Iwan Yahya
Laboratorium Riset Akustik (iARG) Jurusan Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Sebelas Maret (UNS), Jl. Ir. Sutami 36A Kentingan, Surakarta 57126

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analisis Spektrum Akustik Tangis Bayi Penderita Penyakit Jantung Bawaan menggunakan Teknik Dynamic Time Warping Hana Afifah; Iwan Yahya; N Nuryani; H Harjana
Jurnal Fisika dan Aplikasinya Vol 12, No 2 (2016)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, LPPM-ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (328.724 KB) | DOI: 10.12962/j24604682.v12i2.1333

Abstract

Paper ini berfokus pada kajian perbandingan spektral tangis bayi penderita penyakit jantung bawaan (Congenital Heart Disease, CHD) dan tangis bayi normal menggunakan teknik Dynamic Time Warping (DTW).Sebanyak sepuluh sampel tangis bayi penderita CHD dan bayi normal berusia kurang dari satu bulan direkam menggunakan Sony IC-Recorder tipe ICD-PX333. Data digital kemudian diproses menggunakan piranti lunak Speech Filing System (SFS) untuk mendapatkan f, formants, dan nilai Mel-Frequency Cepstral Coefficients (MFCC) sebagai penciri spektral yang kemudian divisualkan dengan DTW. Hasil kajian menunjukkan bahwaciri spektral tangis bayi penderita CHD mempunyai tingkat perbedaan signifikan terhadap tangis bayi normal. Di samping itu ditemukan anomali yang diduga berkait dengan irisan dalam bentang frekuensi ambang maupun formant tangis bayi normal dan penderita CHD.AbstractThis paper emphasizes on acoustics spectral similarity analysis on of normal infant cry compared to infant spectrum with Congenital Heart Disease (CHD). Ten of the cries signals of infant with CHD and normal baby aged less than a month were recorded by using Sony IC-Recorder ICD-PX333. The Speech Filing System software utilized for estimating fundamental frequency, formants, and MFCCs were used as cry spectral characteristics to be visualized using Dynamic TimeWarping (DTW) technique. The result shows that both group partially has significant different characteristics since anomalies occurred which is considered due to the intersection on the values of fundamental frequency and formants of the both groups.
Perbandingan Spektral Musik Klasik dengan Musik Etnik Jawa menggunakan Analisis MFCC dan Beat Strength Dody Kurniawan; Ahmad Syakir; Hana Afifah; Rayhan Hanina; Iwan Yahya; H Harjana
Jurnal Fisika dan Aplikasinya Vol 12, No 1 (2016)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, LPPM-ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (600.352 KB) | DOI: 10.12962/j24604682.v12i1.1273

Abstract

Analisis spektral dilakukan untuk membandingkan pola musik Jawa terhadap musik klasik karangan Mozart (1756-1791) dengan metode Mel Frequency Cepstral Coefficient (MFCC) dan Beat Strenght. Analisis MFCC menggunakan Hamming window dan konversi RGB menggunakan persamaan kemiripan dalam proses visualisasi. Analisis Beat Strenght berdasarkan nilai PEAK dan SUM pada Beat Histogram. Hasil analisis MFCC menunjukkan bahwa pola musik klasik dengan musik jawa mempunyai tingkat kemiripan 98,0% untuk March of The Priests from The Magic Flute dan 90,3% untuk Piano Sonata in C Major. Analisis Beat Strenght menunjukkan 89,8% kemiripan untuk March of The Priests from The Magic Flute dan 72,6% untuk Piano Sonata in C Major.AbstractSpectral analysis between Javanese music and classical music by Mozart (1756-1791) using MFCC and Beat Strenght has been conducted. MFCC  analysis using Hamming window and RGB conversion using similarity equation in visualization process. Beat Strength analysis based on PEAK and SUM value of Beat Histogram. The result shows that the pattern of classical music and Javanese music has 98.0% similarity for March of ThePriests from The Magic Flute and 90.3% for Piano Sonata in C Major. Beat Strength analysis shows 89.8% similarity for March of The Priests from The Magic Flute and 72.6% for Piano Sonata in C Major.
Kinerja Akustik dan Mekanik Panel Sandwich Berbasis Ampas Tebu dan Bambu Dian Yulia Sari; Aris Minardi; Restu Kristiani; Iwan Yahya; H Harjana
Jurnal Fisika dan Aplikasinya Vol 12, No 2 (2016)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, LPPM-ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (334.684 KB) | DOI: 10.12962/j24604682.v12i2.1334

Abstract

Telah dilakukan pengujian kinerja akustik dan kinerja mekanik panel sandwich berbasis ampas tebu dan bambu. Pengujian kinerja akustik dilakukan secara eksperimen mengacu pada prosedur ASTM E-1050-98dan kinerja mekanik menggunakan material testing machine. Pada penelitian ini dilakukan variasi ketebalan komposit ampas tebu dan pengaruh penambahan lapisan bambu di permukaan atas dan bawah komposit ampas tebu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaruh ketebalan sampel adalah menggeser penyerapan bunyi efektif pada frekuensi rendah sedangkan penambahan lapisan bambu pada komposit ampas tebu mempengaruhi penurunan nilai koefisien serapan bunyi yang dikarenakan tingkat kekerasan tinggi dan porositas rendah pada lapisan bambu. Adapun pengaruh ketebalan terhadap kinerja mekaniknya adalah menurunkan nilai MOR dan MOE sementara pengaruh penambahan lapisan bambu membuat nilai MOR naik dan nilai MOE turun. Pengaruh ketebalan dan penambahan lapisan bambu juga mengubah nilai densitas sampel.AbstractSound absorption performance and mechanical performance have been conducted in panel sandwich based bagasse and bamboo. The testing acoustic performance was conducted experimentally refer to ASTM E-1050-98 standard procedure and mechanical performance using a material testing machine. In this research, thickness variation bagasse composite and bamboo effect of adding a layer on the surface of the upper and lower composite bagasse. The results showed that the influence of the thickness of the sample is to shift the effective sound absorption at low frequencies while adding a layer of bamboo composite bagasse impairment affects the sound absorption coefficient due to a high degree of hardness and low porosity of the lining of bamboo. The effect of thickness on the mechanical performance is to lower the value of MOR and MOE while the effect of adding a layer of bamboo create value MOR MOE values rise and fall. The influence of the layer thickness and the addition of bamboo also change the value of the density of the sample.