Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Delivery Performance Improvement Using Six Sigma Method: A Case Study At Fmc Agricultural Manufacturing Satyana Primandaru; Soeparno Soeparno
JURNAL SOSIAL HUMANIORA (JSH) Special Edition 2019
Publisher : Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (573.285 KB) | DOI: 10.12962/j24433527.v0i01.5758

Abstract

PT. FMC is a manufacturing company in producing pesticides and classified into 3 herbicides, fungicides and insecticides. The use of pesticides is very important to maintain the quality of the crop, the delivery of products may not be late because it will disrupt the consumer production chain but unfortunately PT. FMC delivery performance has a big issue, delivery is an important metric because influences to customer satisfaction. This research focuses on how companies are able to identify problems, analyze and solve these problems using the Six Sigma methodology. The method is used because the method has a cycle of how companies solve a problem that can disrupt business processes. And the results of research in finding problems in this business process are (1) problems triggered by delays in the arrival of material both raw material and packaging material. (2) the customer delays delivery several times (3) the Warehouse Leader is late in inputting data and Post Goods Issue.
PENERAPAN TEORI TAGMEMIK ' DALAM PENGAJARAN BAHASA INDONESIA Soeparno Soeparno
Jurnal Cakrawala Pendidikan CAKRAWALA PENDIDIKAN, EDISI 1,1988,TH.VII
Publisher : LPMPP Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (328.905 KB) | DOI: 10.21831/cp.v1i1.7437

Abstract

Pengajaran Bahasa Indonesia yang bertolak dari paham tradisionalisme ter­nyata tehih gagal di dalam menanamkan perbedaan pengertian antaTa bahasa dan tulisan kepada para siswa, dan sekaligus juga gagal di dalam membedakan penger­tian bunyi dan huruf. Kelemahan ini sebenarnya secara teocitis akau tertolong oIeh metode langsung dengan teknik drill practice yang diagung-agungkan oleh kaum struktural; namun karena knrang praktis dan terlalu menjemuk~. akhirnya meto­de tersebut banyak ditinggalkan orang. Perkembangan linguistik pada pertengahan abad XX yang ditandai dengan munculnya paham transformasionalisme, ternyata juga knrang memberikan andil di dalam pengembangan pengajaran Bahasa Indonesia: Oleh karena itu dirasakan perlu adanya teori lain untuk diterapkan di dalam pengajaran Bahasa Indonesia. Salah satu teori yang sangat poteosial uotuk diterapkan di dalam pengajaran Bahasa Indonesia adalah Teori Tagmemik. Teori ini memiJiki banyak keunggulan terutama untuk hal-hal yang berkenaan dengan satuan lingual di atas kalimat. ke­ eklektikan. kesemestaan, hierarkhi, dan klas pengisi pada slot predikat.
FAKTOR-FAKTOR PENGHGMIBAT PERTUMBUHAN B ~ A YMAE NELIT1 ' . DAN SOLUSI ALTERNATIFNYA Soeparno Soeparno
Jurnal Cakrawala Pendidikan CAKRAWALA PENDIDIKAN, EDISI 3,1996,TH.XV
Publisher : LPMPP Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (271.69 KB) | DOI: 10.21831/cp.v3i3.9250

Abstract

Mencliti bclurn mcnjndi bagian hidup sehari-had dari mqyarakaturnum. Adalall salu ironi scbcnarnya bahwa dalam mnsyarakat yangtcIsh rncmsstrki cr;! tingg~!la ndas dalvm pengembangan sain dan teknologiini Lcrnyaia budaya mcnclitinya masih tertinggal kandas. Beberapafnktor iij~crnal pcnghamhnr tumhuhnya jiwa menditi seperti cara berfikir,rirsa ingin ttlhu, lunsnya pcngclal~uand, an pengenalan manfaatmcneliti dip;lparkan d;in dioraiknn Bcgitu pula beberapn faktor ekstema1yang per111 petnbcnai~an dlkupns dan ditnwarkan salusi alternatifnya.Dcngan hnmpsn dnl-r:~m~ snurnl)rllIkan jiwa menelili sebagai pondasibangunnn Budxyo mcncli~
PENGEMBANGAN E-HANDOUT KELAS XI BKP SMKN 1 MADIUN MATA PELAJARAN PERENCANAAN BISNIS KONSTRUKSI DAN PROPERTI Khisti Anisa monica Putri; Soeparno Soeparno
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol. 7 No. 2 (2021)
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jkptb.v7i2.42560

