Rista Anggraini
Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Simony dalam Tradisi Gereja Roma Katolik (Studi Kritis terhadap Jual Beli Jabatan dalam Agama Katolik) Rista Anggraini
Intelektualita Vol 5 No 2 (2016): Jurnal Intelektualita: Keislaman, Sosial dan Sains
Publisher : Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tulisan ini membahas tentang seperti apa simony dalam tradisi gereja roma katolik. Pengertian simony ialah menjual-belikan hal-hal yang bersifat rohani. Dosa simony misalnya menjual-belikan jabatan gereja atau sakramen. Sedangkan latar belakang simony bermula saat paus takut ditaklukkan oleh Suku Barbar. Paus bersekutu dengan suku Frank. Tetapi saat dinasti Carolingian merosot. Paus mengambil keuntungan yang menyebabkan aristokrasi Roma bebas, dan mengendalikan kepausan dengan akibat yang menghancurkan. Ketiga, tindakan simony menuai banyak reaksi. Pertama abad XI adanya pembaharuan dari Cluny. Kedua abad ke XIII-XIV, terjadi perlawanan terhadap pemerintahan paus. Ketiga abad XV-XVI, muncul perintis-perintis reformasi seperti Wiclif, Hus dan orang-orang Husit, serta Savonarola dan puncak reformasi dipelopori oleh Martin Luther. Keempat abad XVII, zaman renaissance yang mengakibatkan timbulnya pemikiran yang lebih kreatif dan inovatif. Kelima XVIII-XIX merupakan abad pencerahan. Abad ini orang berusaha mnengetahui segala kebenaran hanya dari segi alam dan sesuai dengan akal.