Ragil S.B. Irianto
Forest and Nature Conservation Research and Development Center

Published : 8 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

THE EFFECT OF ARBUSCULAR MYCORRHIZAL FUNGI AND SLOW RELEASE FERTILIZER ON THE GROWTH OF Alstonia scholaris (L.) Br. SEEDLINGS IN THE NURSERY Irianto, Ragil S.B.
Indonesian Journal of Forestry Research Vol 6, No 2 (2009): Journal of Forestry Research
Publisher : Secretariat of Forestry Research and Development Agency

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

EFEKTIFITAS FUNGI MIKORIZA ARBUSKULAR TERHADAP PERTUMBUHAN KIHIANG ( Benth) DI PERSEMAIAN DAN LAPANGAN Irianto, Ragil S.B.
Jurnal Penelitian Hutan Tanaman Vol 12, No 2 (2015): JURNAL PENELITIAN HUTAN TANAMAN
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan Hutan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (524.864 KB)

Abstract

ABSTRACTAlbizia procera is a fast-growing species which have have benefits as its wood, bark and sap can be utilized. Thisstudy aimed to determine the effectiveness of for types Arbuscular Mycorrizal Fungi (AMF) namely Glomus sp. 1,Glomus sp. 2, Glomus sp. 3, and Gigaspora sp. on the growth of seedlings and young plants of A. procera. The resultsshowed that the inoculation of AMF Glomus sp. 1 significantly increased the height and diameter growth of threemonth seedlings by 66% and 32% respectively compared to control. Mycorrhizal dependency of AMF Glomus . sp 1,Glomus . Glomus . Gigaspora . among – . AMF Glomus sp. 2 and Glomus sp. 3 sp 2, sp 3, and sp range 11 33%increased significantly height and diameter growth of young plant in the field compared to control. ABSTRAKAlbizia procera adalah jenis tanaman cepat tumbuh yang mempunyai beberapa manfaat, karena kayu, kulit kayu dangetahnya dapat dimanfaatkan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektifitas empat jenis FungiMikoriza Arbuskular (FMA) yaitu sp. 1, sp. 2, sp. 3, dan sp. terhadap Glomus Glomus Glomus Gigasporapertumbuhan bibit tanaman kihiang umur 3 bulan di persemaian dan tanaman muda umur 6 bulan di lapangan. Hasilpenelitian menunjukkan bahwa inokulan FMA sp. 1 dapat meningkatkan pertumbuhan tinggi dan diameter Glomusbibit tanaman kihiang umur 3 bulan secara nyata sebesar 66% dan 32% dibandingkan dengan kontrol. Tingkatketergantungan bibit kihiang terhadap mikoriza sp. 1, sp. 2, sp. 3, dan sp. Glomus Glomus Glomus Gigasporaberkisar antara 11–33%. Inokulan FMA sp. 2 dan sp. 3 dapat meningkatkan pertumbuhan tinggi dan Glomus Glomusdiameter tanaman muda kihiang secara nyata terhadap kontrol.
EFFECT OF ARBUSCULAR MYCORRHIZA FUNGI INOCULATION ON TEAK (Tectona grandis Linn. F) AT CIKAMPEK, WEST JAVA Irianto, Ragil S.B.; Santoso, Erdy
Indonesian Journal of Forestry Research Vol 2, No 2 (2005): Journal of Forestry Research
Publisher : Secretariat of Forestry Research and Development Agency

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20886/ijfr.2005.2.2.69-73

Abstract

The aim of this study was to identify the effect of Arbuscular Mycorhiza Fungi (AMF) on the early growth of teak (Tectona grandis Linn. F) plantation. Teak seedlings were inoculated with Glomus aggregatum or Mycofer (mixing of four Arbuscular Mycorrhiza Fungi (AMF) : G. margarita, G. manihotis, G. etunicatum and Acalospora spinosa) at the time of transplantation. At  three months old the seedlings were planted in Cikampek experimental forest. Results showed that application of G. aggregatum or mycofer to teak could accelerate height and diameter growth by up to 61%and4 7%, respectively, after three months in the field.
THE EFFECT OF ARBUSCULAR MYCORRHIZAL FUNGI AND SLOW RELEASE FERTILIZER ON THE GROWTH OF Alstonia scholaris (L.) Br. SEEDLINGS IN THE NURSERY Irianto, Ragil S.B.
Indonesian Journal of Forestry Research Vol 6, No 2 (2009): Journal of Forestry Research
Publisher : Secretariat of Forestry Research and Development Agency

