Ruang Terbuka Hijau Publik merupakan salah satu tempat dimana masyarakat dari berbagai kalangan dapat merasakan dan berinteraksi secara langsung dengan sebuah karya arsitektur dan lingkungan alam yang ada di sekitarnya. Desain dari sebuah Ruang Publik dirancang dengan sebaik mungkinuntuk memberikan kesan ‘attractive open spaces’ yang bermanfaat secara ekologis, sosial, dan ekonomi. Alun-alun Cicendo merupakan salah satu Ruang Terbuka Hijauyang merupakan fasilitas untuk publik di Kota Bandung, didesain untuk memenuhi kebutuhan masyarakat pada sarana ruang terbuka hijau yang mewadahi aktivitas seperti olahraga, rekreasi, ruang komunitas, hingga sarana berkegiatan ekonomi. Geometri merupakan bentuk dasar dari sebuah konsep massa arsitektur yang dalam perkembangan desainnya dapat diolah sedemikian rupa sehingga menghasilkan eksplorasi bentuk arsitektur yang menarik dan memiliki nilai estetika. Eksplorasi bentuk geometri pada beberapa bangunan di kawasan Alun-Alun Cicendo terlihat sangat beragam dan menarik seperti bentuk dari sebuah Sclupture berskala Monumental yang menjadi point of interest dari kawasan ini dan beberapa bangunan lain yang saling membentuk satu kesatuan yang komposisi dan irama, meskipun mempunyai pengembangan desain menjadi bentuk yang berbeda-beda . Penelitian ini mengkaji keberagaman massa bangunan yang terdapat di Alun-alun Cicendo dengan ciri utama adalah pengembangan bentuk dasar geometris pada skala kawasan/ ruang terbuka hijau kota. Pendekatan dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif dengan menitikberatkan pada proses dengan mengedepankan analisis terutama kondisi eksisting/ alamiah objek penelitian. Adapun variabel perancangan yang akan dibahas antara lain bentuk massa bangunandan penataan massa bangunan diAlun-alun Cicendo. Kawasan Alun-Alun Cicendo dapat menjadi contoh sebuah Ruang Publik yang ideal dari segi pembentukan ruang dan eksplorasi bentuk geometri pada sebuah kawasan.