Ratih Prasetya
Stasiun Meteorologi Sam Ratulangi Manado

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Dampak Siklon Tropis Nangka, Parma dan Nida pada Distribusi Curah Hujan di Sulawesi Utara Ratih Prasetya; As’ari As’ari; Wan Dayantolis
Jurnal Fisika dan Aplikasinya Vol 10, No 1 (2014)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, LPPM-ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2922.006 KB) | DOI: 10.12962/j24604682.v10i1.816

Abstract

Salah satu fenomena atmosfer skala Meso yang berpengaruh pada dinamika cuaca skala lokal adalah siklon tropis. Siklon tropis terbentuk pada lintang antara 10 dan 20 dari ekuator. Sebagian besar siklon tropis (67%) terjadi di belahan bumi utara. Pertumbuhan siklon tropis yang terjadi di belahan bumi utara merupakan salah faktor yang mempunyai dampak signifikan terhadap distribusi hujan di Sulawesi Utara karena letak geografisnya. Sehingga kajian mengenai siklon tropis yang terjadi di belahan bumi utara sangat diperlukan dalam memahami kondisi cuaca. Tahap tumbuh siklon yang mempengaruhi distribusi hujan di Sulawesi Utara berbeda-bedatergantung karakteristik siklon dan kondisi atmosfernya. Sifat hujan yang terjadi sebagai akibat adanya siklon juga berbeda-beda tergantung karakteristik masing-masing siklon dan kondisi masing-masing wilayah.
Analisis Citra Satelit MTSAT dan TRMM menggunakan Software ER MAPPER, SATAID dan PANOPLY saat Kejadian Curah Hujan Ekstrim di Wilayah Manado, 16 Februari 2013 Novvria Sagita; Ratih Prasetya
Jurnal Fisika dan Aplikasinya Vol 9, No 2 (2013)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, LPPM-ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1671.529 KB) | DOI: 10.12962/j24604682.v9i2.843

Abstract

Stasiun meteorologi Sam Ratulangi Manado mencatat jumlah curah hujan pada tanggal 16 Februari 2013 adalah 237,5 mm yang mengindikasikan curah hujan ekstrim. Pada hari berikutnya tanggal 17 Februari 2013 terjadi banjir di wilayah Manado. Analisis nilai piksel citra satelit MTSAT (Multifunctional Transport Satellites) pada kanal IR (Infrared) menggunakan software ER Mapper menunjukkan adanya kenaikan nilai pixel pada pukul 08.00 UTC yang berarti bahwa suhu puncak awan rendah. Analisis citra satelit IR menggunakan software SATAID (GMSLPW) menunjukan adanya tutupan awan merata di wilayah Manado mulai pukul 11.00 UTC, dan citra satelit visibel menunjukan nilai indeks albedo tertinggi yaitu 0,49 pada pukul 05.00 UTC. Pengamatan akumulasi curah hujan meggunakan software TRMM (Tropical Rainfall Measuring Mission) pada 16 Februari 2013 mencapai 205,2 mm.