Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PENGARUH PRODUK PEMBIAYAAN KOPERASI SYARIAH TERHADAP MINAT NASABAH PADA KOPERASI BMT BINA UMAT DESA CINTA MANIS BARU KECAMATAN AIR KUMBANG KABUPATEN BANYUASIN muharir muharir
Ekonomica Sharia: Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Ekonomi Syariah Vol 7 No 1 (2021): Jurnal Ekonomica Sharia : Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Ekonomi Syariah - Agu
Publisher : Sekolah Tinggi Ekonomi dan Bisnis Syariah (STEBIS) Indo Global Mandiri Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36908/esha.v7i1.303

Abstract

Dimasa pandemi Corona yang melanda Negara diberbagai penjuru dunia tentunya ini memberikan dampak yang buruk bagi perekonomian Negara, hal ini perlu juga adanya pembenahan perekonomian secara bertahap, dengan cara merekrontruksi kembali lembaga lembaga usaha yang pernah ada dimasanya yaitu lembaga koprasi simpan pinjam.Baitul Tamwil adalah lembaga keuangan yang kegiatannya menghimpun dan menyalurkan dana masyarakat yang sifatnya profit oriented. Penghimpunan dana diperoleh melalui simpanan para anggota, simpanan pihak ketiga dan penyalurannya dilakukan dalam bentuk pembiayaan atau investasi yang dijalankan berdasarkan prinsip syariah. Setelah diundangkannya UU No. 7/1992 tentang perbankan bagi hasil mulai diakomodasikan, berdirilah Bank Muamalat Indonesia (BMI) yang merupakan bank umum Islam pertama yang beroperasi di Indonesia BMT Bina Umat adalah Koprasi syariah yang terletak di kecamatan air kumbang kabupaten banyuasin, yang didirikan di wilayah Desa Cinta Manis Baru, yang berlokasikan di depan kantor camat Air Kumbang, berdasarkan hasil RAT yang ke 5 artinya sudah 5 tahun usia KPPS Bina Umat, dan KPPS Bina Umat, mengalami perkembangan yang sangat signifikan. Namun di tengah kemajuan dan perkembanganya masih terdapat banyak kekuranganya terutama di bagian pembiayaanya, karena hambatan yang dihadapi oleh BMT Bina Umat saat ini adalah minimnya modal, sehingga tidak dapat memberikan pembiayaan, kepada anggota dalam jumlah besar, modal sepenuhnya dari anggota belum ada pihak ke tiga, seperti pemerintah, dan dinas terkait yang memberikan suntikan modal, terkendala karena penyebab Covid-19 yang membuat beberapa program dan kegiatan BMT, tidak bisa berjalan maksimal. Metode penelitian dengan menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan penelitian dan pengujian regresi menyatakan bahwa variabel Produk Pembiayaan Syariah sebagian berpengaruh secara signifikan terhadap Minat Nasabah KSPPS BMT Bina Ummat dengan nilai t hitung = 4,168 sedangkan t tabel = (1.68595) ( t hitung > t tabel ), p = 0,000 signifikan pada < 0,05 serta terdapat hubungan positif antara Produk Pembiyaan Syariah dengan Minat Nasabah KSPPS BMT Bina Ummat Desa Cinta Manis Baru Kecamatan Air Kumbang Kab. Banyuasin.
Pengaruh Produk Pembiayaan Koperasi Syariah terhadap Minat Nasabah pada Koperasi BMT Bina Umat Desa Cinta Manis Baru Kecamatan Air Kumbang Kabupaten Banyuasin muharir muharir
Ekonomica Sharia: Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Ekonomi Syariah Vol 7 No 2 (2022): Jurnal Ekonomica Sharia : Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Ekonomi Syariah - Feb
Publisher : Sekolah Tinggi Ekonomi dan Bisnis Syariah (STEBIS) Indo Global Mandiri Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36908/esha.v7i2.379

