Nur Ahmad Rudin
Universitas Gadjah Mada

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Potensi keanekaragaman vegetasi pohon untuk konservasi air di desa Kolobolon, kecamatan Lobalain, Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur Nur Ahmad Rudin; Fitria Nur Damayanti; Muhamad Ujang Sawajir; Derlin Kristine Natalis Zacharias; Melani Susanti Tasik; Regina Diana Donuisang
Prosiding Seminar Biologi Vol 6 No 1 (2020): PROSIDING SEMINAR NASIONAL BIOLOGI DI ERA PANDEMI COVID-19 (OKTOBER 2020)
Publisher : Jurusan Biologi, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/psb.v6i1.15731

Abstract

Rote Ndao merupakan daerah lahan kering dan beriklim kering yang sering mengalami permasalahan ketersediaan air. Minimnya vegetasi di permukaan akan berpengaruh terhadap rendahnya simpanan air dan memperparah bencana kekeringan. Masyarakat membangun embung dan sistem panen air sebagai solusi jangka pendek terhadap masalah kekeringan. Diperlukan solusi jangka panjang atas permasalahan ketersediaan air tersebut Konservasi air menggunakan tumbuhan merupakan solusi jangka panjang terhadap kekeringan. Desa Kolobolon yang berada di bagian selatan Kabupaten Rote Ndao berpotensi mengalami bencana kekeringan. Penting dilakukan inventarisasi keanekaragaman vegetasi pohon yang berpotensi dalam konservasi air. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keanekaragaman vegetasi pohon di Desa Kolobolon, Kecamatan Lobalain, Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur. Penelitian dilakukan dengan survei, sampling dan identifikasi spesies pada wilayah dengan tutupan lahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 27 spesies vegetasi pohon dari 16 famili. Jumlah spesies vegetasi pohon didominasi oleh famili Moraceae dan Fabaceae yang berpotensi untuk konservasi air, kecuali Acacia nilotica dari famili Fabaceae yang bersifat invasif.
The Potential Utilization of Young Teak Leaves (Tectona grandis Linn.f.) as Basic Ingredients on Producing Anti-cancer Herbal Tea Nur Ahmad Rudin; Asma' Hulaimah; Rini Rahmawati
Jurnal Pendidikan Biologi Undiksha Vol. 9 No. 1 (2022)
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gunungkidul Regency is the main teak tree (Tectona grandis Linn.f.) producing area in Special Region of Yogyakarta, Indonesia. Their trunks are commonly used for furniture and buildings, while leaves are still less of use. Teak leaves contain antioxidant compounds in form of flavonoids that play important role in protecting the body against damaging free radicals in cancer sufferers. The number of cancer sufferers in Indonesia is still high, but cancer problem not yet be handled optimally because cannot be fully reached by the community. The aims of this review are studying the production process of herbal tea from young teak leaf and mechanism of flavonoids as an anticancer. This review was conducted by literature study. The writing source is then analyzed and synthesized to draw conclusions. The results obtained production process of young teak leaf herbal tea through several stages, picking, washing, withering, cutting, fermentation, drying, and packaging. The anticancer activity in young teak leaf herbal tea is influenced by the content of flavonoids as antioxidants that can neutralize free radicals and prevent cancer. The conclusion of this review are young teak leaves (T. grandis) can be used as basic ingredient in herbal teas that are good for health, and flavonoids in young teak leaves are antioxidants that potential as anticancer substances.