Maya putri, Murniati AR, Khairuddin.
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PELAKSANAAN SUPERVISI PENGAJARAN DALAM MENINGKATKAN PROSES BELAJAR MENGAJARDI SMA NEGERI 5 KOTA BANDA ACEH. Maya putri, Murniati AR, Khairuddin.
Jurnal Administrasi Pendidikan : Program Pascasarjana Unsyiah Vol 4, No 3: Agustus 2016
Publisher : Jurnal Administrasi Pendidikan : Program Pascasarjana Unsyiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (235.362 KB)

Abstract

Abstract: Teaching Supervision aims to improve the quality of teaching and learning, so as to improve and develop the professional qualifications of teachers. This study was conducted to determine: (1) The supervision of the teaching program; (2) Technical supervision of teaching, and (3) Barriers faced by principals. This study used a qualitative approach with descriptive methods, with techniques of data collection is done through interview, observation guidelines, and documentation. Subjects were principals, supervisors and teachers at SMAN 5 Banda Aceh. Results of the study found: (1) The supervision of the teaching program implemented by school principals are formulating academic activities, namely; intensify hours to go to class, controlling the PBM, review teaching materials and learning tools, study SKL, the guidance of additional learning and workshops (2) Technical supervision by the principal direct and indirect: which techniques are more directly lead to the supervision of individual ie principals directly supervising senior teachers who have been appointed, while the supervision of indirect form of supervision groups by assigning senior teacher supervises teachers who have a rank below that have been arranged in groups MGMP, and (3) Barriers faced by principals in the implementation of the supervision of teaching is limited time to implement all the programs that have been scheduled in the work program and collide supervision schedule that has been programmed by the principal. While the obstacles encountered in the implementation of the regulatory supervision of the teaching is the number of trained teachers and the distance traveled to school. Expected to supervisors and principals in order to direct the teachers to improve teaching and learning through the program, and technical supervision, so that the barriers faced by teachers can be addressed effectively and efficiently.Keywords :Key word: Teaching supervision, and Teaching And Learning ProcessAbstrak: Supervisi pengajaran bertujuan untuk meningkatkan kualitas proses belajar mengajar sehingga dapat memperbaiki dan mengembangkan kualifikasi professional para guru.  Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui: (1) Program supervise pengajaran; (2) teknik supervisi pengajaran dan (3) Hambatan yang dihadapi kepala sekolah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, dengan teknik pengumpulan data dilakukan melalui pedoman wawancara, pedoman observasi, dan studi dokumentasi.Subjek penelitian adalah kepala sekolah, pengawas dan guru di SMA Negeri 5 Kota Banda Aceh. Hasil  penelitian  ditemukan:  (1) Program supervisi  pengajaran yang dilaksanakan oleh kepala sekolah adalah merumuskan kegiatan-kegiatan akademik  yaitu;  mengintensifkan jam masuk kelas, penertiban perangkat PBM, telaah bahan ajar dan alat pembelajaran, telaah SKL, bimbingan belajar tambahan, dan kegiatan workshop ; (2) Teknik supervisi  oleh Kepala Sekolah  secara langsung dan tidak langsung: dimana tekhnik secara langsung lebih mengarah pada supervisi individu yaitu kepala sekolah langsung mensupervisi guru senior yang telah ditunjuk, sedangkan supervisi tidak langsung adalah berupa supervisi kelompok dengan menugaskan guru senior mensupervisi guru-guru yang mempunyai kepangkatan dibawahnya yang telah diatur dalam kelompok MGMP dan (3) Hambatan yang dihadapi kepala sekolah dalam pelaksanaan supervisi pengajaran adalah terbatasnya waktu dalam melaksanakan semua program yang telah diagendakan dalam program kerja dan berbenturan jadwal supervisi yang telah diagendakan oleh kepala sekolah. Sedangkan hambatan yang dihadapi pengawas dalam pelaksanaan supervisi pengajaran adalah banyaknya guru binaan dan jauhnya jarak tempuh antar sekolah. Diharapkan kepada pengawas dan kepala sekolah agar dapat mengarahkan guru-guru dalam meningkatkan proses belajar mengajar melalui program, dan teknik supervisi, sehingga hambatan yang dihadapi guru dapat diatasi secara efektif dan efisien.Kata Kunci:  Supervisi  Pengajaran,  dan  Proses  Belajar  Mengajar.