Kebutuhan untuk memperoleh sumber energi yang bersih dan terbarukan telah mendorong para peneliti untuk mengembangkan sel surya sebagai salah satu energi alternatif. Sel surya dengan bahan organik telah dikembangkan karena mempunyai potensi untuk diproduksi dengan biaya yang lebih murah, proses yang lebih mudah, dan dapat dikembangkan dengan substrat yang fleksibel/plastik. Salah satu pengembangan sel surya organik adalah sel surya polimer berbahan dasar polimer. Tulisan ini melaporkan hasil studi karakteristik listrik sel surya polimer hibrid menggunakan lapisan aktif campuran polimer P3HT dan semikonduktor ZnO diatas substrat fleksibel (PET). Sel surya polimer hibrid tersebut mempunyai struktur PET/ITO/PEDOT: PSS/P3HT-ZnO/Aldengan luas daerah aktifnya sebesar 2,6 cm2. Karakterisasi sifat listrik dilakukan dengan menyinari sel menggunakansumber cahaya lampu xenon dengan intensitas penyinaran cahaya 270, 600, dan 1000 W/m2. Karakteristik listrik pada intensitas penyinaran 270 W/m2 memiliki performansi yang paling baik dengan efisiensi konversi 0,024%, fill factor 0,63, tegangan open circuit sebesar 0,477 V, arus short circuit sebesar 5,6 × 10−5 A, dan daya maksimum yang dihasilkan sebesar 1,68 × 10−5 Watt.