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20886/ijfr.2009.6.2.139-147

Abstract

ISOLAT DAN KARAKTERISASI ENZIMATIS MIKROBA LIGNOSELULOLITIK DI TIGA TIPE EKOSISTEM TAMAN NASIONAL Agustini, Luciasih; Irianto, Ragil S.B.; Turjaman, Maman Turjaman; Santoso, Erdy
Jurnal Penelitian Hutan dan Konservasi Alam Vol 8, No 2 (2011): Jurnal Penelitian Hutan dan Konservasi Alam
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan Hutan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKBiomassa berlignoselulosa sering dianggap sebagai limbah dari industri kehutanan dan pertanian. Sebenarnya, material yang mengandung senyawa lignin, selulosa dan hemiselulosa ini dapat menjadi sumber energi dan sumberdaya baru yang penting bagi pengembangan industri yang lebih ramah lingkungan. Di alam  banyak terdapat mikroba yang berpotensi untuk proses perombakan biomassa, baik berupa jamur, bakteri, maupun ragi atau khamir. Hutan Indonesia kaya akan biodiversitas mikroba, namun penelitian mengenai biodiversitas mikroba yang mampu mendegradasi biomassa berlignoselulosa masih sedikit. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan informasi tentang eksplorasi dan bioprospeksi mikroba yang berpotensi menghasilkan enzim-enzim lignoselulolitik. Eksplorasi mikroba dilakukan di Taman Nasional Karimunjawa, TN Gunung Ciremai dan TN Bali Barat. Isolat diperoleh dari berbagai macam sampel, seperti tanah, serasah dan kayu. Mikroba yang terisolasi diseleksi berdasarkan potensi enzimatisnya menggunakan media selektif (Carboxymethylcellulose (CMC) dan reagentpendeteksi (Pyrogallol dan α-naphthol). Diperoleh 517 isolat, tujuh diantaranya terindikasi memiliki kemampuan untuk mensintesa empat jenis enzim lignoselulolitik yang diujikan sekaligus. 
FUNGI MIKORIZA ARBUSKULAR MENING KATKAN PERTUMBUHAN AWAL Aquilaria crassna Pierre ex Lecomte Irianto, Ragil S.B.
Jurnal Penelitian Hutan dan Konservasi Alam Vol 12, No 2 (2015): Jurnal Penelitian Hutan dan Konservasi Alam
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan Hutan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Aquilaria  crassna  merupakan  tanaman  eksotik  dan  cepat  tumbuh  di  Indonesia  dan  sebaran  alamnya mencakup Kamboja, Laos, Thailand dan Vietnam. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan informasi tentang efektivitas FMA Glomus sp. 1 dan Glomus sp. 2, terhadap pertumbuhan bibit di pesemaian dan tanaman di lapangan. Rancangan penelitian yang digunakan di pesemaian adalah rancangan acak lengkap dan di lapangan adalah rancangan acak kelompok dengan tiga perlakuan yaitu kontrol, Glomus sp. 1 dan Glomus sp. 2. Hasil penelitian menunjukkan bahwa inokulasi Glomus sp. 1 dan Glomus sp. 2 dapat meningkatkan pertumbuhan tinggi dan diameter bibit tanaman penghasil gaharu umur delapan bulan di pesemaian secara nyata sebesar 123%, 122% dan 42%, 47% dibandingkan dengan kontrol dan meningkatkan berat kering akar, berat kering pucuk, berat kering total bibit secara nyata sebesar 133%, 143%, 193%, 174% dan 173%, 164% dibandingkan dengan kontrol. Pertumbuhan tinggi dan diameter tanaman muda A. crassna umur enam bulan di lapang yang diinokulasi dengan Glomus sp. 1 dan Glomus sp. 2 pada saat di pembibitan juga meningkat secara nyata sebesar 55%, 43% dan 39%, 33% dibandingkan dengan kontrol
PENGARUH PUPUK LAMBAT LARUT DAN DAUN TANAMAN MURBEI BERMIKORIZA TERHADAP KUALITAS KOKON ULAT SUTERA Andadari, Lincah; Irianto, Ragil S.B.
Jurnal Penelitian Hutan dan Konservasi Alam Vol 8, No 2 (2011): Jurnal Penelitian Hutan dan Konservasi Alam
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan Hutan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakDaun murbei merupakan satu-satunya pakan bagi ulat sutera Bombyx mori L. Jumlah dan mutu daun yang diberikan akan  menentukan pertumbuhan, kesehatan ulat, dan mutu kokon. Produktivitas daun murbei  dapat ditingkatkan dengan pemupukan tanaman. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui produktivitas dan kualitas kokon yang dihasilkan dari dua hibrid ulat sutera (BS 08 dan BS 09) yang diberi pakan daun murbei dari tanaman yang diinokulasi Fungi Mikoriza Arbuskular (FMA) dan dipupuk dengan pupuk lambat larut (SRF). Hasil  penelitian menunjukkan jenis ulat BS 09 memiliki kualitas kokon yang lebih baik dibandingkan jenis BS 08. Ulat sutera yang diberi pakan Morus alba var Kanva2 + Glomus sp1. + SRF 8 g dan M. cathayana + Glomus sp2  + SRF 8 g menunjukkan kualitas kokon yang tinggi.
PENGARUH FUNGI MIKORIZA ARBUSKULAR TERHADAP PERTUMBUHAN PULAI HITAM (Alstonia angustiloba Miq.) DI PESEMAIAN DAN LAPANGAN Irianto, Ragil S.B.
Jurnal Penelitian Hutan dan Konservasi Alam Vol 12, No 2 (2015): Jurnal Penelitian Hutan dan Konservasi Alam
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan Hutan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pulai hitam (Alstonia angustiloba Miq.) termasuk jenis tanaman endemik, cepat tumbuh dan ditemukan hampir di seluruh wilayah Indonesia.  Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektifitas tiga jenis FMA Glomus sp. 1, Glomus sp. 2 dan Glomus sp. 3 terhadap pertumbuhan bibit tanaman pulai hitam umur tiga bulan di pesemaian dan tanaman muda umur empat bulan di lapang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa inokulasi FMA Glomus sp. 1, Glomus sp. 2, dan Glomus sp. 3 pada bibit tanaman pulai hitam dapat meningkatkan pertumbuhan tinggi, diameter, berat kering akar, berat kering pucuk, berat kering total bibit berturut turut 134%, 150%, 115%, 44%, 61%, 45%, 143%, 170%, 8%, 345%, 330%, 200%, 283%, 281%, 166% dibandingkan dengan kontrol. Pertumbuhan tinggi dan diameter tanaman muda umur empat bulan juga masih meningkat sebesar 19%, 15%, 19% dan 11%, 8%, 11% dibandingkan dengan kontrol