Rizki Rabeca Elfirta
Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI)

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Variabilitas beta glukan dari tubuh buah jamur pangan sebagai pangan fungsional penunjang kesehatan: artikel review Rizki Rabeca Elfirta
Prosiding Seminar Biologi Vol 6 No 1 (2020): PROSIDING SEMINAR NASIONAL BIOLOGI DI ERA PANDEMI COVID-19 (OKTOBER 2020)
Publisher : Jurusan Biologi, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/psb.v6i1.15895

Abstract

Kebutuhan pangan fungsional untuk meningkatkan kesehatan terus meningkat. Asupan makanan yang berlebihan dan pola hidup yang tidak sehat memicu timbulnya berbagai macam penyakit. Jamur pangan mengandung vitamin dan protein yang lebih tinggi dibandingkan dengan sayuran, serta rendah kalori sehingga cocok digunakan sebagai kandidat pangan fungsional. Diding sel jamur pangan tersusun atas beta glukan yang secara efektif dapat meningkatkan kesehatan manusia. Beta glukan tidak dapat dicerna oleh pencernaan manusia, namun dapat terfermentasi oleh mikroflora kolon. Penelitan mengenai aktivitas immunomodulator, antibakteri, antioksidan dan prebiotik dari beta glukan tubuh buah jamur pangan telah dilakukan. Ganoderan (beta glukan) dari jamurĀ  Ganodema lucidum diketahui memiliki khasiat sebagai immunomudulator. Lentinan merupakan beta glukan yang diekstrak dari jamur L. endodes memiliki aktivitas antioksidan. Beta glukan dari jamur pangan terbukti dapat menstimulasi pertumbuhan mikrobiota kolon. Artikel review ini bertujuan untuk mengulas manfaat beta glukan dari tubuh buah jamur pangan sebagai pangan fungsional, yang diharapkan dapat memberikan informasi bahwa dengan mengonsumsi beta glukan dari jamur pangan dapat membantu meningkatkan kesehatan masyarakat.