Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Syria golden hamster sebagai hewan model untuk penelitian SARS-CoV-2 Risqa Novita
Prosiding Seminar Biologi Vol 6 No 1 (2020): PROSIDING SEMINAR NASIONAL BIOLOGI DI ERA PANDEMI COVID-19 (OKTOBER 2020)
Publisher : Jurusan Biologi, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/psb.v6i1.15842

Abstract

COVID-19 merupakan penyakit emerging baru yang telah menjadi pandemik di dunia pada tahun 2020 ini. COVID-19 telah menimbulkan berbagai kerugian di bidang kesehatan dengan banyaknya kejadian angka penularan dan kematian, dan juga di bidang ekonomi yang menyebabkan jutaan penduduk dunia kehilangan pekerjaannya. Menurut data WHO, angka kasus konfirmasi dan kematian akibat COVID terus meningkat, termasuk di Indonesia. COVID-19 disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 yang tidak dapat diobati dengan obat, namun dicegah dengan vaksinasi dan menghindari sumber penularan. Penelitian pengembangan vaksin membutuhkan hewan model untuk dapat mengetahui patogenesis virus dan memahami bagaimana infeksi virus tersebut. Pemilihan hewan model yang tepat sangat penting agar vaksin yang dikembangkan dapat menghasilkan kekebalan tubuh yang optimal. Hamster Suriah telah dipakai di dalam beberapa penelitian SARS-CoV-2 dan memberikan hasil signifikan. Tulisan ini merupakan review artikel untuk mengkaji hamster Suriah sebagai hewan model yang ideal pada penelitian SARS-CoV-2. Hasil tulisan menunjukkan bahwa ada beberapa penelitian yang menggunakan hamster Suriah dan memberikan hasil yang lebih baik dibandingkan hewan model lainnya. Berdasarkan hal ini dapat disimpulkan bahwa hamster Suriah dapat dijadikan hewan model untuk SARS-CoV-2 karena memiliki gejala klinis dan gambaran patologi yang mirip dengan manusia.