Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENINGKATAN PEMAHAMAN KONSEP PECAHAN MELALUI PENDEKATAN REALISTIC MATHEMATIC EDUCATION (RME) PADA SISWA KELAS III SD NEGERI SAYANGAN NO 244 SURAKARTA ASYHURI ASYHURI
JURNAL MITRA SWARA GANESHA Vol. 3 No. 2 (2016): JURNAL MITRA SWARA GANESHA
Publisher : JURNAL MITRA SWARA GANESHA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (385.769 KB)

Abstract

ABSTRAK Tujuan Penelitian ini adalah: Untuk meningkatkan pemahaman konsep pecahan melalui pendekatan Realistic Mathematic Education (RME) pada siswa kelas III SD Negeri Sayangan No 244 Surakarta. Bentuk penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas sebanyak dua siklus. Tiap siklus terdiri dari 4 tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Subjek  penelitian ini adalah siswa kelas III SD Negeri Sayangan yang berjumlah 44 siswa. Teknik analisis data yang digunakan adalah model analisis interaktif yang terdiri dari empat tahapan yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan (verifikasi). Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dokumentasi, wawancara, observasi, dan tes. Uji validitas data yang digunakan dalam penelitian ini adalah triangulasi sumber, triangulasi metode dan triangulasi peneliti. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan yang pertama bahwa ada ada peningkatan pemahaman konsep pecahan setelah diadakan tindakan kelas dengan pendekatan Realistic Mathematic Education (RME) Hal itu dapat ditunjukkan dengan meningkatnya pemahaman konsep pecahan sebelum dan sesudah tindakan. Pada siklus I ada peningkatan pemahaman konsep pecahan dari rata-rata 67 menjadi 73,9 dengan ketuntasan klasikal 71% dan pada siklus II ada peningkatan pemahaman konsep pecahan dari rata-rata 73,9 menjadi 79,1 dengan ketuntasan kalsikal 91%. Kedua adanya peningkatan kualitas proses pembelajaran matematika setelah diadakan tindakan kelas dengan pendekatan Realistic Mathematic Education (RME). Hal itu dapat ditunjukkan dengan meningkatnya nilai rata-rata kinerja guru pada siklus I nilainya 2,9 dengan kriteria baik dan meningkat pada siklus II nilainya menjadi 3,45 dengan kriteria sangat baik. Nilai rata-rata aktivitas siswa pada siklus I nilainya 2,45 dengan kriteria baik dan meningkat pada siklus II nilainya menjadi 3,1 dengan kriteria sangat baik. Dengan demikian, dengan pendekatan Realistic Mathematic Education (RME) dapat digunakan untuk meningkatkan pemahaman konsep pecahan pada siswa kelas III SD Negeri Sayangan No 244 Surakarta.
KURIKULUM BERBASIS TALENTA (PASSION) DI PONDOK PESANTREN MODERN ISLAM (PPMI) ASSALAAM asyhuri asyhuri
Jurnal Ilmiah Pesantren Vol 1 No 1 Januari (2015): Jurnal Ilmiah Pesantren
Publisher : Pondok Pesantren Modern Islam Assalaam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (358.225 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kurikulum dan pengembangannya, model pembelajaran, dan evaluasinya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif interpretatif. Hasil penelitian menunjukkan: model pendidikan PPMI Assalaam berupa klasikal, dengan model kurikulum separated subject curriculum. Pengembangan kurikulumnya model tyler, model pembelajarannya model petunjuk/ resep. Masih belum optimal dalam mengasah talenta santri, indikatornya adalah penyeragaman dalam kurikulum yang bersifat top down,yaitu kurang aspiratif, dominasi guru dalam proses KBM, serta dominasi hafalan.Terjadi penyeragaman soal dalam ujian tulis, dalam kontek ujian lisan penguji sudah menggunakan instrumen yang baku. Melihat fakta tersebut serta kenyataan setiap anak terlahir cerdas, maka peneliti merekomendasikan: perlu menerapkan kurikulum berbasis talenta (dominan potensi otak) yaitu dengan kurikulum dan pembelajaran kontekstual quotientdan model evaluasi autentik. Dengan demikian, esensi pendidikan yang merupakan satu kesatuan yang utuh dan seimbang antara sistem keilmuan dengan sistem nilai Islam dapat dicapai.
EVALUASI KINERJA PEGAWAI DI PESANTREN asyhuri asyhuri
Jurnal Ilmiah Pesantren Vol 6 No 1 (2020): Jurnal Ilmiah Pesantren
Publisher : Pondok Pesantren Modern Islam Assalaam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (354.002 KB)

Abstract

Penelitian tentang evaluasi kinerja di pesantren jarang dilakukan. Permasalahan akademik dalam penelitian ini adalah mengapa ada evaluasi kinerja di pesantren, sementara pesantren menjunjung tinggi nilai moral, diantaranya adalah nilai keiikhlasan yang dijalani mulai dari kyai sampai santri. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis evaluasi kinerja di PPMI Assalaam. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif. Waktu penelitian dilakukan pada bulan Maret dan April 2019.Adapun teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis kualitatif, deskriptif, dan interpretative, yakni menggambarkan dengan memberikan makna kepada data yang dianalisis, menjelaskan pola (kategori), dan mencari hubungan antar berbagai konsep. Dalam penelitian ini ditemukan bahwa evaluasi kinerja di PPMI Assalaam adalah model kombinasi tentang sifat pribadi, perilaku kerja dan hasil kerja. Dari hasil kajian direkomendasikan beberapa hal: (1). Menerapkan prosedur tetap (protap) bagi semua pegawai, langkah ini perlu untuk menghindari gagap kerja, (2). Menerapkan manajemen karier, dan (3). Mengadakan mutasi pegawai, untuk menghindari kejenuhan, meningkatkan gairah kerja dan membangun keadilan