Abstract

Pendidikan di Indonesia saat ini sedang mengalami perubahan pembelajaran yang mengharuskan peserta didik melakukan kegiatan belajar secara online, salah satunya di SMK Negeri 1 Madiun. Hal ini membuat peserta didik memerlukan sebuah media pembelajaran yang dapat dipelajari secara mudah, menarik, dan ringkas. Penelitian ini bertujuan untuk (1) Menghasilkan sebuah produk media pembelajaran berupa E-Handout yang layak digunakan, dan (2) Mengetahui respon peserta didik setelah diberikannya media tersebut pada mata pelajaran Perencanaan Bisnis Konstruksi dan Properti, materi Perencanaan Tenaga Kerja di SMK Negeri 1 Madiun. Penelitian ini menggunakan metode 4D dengan 4 tahapan yang dimiliki yaitu (1) Pendefinisian, (2) Perancangan, (3) Pengembangan, dan (4) Penyebaran. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara, hingga penyebaran angket terhadap pihak terkait, yang pada hal ini adalah dosen Teknik Sipil UNESA beserta guru yang bersangkutan di SMK Negeri 1 Madiun sebagai validator perangkat pembelajaran untuk menguji kelayakan silabus, RPP, dan media pembelajaran berupa E-Handout, sedangkan untuk respon peserta didik sendiri akan diisi oleh peserta didik siswi kelas XI BKP SMK Negeri 1 Madiun, 30 peserta didik berasal dari XI BKP 1 dan 28 peserta didik dari XI BKP 2. Hasil analisis data, diperoleh persentase 81.54% untuk uji validasi silabus yang masuk pada kriteria sangat valid, 82.31% untuk uji validasi RPP yang masuk pada kriteria sangat valid, 75. 45% untuk uji validasi materi yang masuk pada kriteria valid, dan 85.29% untuk uji validasi media yaitu E-Handout yang masuk pada kriteria sangat valid sesuai dengan interval skala penilaian. Hasil akhir respon peserta didik sendiri memperoleh nilai persentase nilai 79.27% dari kelas XI BKP 1 dan 83.21% dari kelas XI BKP 2, dengan rata-rata akhir 80.59% yang masuk pada kriteria baik sesuai dengan interval skala penilaian. Sehingga dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran berupa E-Handout layak digunakan dalam kegaiatan pembelajaran. Kata Kunci: E-Handout, Respon Peserta didik, Validasi.
Penerapan Handout Digital Pada Elemen Dasar Konstruksi Bangunan Dalam Upaya Peningkatan Hasil Belajar Siswa Jurusan Dpib Kelas X SMK Negeri 1 Kemlagi Ulhaq, Naufal Dhiya; Soeparno Soeparno
JURNAL ILMIAH NUSANTARA Vol. 3 No. 3 (2026): Mei
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jinu.v3i3.9724

Abstract

This research aims to determine: (1) the implementation of the direct learning model assisted by digital handout teaching materials; (2) the difference in learning outcomes between students who use the direct learning model assisted by digital handouts and students who use the direct learning model without digital handouts. The type of research used in this study is Quasi-Experimental Design employing experimental and control groups with a quantitative approach. The instruments used in this study are pre-test, post-test, and validation questionnaires to assess the feasibility of digital handouts through expert validation. The research results obtained that: (1) The average percentage of implementation in the teacher domain and student domain from 2 meetings was 87%. This value falls within the interval of 76% - 100% with a very good interpretation. This indicates that the percentage of implementation of the use of digital handout teaching materials was well executed with a percentage result of >75%. (2). The results of the independent t-test analysis in this study showed a Sig. (2-tailed) value of <0.001, which is less than 0.05, meaning that Ho is rejected and Ha is accepted. Therefore, it can be concluded that there is a very significant difference between the posttest learning outcomes of the experimental class students and the control class students. This test result is supported by the difference in the average percentage increase between the experimental class and the control class, where the average percentage value of the experimental class (115.89%) is greater than the average percentage value of the control class (99.73%).