This Author published in this journals
All Journal ALHAZEN
Zaid Nasrullah
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

IDENTIFIKASI OBYEK PNV J18365700-2855420 DI RASI SAGITTARIUS Zaid Nasrullah
ALHAZEN Journal of Physics Vol 2, No 1 (2015)
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Obyek berkode PNV J18365700-2855420 merupakan penamaan sementara dari Nova Sagittarii 2015 No. 2 sebuah bintang ganda yang mengakhiri hidupnya dengan meledakkan diri yang tampak baru teramati (nova) di rasi Sagittarius dengan asensiorekta 18j 36m 56,8d dan deklinasi –28° 55′ 40″ pada tahun 2015 bulan Maret lalu. Identifikasi menggunakan kamera DSLR Canon 1200D dengan teknik astrofotografi berdasarkan pengaturan pada exposure selama 30” dan ISO bervariasi 800 sampai 6400 dengan koordinat pengamat longitude atau Bujur 106° 31′ 08,81″ Timur, latitude atau Lintang 7° 14′ 01,63″ Selatan, dan elevasi 319 m dari paras laut yang berada di sebuah kampung tidak jauh dari lokasi Panenjoan, Ciemas, Sukabumi disertai data pendukung untuk mengukur kecerlangan atau kegelapan langit menggunakan Sky Quality Meter (SQM) dengan data pembanding lainnya menggunakan analisis spektroskopi Star Analyser 100 untuk merekam citra oleh Canon 650D.
IDENTIFIKASI SPEKTRUM BINTANG GANDA DI RASI SAGITTARIUS MENGGUNAKAN FILTER STAR ANALYSER 100 Zaid Nasrullah; Sael Pane; Thomas Djamaludin
ALHAZEN Journal of Physics Vol 2, No 2 (2015)
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Identifikasi bintang Nova Sagittarii menggunakan kamera DSLR Canon 1200D dengan teknik astrofotografi dari paras laut yang berada di sebuah kampung tidak jauh dari lokasi Panenjoan, Ciemas, Sukabumi disertai data pendukung untuk mengukur kecerlangan atau kegelapan langit dengan data pembanding lainnya menggunakan analisis spektroskopi Star Analyser 100 dalam ketinggian 219 meter diatas permukaan laut. Cita yang dihasilhan nantinya dibandingkan dengan simulasi tata surya Stellarium. Lalu dapat disimpulkan identifikasi objek berdasarkan azimuth pengamat.