Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Eksplorasi biji di Pulau Karimunjawa, Taman Nasional Karimunjawa Prima Hutabarat; Dian Latifah; Mimin Mimin; Harto Harto; Kuswadi Kuswadi
Prosiding Seminar Biologi Vol 7 No 1 (2021): PROSIDING BIOLOGI ACHIEVING THE SUSTAINABLE DEVELOPMENT GOALS WITH BIODIVERSITY I
Publisher : Jurusan Biologi, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/psb.v7i1.24707

Abstract

Ekosistem laut dan terrestrial Kepulauan Karimunjawa membentuk hubungan yang kompleks, dinamis, sekaligus rawan. Aktivitas masyarakat lokal seperti pemanfaatan lahan untuk pertanian, pemanfaatan sumber daya hutan, pembangunan jalan dan pariwisata, mengancam kelestarian tumbuhan di Kepulauan Karimunjawa. Salah satu strategi dalam konservasi ex situ yaitu melalui pengoleksian dan penyimpanan biji (bank biji). Eksplorasi biji di Pulau Karimunjawa, Taman Nasional Karimunjawa adalah bertujuan untuk mengoleksi material tumbuhan berupa biji dari flora Kepulauan Karimunjawa. Pencatatan jenis flora, data lingkungan dan analisis lanjutan mengenai karakter biji dan penyimpanannya juga akan memperkaya informasi ilmiah yang kelak akan bermanfaat baik bagi kegiatan penelitian bidang botani, konservasi, maupun pengelolaan Taman Nasional Karimunjawa. Hasil eksplorasi biji menemukan 27 jenis tumbuhan yang berbunga dan berbuah pada kegiatan eksplorasi biji pada bulan Oktober–November di Pulau Karimunjawa, yang didominansi biji berkarakter ortodok. Eksplorasi di hutan primer di bagian timur Pulau Karimunjawa lebih direkomendasikan karena diduga memiliki keragaman jenis yang lebih tinggi.
Literature Review : Mengatasi Ancaman Kerusakan Lingkungan akibat Penggunaan Bahan Kimia Berlebih dengan Sistem LEISA Angelica Tricia W; Devi Oktaviani S; Sasha Amalia; Ainin Tusamma S; Bagas Prio S; Dian Latifah; Lusanna Rosita Dewi
Jurnal Biologi dan Pembelajarannya (JB&P) Vol 12 No 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jbp.v12i1.24588

Abstract

Kecenderungan   semakin   intensifnya   penggunaan kimia dalam   kegiatan   budidaya   pertanian menyebabkan terjadinya ketimpangan hara lainnya dan semakin merosotnya kandungan bahan organik tanah.  Penggunaan pestisida kimia dalam pengendalian hama dan penyakit menyebabkan lingkungan menjadi rusak karena adanya residu pestisida yang tertinggal di dalam tanah. Degradasi   kesuburan   tanah dan   residu   bahan   aktif   pestisida yang   akan   mengancam keberlanjutan  usaha  tani.    Untuk  mengurangi  pemakaian  bahan  kimia  dalam  usaha  budidaya  tanaman padi dapat  dilakukan  dengan teknologi Low  External  Input  Sustainable  Agriculture (LEISA). Kajian literatur ini bertujuan untuk menjelaskan penerapan LEISA dalam bidang pertanian menunjukkan hasil positif untuk mengatasi kerusakan lingkungan yang diakibatkan penggunaan bahan kimia. Hasil kajian menyatakan bahwa penerapan LEISA dalam penggunaan pupuk organik, pengendali hama hayati, hingga mekanisme sistem pertanian mampu mengurangi bahan kimia yang dapat merusak lingkungan.