Benyamin Jago Belalawe
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENENTUAN JALUR WISATA TERPENDEK MENGGUNAKAN METODE FORWARD CHAINING (Studi Kasus Dinas Pariwisata Kota Kupang) Benyamin Jago Belalawe; M. Suyanto; Amir Fattah Sofyan
Seminar Nasional Informatika (SEMNASIF) Vol 1, No 3 (2012): Intelligent System dan Application
Publisher : Jurusan Teknik Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kota Kupang merupakan kota administrative, memiliki beberapa objek wisata yakni 24 objek wisata alam, 17 objek wisata budaya, 7 wisata religi dan 7 wisata kuliner. Masalah yang timbul adalah wisatawan yang berkunjung ke kota kupang belum dapat menikmati semua objek wisata yang ada karena belum tersedianya sebuah sistem informasi yang dapat diakses oleh wisatawan sebelum datang ke kota kupang. Pada penelitian ini dibangun sebuah sistem pakar untuk menentukan jalur terpendek objek wisata pada Kota Kupang dengan menggunakan metode forward chaining. Hasil dari penelitian adalah sebuah sistem berbasis web yang dapat di akses oleh wisatawan. Dengan diterapkan sistem ini diharapkan dapat memudahkan wisatawan dalam mengakses jalur dan lokasi wisata di kota Kota Kupang, dan menjadi evaluasi preverensi bagi dinas pariwisata Kota Kupang dalam menyediakan layanan wisata yang baik kepada pengguna.
Aplikasi Augmented Reality Untuk Panduan Ziarah Rohani di Kabupaten Sikka Mikhael Agustino Mau; Benyamin Jago Belalawe
Jurnal Manajemen Informatika & Teknologi Vol. 5 No. 2 (2025): Oktober : Jurnal Manajemen Informatika & Teknologi
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi - Studi Ekonomi Modern

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51903/9tsesn86

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengembangkan aplikasi Augmented Reality (AR) yang dapat digunakan sebagai panduan ziarah rohani di Kabupaten Sikka. Dengan memanfaatkan teknologi AR, aplikasi ini diharapkan dapat memberikan pengalaman interaktif dan menarik bagi para peziarah dengan menyajikan informasi sejarah dan nilai-nilai spiritual dari berbagai situs ziarah. Kabupaten Sikka, yang kaya akan budaya dan kearifan lokal, memiliki sejumlah situs ziarah yang signifikan, seperti Patung Bunda Maria Segala Bangsa dan Gua Maria Watu Wea. Melalui aplikasi ini, pengguna dapat mengakses informasi visual yang meliputi model 3D, animasi, dan narasi audio yang menjelaskan keunikan setiap lokasi. Penelitian ini juga akan mengidentifikasi tantangan yang dihadapi dalam implementasi AR dan bagaimana teknologi ini dapat meningkatkan daya tarik wisatawan. Hasil dari penelitian ini diharapkan tidak hanya meningkatkan pemahaman pengguna tentang situs-situs ziarah, tetapi juga mendukung pelestarian budaya lokal.  
Analisis Bandwidth dengan Menggunakan Metode Network Development Life Cycle(NDLC) Maria Jania Putri Loe; Benyamin Jago Belalawe
Jurnal Manajemen Informatika & Teknologi Vol. 5 No. 2 (2025): Oktober : Jurnal Manajemen Informatika & Teknologi
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi - Studi Ekonomi Modern

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51903/dtac1730

Abstract

In today's digital era, the need for a stable and reliable internet network is crucial, especially for institutions such as the Central Bureau of Statistics of East Nusa Tenggara Province, which relies on connectivity to support data processing and transmission activities. Although the Central Bureau of Statistics of East Nusa Tenggara Province utilizes three Internet Service Providers (ISP) with a total speed of up to 300 Mbps, uneven bandwidth distribution between rooms remains an obstacle to supporting work productivity. This study aims to analyze and optimize bandwidth management at the Central Bureau of Statistics of East Nusa Tenggara Province using the Network Development Life Cycle (NDLC) method. Through the NDLC stages, the network system is designed in a structured manner from analysis to maintenance. Data traffic management is carried out using MikroTik devices with the implementation of Quality of Service (QoS) and Queue Tree to ensure fair and efficient bandwidth distribution according to the needs of each work unit