Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

SLOPE STABILITY ANALYSIS OF THE PATHUK HILL FOR THE RESORTS DEVELOPMENT Jatmika Setiawan; Bagus Ngurah Kresna; Arya Dwi Sanjaya; Adrianus Bayu
Techno LPPM Vol 1, No 1 (2015)
Publisher : Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogayakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pathuk Hill is located abouth 15km eastern from Yogyakarta City. Pathuk Hill is elongatedhill (escarpment) trending NE-SW stricking and formed the steep slopes to the north-west.An average height of a Pathuk Hill between 200m-250m above sea level. This hill arecomposed by interbadded tufaceous sandstone and tuff of Semilir Formation in the lowerpart. Conformity above of Semilir Formation is volcanic breccia of a solid NglanggranFormation. In the top of the Pathuk Hill we can see the exotic view of Yogyakarta City in thewestern, Merapi Vocano in the north-western and sunset in the western in the afternoon. Inthe Pathuk Hill resort will be development of the big resort as the gateway to the WonosariCity. This area would be developed as a torism object between Yogyakarta City andWonosari City.Keywards : Pathuk Hill, slope tability, resort, view, torism object.
GEOLOGI DAN GEOMETRI BATUBARA SEAM A, SEAM B, DAN SEAM C, DAERAH KEAY DAN SEKITARNYA, KECAMATAN DAMAI, KABUPATEN KUTAI BARAT, KALIMANTAN TIMUR Adrianus Bayu
Jurnal Ilmiah Geologi PANGEA Vol 2, No 1 (2015): Jurnal Ilmiah Geologi PANGEA
Publisher : PROGRAM STUDI TEKNIK GEOLOGI FAKULTAS TEKNOLOGI MINERAL UPN "VETERAN" YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1587.508 KB)

Abstract

Sari - Daerah penelitian berada di wilayah konsesi PT. Firman Ketaun Perkasa, yang secara administratifterletak di daerah Keay, Kecamatan Damai, Kabupaten Kutai Barat, Provinsi Kalimantan Timur.Secara geografiserletak dalamkoordinat UTM zona 50S yaitu X = 357000 mE–363000 mE dan Y = 9952000 mN–9958000 mN.Secara morfologi, dilihat dari topografi dan aspek-aspek yang mengontrolnya.Satuan Geomorfologi daerahKeay dibagi menjadi 2 satuan bentuk lahan, yaitu bentuk lahan Perbukitan Homoklin (S 21) dan Lembah Homoklin (S22) mengacu pada klasifikasi Van Zuidam (1983).Secara stratigrafi, daerah penelitian termasuk dalam Cekungan Kutai, berupa Formasi Pulaubalang sebagaiormasi pembawa batubara yang berumur Miosen Tengah (Supriatna, dkk 1995). Formasi ini didominasi oleh litologibatulempung, batulempung kar bonan, batulanau dan batupasir, serta lapisan batubara (Coal Seam).Secaralitostratigrafitidak resmi, daerah Keay tersusun atas satuan batulempung Pulaubalang, dan satuan batupasir kuarsa Pulaubalang.Analisis lingkungan pengendapan menunjukan satuan batuan di daerah penelitian diendapkan di sublingkunganpengendapan Swamp, Interdistributary Bay, Channel, dan Crevasse Splay di lingkungan pengendapan Lower DeltaPlain sampai dengan Transitional Lower Delta Plain.Lapisan batubara seam A, seam B dan seam C di daerah penelitian termasuk kedalam kategori sedang sampaidengan tebal dengan pola persebaran yang menerus ke arah timurlaut-baratdaya dan miring ke arah tenggara denganbesar sudut dip yang cenderung melandai di bagian selatan daerah penelitian.Kata – kata kunci : Coal, seam, lingkungan pengendapan