In South Sumatera in 2010 the case of diarrhea has the fifth rank with a proportion of 4.07% after the respiratory infection and dengue fever. Factors associated with to the prevention efforts of diarrhea that is one of them is a predisposing factor (knowledge and attitudes). The purpose of this research is to know the correlation between the knowlegde level and the attitude of mother toward the prevention efforts of diarrhea by the infants mother at public health clinic of Padang Selasa Palembang year 2012. The design of this research uses quantitative analytical survey with cross sectional approach. The population in this research is all the mothers who have a baby that come to at MTBS public health clinic of Padang Selasa Palembang on July 2-14 2012 that is 40 samples which is taken through accidental sampling. From the result of the research, there were 40 respondents, it is obtained that the result of a good knowledge of mothers that is 67.5%, positive attitudes of mothers that is 72.5% and the mothers who take prevention efforts of diarrhea that is 65.0%. From the result of bivariate analysis using chi-square test statistic on the variable of knowledge, it is obtained that p value=0.004 meaning that there is a significant correlation between knowledge and the prevention efforts of diarrhea by infants mother, and the variable of the attitude of mother with p value=0.007 meaning that there is a significant correlation between attitude of mother and the prevention efforts of diarrhea by infants mothers. Diare hingga kini masih merupakan salah satu penyebab utama kesakitan dan kematian pada bayi dan anak-anak dengan angka kejadian di Indonesia mencapai 195 per 1000 penduduk. Di Sumatera Selatan pada tahun 2010 angka kejadian diare menempati urutan kelima dengan proporsi 4,07% setelah ISPA dan demam berdarah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan dan sikap ibu terhadap upaya pencegahan diare oleh ibu balita di Puskesmas Padang Selasa Palembang Tahun 2012. Desain Penelitian ini bersifat survey analitik kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi yang digunakan adalah semua ibu yang memiliki balita yang datang ke MTBS Puskesmas Padang Selasa Palembang, dan sampel yang diambil adalah semua ibu yang memiliki balita yang datang ke MTBS Puskesmas Padang Selasa Palembang pada tanggal 2-14 Juli 2012 sebanyak 40 sampel yang di ambil secara accidental sampling. Analisis yang digunakan pada penelitian menggunakan uji chi-square untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan dan sikap ibu terhadap upaya pencegahan diare oleh ibu balita. Dari hasil penelitian terdapat 40 responden, didapatkan hasil pengetahuan ibu yang baik sebesar 67,5%, sikap ibu yang positif sebesar 72,5% dan ibu yang melakukan upaya pencegahan diare sebesar 65,0%. Melalui hasil analisis bivariat yang menggunakan uji statistic chi-square pada varibel pengetahuan didapatkan ρ value = 0,004 berarti ada hubungan yang bermakna antara pengetahuan dengan upaya pencegahan diare oleh ibu balita dan pada variabel sikap ibu ρ value = 0,007 berarti ada hubungan yang bermakna antara sikap ibu dengan upaya pencegahan diare oleh ibu balita.