Cepi Irawan
Jln. Parangtritis Km 6,5 Bantul, Yogyakarta 55001 Telp. (0274) 375380

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : SELONDING

BAND ETNIS DALAM IBADAH MINGGU DI GEREJA HKBP YOGYAKARTA Lumbantobing, Ehud Yohada; Irawan, Cepi
SELONDING Vol 20, No 2 (2024): : SEPTEMBER 2024
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/sl.v20i2.12444

Abstract

Masuknya para Missionaris Kristen ke Tanah Batak, jemaat diwajibkan untuk dapat bernyayi yang diiringi alat musik gereja atau organ dan melarang seluruh aktivitas masyarakat yang bersifat animism, termasuk penggunaan Gondang. Setelah para Misionaris pulang ke negaranya masing-masing, ibadah kebaktian yang hanya menggunakan organ gereja, telah digabungkan dengan alat musik tradisional Batak seperti sulim, taganing, hasapi, garantung dan sebagainya, karena jemaat menganggap akan merasakan kedekatannya dengan Tuhan jika alat musik gereja dipadukan dengan alat musik tradisonal dalam Ibadah Kebaktian. Hal ini dapat ditemukan pada Gereja HKBP Yogyakarta, menggunakan permainan Band Etnis yang merupakan penggabungan instrument etnis batak seperti sulim dan taganing dan instrument non batak yaitu lokal brass band seperti seperti keyboard, drum, bass, dan lain-lain. Penggabungan band etnis (instrument etnis batak dan lokal brass band) ini memainkan lagu-lagu kebaktian yang bertangga-nada diatonis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk penyajian ansambel Band Etnis, menganalisis dan mengetahui fungsi Band Etnis dalam tata kebaktian minggu gereja HKBP Yogyakarta. Penelitian ini mengkaji pementasan Band Etnis yang dilakukan dalam ibadah kebaktian HKBP Yogyakarta  31 Oktober 2021 dan juga secara live streaming di Platform Youtube HKBP JOGJA MULTIMEDIA dengan tahapan secara terstuktur, sehingga pengklarifikasian dari data yang didapatkan mempermudah peneliti dalam menganalisis. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan etnomusikologis. Tehnik pengumpulan data melalui observasi secara langsung, berpartisipasi secara langsung, wawancara, dan dokumentasi.
GONDANG UNING-UNINGAN GRUP RAP OLO DALAM UPACARA PERKAWINAN ADAT BATAK TOBA DI YOGYAKARTA Samosir, Joshua Kristopel; Yulaeliah, Ela; Irawan, Cepi
SELONDING Vol 21, No 2 (2025): September 2025
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/sl.v21i2.12446

Abstract

Gondang Uning-uningan merupakan ansambel yang digunakan pada upacara perkawinan adat Batak Toba termasuk di Yogyakarta. Sampai saat ini Gondang Uning-Uningan masih menjadi bentuk solusi dalam mengiringi musik disetiap prosesi upacara perkawinan berlangsung. Ansambel Gondang tidak lepas dari siapa yang memainkannya. Salah satu grup musik Gondang Uning-uningan yang ada di Yogyakarta adalah Grup Musik Rap Olo.Grup Musik Rap Olo merupakan salah satu Grup musik etnis Batak Toba yang sampai saat ini masih eksis khususnya di Yogyakarta. Grup musik Rap Olo sering terlibat mengiringi musik Gondang Uning-uningan pada upacara perkawinan adat Batak Toba di Yogyakarta. Dalam Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana betuk penyajian Grup Musik Rap Olo dan fungsi Gondang Uning-uningan dalam upacara Perkawinan Batak Toba. Metode yang dingunakan yaitu penelitian kualitatif dan pendekatan etnomusikologis yang dibagi menjadi tekstual dan kotekstual. Berdasarkan hasil pengamatan tekstual dari lagu Sitappar Api merupakan lagu satu bagian yang terdiri dari frase tanya jawab dan motif tanya jawab, sementara itu kajuan kontekstual fungsi Gondang Uning-uningan dalam upacara perkawinan adat Batak Toba di Yogyakarta yaitu sebagai, fungsi hiburan, komunikasi, pengungkapan emosional, norma soial, kesinambungan budaya, dan pengintergrasian masyarakat