Tedi Kurnia Putra
Prodi Agroteknologi, Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH BAHAN ORGANIK DAN TANAH VERTISOL SEBAGAI PEMBENAH TANAH TERHADAP KETERSEDIAAN DAN PELINDIAN KALIUM DI TANAH REGOSOL PASIR PANTAI Tedi Kurnia Putra; Miseri Roeslan Afany; R. Agus Widodo
Jurnal Ilmu Tanah dan Air Vol. 17, No. 1 (2020)
Publisher : Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/jta.v17i1.4007

Abstract

Regosol pasir pantai dapat menjadi lahan alternatif dalam pengembangan pertanian terutama di wilayah pesisir. Namun, kendala utama pada lahan pasir pantai untuk pertanian adalah sifat tanah yang bertekstur pasir dengan struktur yang lepas. Selain itu nilai Kapasitas Pertukaran Kation (KPK) yang rendah juga menyebabkan tanah ini sulit untuk menyimpan hara yang dibutuhkan oleh tanaman dalam jumlah banyak seperti Kalium (K). Salah satu upaya dalam memperbaiki sifat Regosol pasir pantai adalah dengan penambahan pembenah tanah. Pembenah tanah yang digunakan pada penelitian ini adalah pupuk kandang sapi dan tanah Vertisol. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pupuk kandang sapi dan tanah Vertisol sebagai pembenah tanah terhadap ketersediaan dan pelindian Kalium (K) serta terhadap beberapa sifat kimia tanah Regosol pasir pantai. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) Faktorial 3 ulangan, faktor pertama adalah pupuk kandang sapi dengan 3 aras (dosis 0 ton/ha, 20 ton/ha, dan 30 ton/ha), dan faktor yang kedua adalah tanah Vertisol dengan 3 aras (dosis 0 ton/ha, 20 ton/ha, dan 30 ton/ha). Penelitian ini dilakukan di rumah kaca dengan waktu inkubasi selama 30 hari. Data hasil penelitian dianalisis dengan ANOVA pada jenjang nyata 5% dilanjutkan dengan uji DMRT (Duncan’s Multiple Range Test) pada jenjang 5%. Hasil Penelitian menunjukkan penambahan pupuk kandang sapi berpengaruh nyata terhadap parameter K-tersedia tanah, K-terlindi, pH tanah, C-organik tanah, dan Kapasitas Pertukaran Kation (KPK). Penambahan tanah Vertisol juga berpengaruh nyata terhadap parameter K-tersedia tanah, K-terlindi, pH tanah, C-organik tanah, dan Kapasitas Pertukaran kation (KPK). Pemberian pupuk kandang sapi memberikan hasil yang lebih baik dibanding tanah vertisol, dengan dosis pemberian terbaik sebesar 30 ton/ha.
PENGARUH BAHAN ORGANIK DAN TANAH VERTISOL SEBAGAI PEMBENAH TANAH TERHADAP KETERSEDIAAN DAN PELINDIAN KALIUM DI TANAH REGOSOL PASIR PANTAI Tedi Kurnia Putra; Miseri Roeslan Afany; R. Agus Widodo
Jurnal Ilmu Tanah dan Air Vol. 17, No. 1 (2020)
Publisher : Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/jta.v17i1.4007

Abstract

Regosol pasir pantai dapat menjadi lahan alternatif dalam pengembangan pertanian terutama di wilayah pesisir. Namun, kendala utama pada lahan pasir pantai untuk pertanian adalah sifat tanah yang bertekstur pasir dengan struktur yang lepas. Selain itu nilai Kapasitas Pertukaran Kation (KPK) yang rendah juga menyebabkan tanah ini sulit untuk menyimpan hara yang dibutuhkan oleh tanaman dalam jumlah banyak seperti Kalium (K). Salah satu upaya dalam memperbaiki sifat Regosol pasir pantai adalah dengan penambahan pembenah tanah. Pembenah tanah yang digunakan pada penelitian ini adalah pupuk kandang sapi dan tanah Vertisol. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pupuk kandang sapi dan tanah Vertisol sebagai pembenah tanah terhadap ketersediaan dan pelindian Kalium (K) serta terhadap beberapa sifat kimia tanah Regosol pasir pantai. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) Faktorial 3 ulangan, faktor pertama adalah pupuk kandang sapi dengan 3 aras (dosis 0 ton/ha, 20 ton/ha, dan 30 ton/ha), dan faktor yang kedua adalah tanah Vertisol dengan 3 aras (dosis 0 ton/ha, 20 ton/ha, dan 30 ton/ha). Penelitian ini dilakukan di rumah kaca dengan waktu inkubasi selama 30 hari. Data hasil penelitian dianalisis dengan ANOVA pada jenjang nyata 5% dilanjutkan dengan uji DMRT (Duncan’s Multiple Range Test) pada jenjang 5%. Hasil Penelitian menunjukkan penambahan pupuk kandang sapi berpengaruh nyata terhadap parameter K-tersedia tanah, K-terlindi, pH tanah, C-organik tanah, dan Kapasitas Pertukaran Kation (KPK). Penambahan tanah Vertisol juga berpengaruh nyata terhadap parameter K-tersedia tanah, K-terlindi, pH tanah, C-organik tanah, dan Kapasitas Pertukaran kation (KPK). Pemberian pupuk kandang sapi memberikan hasil yang lebih baik dibanding tanah vertisol, dengan dosis pemberian terbaik sebesar 30 ton/ha.