Abstract

Dimasa pandemi Corona yang melanda Negara diberbagai penjuru dunia tentunya ini memberikan dampak yang buruk bagi perekonomian Negara, hal ini perlu juga adanya pembenahan perekonomian secara bertahap, dengan cara merekrontruksi kembali lembaga lembaga usaha yang pernah ada dimasanya yaitu lembaga koperasi simpan pinjam.Baitul Tamwil adalah lembaga keuangan yang kegiatannya menghimpun dan menyalurkan dana masyarakat yang sifatnya profit oriented. Penghimpunan dana diperoleh melalui simpanan para anggota, simpanan pihak ketiga dan penyalurannya dilakukan dalam bentuk pembiayaan atau investasi yang dijalankan berdasarkan prinsip syariah. Setelah diundangkannya UU No. 7/1992 tentang perbankan bagi hasil mulai diakomodasikan, berdirilah Bank Muamalat Indonesia (BMI) yang merupakan bank umum Islam pertama yang beroperasi di Indonesia BMT Bina Umat adalah Koperasi syariah yang terletak di kecamatan air kumbang kabupaten banyuasin, yang didirikan di wilayah Desa Cinta Manis Baru, yang berlokasikan di depan kantor camat Air Kumbang, berdasarkan hasil RAT yang ke 5 artinya sudah 5 tahun usia KPPS Bina Umat, dan KPPS Bina Umat, mengalami perkembangan yang sangat signifikan. Namun di tengah kemajuan dan perkembanganya masih terdapat banyak kekuranganya terutama di bagian pembiayaanya, karena hambatan yang dihadapi oleh BMT Bina Umat saat ini adalah minimnya modal, sehingga tidak dapat memberikan pembiayaan, kepada anggota dalam jumlah besar, modal sepenuhnya dari anggota belum ada pihak ke tiga, seperti pemerintah, dan dinas terkait yang memberikan suntikan modal, terkendala karena penyebab Covid-19 yang membuat beberapa program dan kegiatan BMT, tidak bisa berjalan maksimal. Metode penelitian dengan menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan penelitian dan pengujian regresi menyatakan bahwa variabel Produk Pembiayaan Syariah sebagian berpengaruh secara signifikan terhadap Minat Nasabah KSPPS BMT Bina Ummat dengan nilai t hitung = 4,168 sedangkan t tabel = (1.68595) ( t hitung > t tabel ), p = 0,000 signifikan pada < 0,05 serta terdapat hubungan positif antara Produk Pembiyaan Syariah dengan Minat Nasabah KSPPS BMT Bina Ummat Desa Cinta Manis Baru Kecamatan Air Kumbang Kab. Banyuasin.
Potensi Wisata Halal Kota Banjar, Jawa Barat di Era Revolusi Industri 4.0 Hisam Ahyani; Muharir Muharir; Widadatul Ulya
Tornare: Journal of Sustainable and Research Vol 3, No 1 (2021): Januari 2021
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/tornare.v3i1.31511

Abstract

Kota Banjar Jawa Barat terkait Smiling West Java Calendar Of Event 2021 menghimbau bahwasanya mari mewujudkan Jawa Barat sebagai pusat dari budaya serta destinasi wisata yang berkelas dunia. Dengan demikian pemerintah Jawa Barat melalui dinas pariwisata dan kebudayaan mendukung adanya potensi yang menjadi jargon Jawa Barat dalam hal pariwisata. Dari latar belakang tersebut mengenai rumusan tentang peluang dan tantangan wisata halal di Kota Banjar, Provinsi Jawa Barat di Era Revolusi Industri 4.0, maka dapat disimpulkan bahwa Potensi Wisata halal yang ada di Kota Banjar di Era Revolusi Industri 4.0 meliputi Kampung Wisata Bisnis, Wisata Religi, dan Pariwisata Industri Kreatif. Sedangkan tantangan yang dihadapi diantaranya Lokasi wilayah tertentu yang belum memungkinkan guna menjadi destinasi wisata halal, kemudian masalah Transportasi juga masih minim, Namun masalah Konsusmi sudah masuk pada sector wisata halal, sedangkan mengenai hotel yang masih terbatas eksistensinya. Pemerintah Kota Banjar Jawa Barat dalam hal ini terus berupaya mendorong eksistensi tersebut dari mulai transportasi, rumah sakit, perhotelan, dan industry kreatif kearah yang lebih baik lagi.
PENGELOLAAN KEUANGAN DAN PERENCANAAN USAHA DALAM PERSPEKTIF ISLAM muharir muharir
AKM Vol 2 No 1 (2021): AKM : Aksi Kepada Masyarakat Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat - Juli 2021
Publisher : Sekolah Tinggi Ekonomi dan Bisnis Syariah (STEBIS) Indo Global Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (675.8 KB) | DOI: 10.36908/akm.v2i1.296

Abstract

Uang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dalam kehidupan manusia sehari-hari. Uang selalu digunakan untuk memenuhi pelbagai kebutuhan hidup dan untuk mendapatkannya diperlukan perjuangan dan upaya. Beberapa ahli menjelaskan, selain memiliki fungsi asli, uang juga memiliki fungsi turunan. Fungsi asli uang ialah sebagai alat tukar (medium of exchange) yang dapat mempermudah pertukaran. Orang yang akan melakukan pertukaran tidak perlu menukarkan dengan barang, tetapi cukup menggunakan uang sebagai alat tukar. Kesulitan-kesulitan pertukaran dengan cara barter dapat diatasi dengan adanya uang. Untuk mempermudah dalam mendapatkan barang dan jasa yang diperlukan, manusia memerlukan alat pembayaran yang dapat diterima semua orang, yaitu uang. Kedua, uang sebagai alat pembayaran utang. Uang dapat digunakan untuk mengukur pembayaran pada masa yang akan datang. Ketiga, sebagai uang sebagai alat penimbun kekayaan. Pengelolaan uang dan perencanaan usaha adalah kegiatan ekonomi manusia yang tujuanya adalah bertahan hidup. Konsep ini telah ada bertahun tahun lamanya sejak jaman barter dan kemudian berlanjut kepada sistem pembayaran dengan menggunakan uang sebagai alat pembayaran. Jika di aplikasikan di abad modern sekarang ini pengelolaan uang dan perancanaan usaha di dasarkan pada kebutuhan masa depan atau masa yang akan datang pasalanya orang yang melakukan kegiatan usaha dan mengelola uang adalah ingin mencari keuntungan yang lebih. Namun hendaklah mencari keuntungan dalam usaha sesuai dengan ketentuan Islam ( yakni terhindar dari unsur judi, unsur ketidak jelasan dan unsur riba’ ).