Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Rancang Bangun FINER (Fire Point Detector On Isolation Cable) Sebagai Alat Upaya Pencegahan Terjadinya Kebakaran Pada Rumah Tinggal Bima Sakti; Ramdhan Halid Siregar; Hafidh Hafidh
Jurnal Komputer, Informasi Teknologi, dan Elektro Vol 3, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Energi listrik merupakan kebutuhan yang sangat penting dalam kehidupan sehari-hari, dengan kata lain listrik telah menjadi kebutuhan pokok demi menunjang aktifitas kehidupan manusia. Tidak jarang dalam perkembangannya listrik menimbulkan beberapa permasalahan yang menimbulkan kerugian harta benda dan korban jiwa. Salah satu faktor penyebab terjadinya kebakaran dikarenakan kerusakan pada kabel isolasi. Oleh karna itu, pembuatan Finer (Fire Point Detector On Isolation Cable) nantinya dapat digunakan sebagai alat untuk mencegah terjadinya kebakaran pada rumah tinggal. Finer akan dipasang pada jalur instalasi listrik gedung maupun perumahan. Sistem akan mengirimkan informasi secara otomatis kepada pemilik bangunan (user) melalui pesan singkat dari modul GSM dan bunyi alarm jika terjadi kebakaran kabel instalasi. Alat ini juga akan memproteksi aliran listrik yang mengalir dengan Mini Circuit Breaker (MCB). Sasaran dari penelitian yang dilakukan adalah mencegah terjadinya kebakaran pada bangunan yang disebabkan karenan terbakarnya kabel instalasi. Alat ini memiliki potensi yang baik untuk perkembangan teknologi Indonesia dimasa depan dalam penanganan permasalah kebakaran.
Hukum Islam dan Hukum di Indonesia tentang Pernikahan Beda Agama M. Taufiq Hidayat; Ali Nu'man; Ashabul Yamin; Hafidh Hafidh; Kasuwi Saiban
ARZUSIN Vol 3 No 1 (2023): ARZUSIN: Jurnal Manajemen dan Pendidikan Dasar
Publisher : Lembaga Yasin AlSys

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58578/arzusin.v3i1.822

Abstract

This research aims to examine the perspective of Islamic law regarding interfaith marriage. The method used is qualitative, with a comparative approach. In the study of Islamic law, interfaith marriages are classified into three categories: marriages between Muslim men and polytheistic women; Muslim man's marriage to ahlulkitab woman; and the marriage of Muslim women to non-Muslim men. Regulatively, interfaith marriages in Indonesia do not have legal force, because Law Number 1 of 1974 concerning Marriage and the Compilation of Islamic Law as positive law has prohibited interfaith marriages. Therefore, the Office of Religious Affairs and the Civil Registry will not carry out administrative records of interfaith marriages.