Bagas Harris Parananda
PT. Wijaya Karya, Tbk.

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Pemahaman Akuntansi, Tingkat Pendidikan, dan Lama Masa Kerja terhadap Penerapan Sistem Akuntansi Pemerintah Daerah (SAPD) pada Kabupaten Ngawi dan Kabupaten Pacitan Bagas Harris Parananda
Jurnal Akuntansi dan Bisnis Vol 16, No 1 (2016)
Publisher : Accounting Study Program, Faculty Economics and Business, Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (320.589 KB) | DOI: 10.20961/jab.v16i1.189

Abstract

Pemberlakuan Peraturan Pemerintah No. 71 tahun 2010 dan Peraturan Menteri Dalam Negeri No. 64 Tahun 2013 menuntut pemerintah daerah menggunakan basis akuntansi akrual pada Sistem Akuntansi Pemerintah Daerah (SAPD). Penerapan sistem akuntansi berbasis akrual di pemerintahan Indonesia memiliki permasalahan tersendiri dari sisi sumber daya manusia. yang belum memiliki pemahaman akuntansi yang memadai untuk menerapkan sistem akuntansi berbasis akrual dikarenakan latar belakang pendidikan yang kurang memadai. Praktis pemerintahan Indonesia hanya mengandalkan pengalaman bekerja para staf keuangan untuk menerapkan SAPD berbasis akrual. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa jauh pengaruh kualitas staf keuangan daerah yang ditinjau dari pemahaman akuntansi, tingkat pendidikan, dan lama masa kerja terhadap penerapan SAPD berbasis akrual. Populasi dalam penelitian adalah Satuan Kerja Pemerintah Daerah (SKPD) di Kabupaten Ngawi dan Kabupaten Pacitan. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer yang diperoleh melalui penyebaran kuesioner kemudian dianalisis dengan uji regresi linier berganda antara variabel independen dengan variabel dependen. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pemahaman akuntansi staf keuangan daerah berpengaruh terhadap penerapan SAPD, sedangkan tingkat pendidikan dan lama masa kerja tidak berpengaruh terhadap penerapan SAPD.