Eddy Kiswanto
Universitas Gadjah Mada

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

DINAMIKA PEMAKAIAN ALAT KONTRASEPSI PADA WANITA PERNAH KAWIN DI INDONESIA: ANALISIS DATA IFLS 1997, 2000, DAN 2007 Eddy Kiswanto
Populasi Vol 23, No 2 (2015): Desember
Publisher : Pusat Studi Kependudukan dan Kebijakan, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1178.228 KB) | DOI: 10.22146/jp.15693

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perubahan pemakaian alat kontrasepsi dari tahun 1997-2007 pada wanita kawin usia 15-49 tahun dan alasan tidak memakai alat kontrasepsi lagi berdasarkan data Indonesia Family Life Survey (IFLS) 1997, 2000, dan 2007. Analisis deskriptif digunakan untuk mengetahui karakteristik wanita pernah kawin yang menggunakan alat kontrasepsi, sedangkan tabulasi silang digunakan untuk mendapatkan pola penggunaan alat kontrasepsi berdasarkan karakteristik individu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar wanita pernah kawin yang menggunakan alat kontrasepsi berada pada kelompok umur di bawah 40 tahun dan baru memiliki 1-2 orang anak. Dari sisi pendidikan, paling banyak berpendidikan rendah dan menikah pada usia muda, sedangkan wanita yang berpendidikan tinggi cenderung menunda perkawinannya. Jenis kontrasepsi yang paling banyak dipakai adalah hormonal, baik dari tahun 1997-2000 maupun dari tahun 2000-2007. Mayoritas akseptor baru tahun 2000 dan 2007 memakai alat kontrasepsi jenis hormonal, demikian juga akseptor yang berhenti memakai sebelumnya menggunakan jenis hormonal. Alasan penghentian pemakaian alat kontrasepsi terbanyak adalah karena keinginan mempunyai anak lagi. Sebagian besar mereka berada pada kelompok umur di bawah 30 tahun dan baru memiliki 1-2 orang anak. 
Spatial Analysis of Macro Economic in Central Java (PDRB Analysis in Year 1993-2003) Eddy Kiswanto
Forum Geografi Vol 19, No 2 (2005): December 2005
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/forgeo.v19i2.4845

Abstract

This paper aims to study the spatial analysis macroeconomics condition in central Java from 1993-2001 base on PDRB analysis. Central Java stands in the last position in the economic in Central Java based on PDRB variable and economic growth is in the lowest category in the comparation with another provinces in Java. This is reason why Central Java is categorized as "LL" (Low low). One of the prime sectors in Central Java is small medium scale enterprises which is dominated 30% of national market, but since the economic crisis stroke in 1997 the manufacture sector, especially industry and processing had collapse. In 1996-1997, the level of manufacture growth increased to 14.4% but then decreased until minus 19.3%. This condition caused by bankruptcy to many of the industries. The poverty profile in Central Java from 1999-2003 is average 23.3% from the total population every years. Central Java stepping to number 2 in level of poverty absolute number 1. In poverty relativity level, Central Java became number 1 in Java from 2002-2003 with the level of poverty reached above the national average. This fact shows the unsuccessfully effort in reducing the poverty level.