besar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui jenis bakteri dan uji resistensi antibiotik pada ulkus diabetik yang diperoleh dari spesimen luka penderita diabetes melitus. Penelitian ini bersifat eksperimen. Hasil penelitian diperoleh bakteri Staphylococcus aureus pada spesimen luka/ulkus diabetik penderita diabetes melitus. Hasil uji efektivitas antibiotik imipenem memiliki nilai sensitivitas yang paling tinggi dibanding jenis antibiotik lainnya yaitu sebesar 31,2 mm.