Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search

Pengelolaan Keuangan Pemerintah Daerah Menggunakan Open Budget Index (OBI) Hilda Octavana Siregar; Muhammad Muslih
JURNAL ONLINE INSAN AKUNTAN Vol 3 No 2 (2018): Jurnal Online Insan Akuntan (Desember 2018)
Publisher : Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Bina Insani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (280.156 KB)

Abstract

Abstrak: Di era modern saat ini, organisasi publik dituntut untuk melakukan konsep-konsep manajemen yang mengacu pada organisasi privat, yang disebut dengan New Public Management. Sistem pengelolaan keuangan yang tertutup, boros dan tidak mencapai target yang selama ini menjadi wajah organisasi publik merupakan hal yang harus dihindari. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan pengelolaan keuangan daerah yaitu efisiensi dan efektivitas dan transparansi yang merupakan kewajiban bagi pemerintahan.Tiga hal tersebut diukur untuk menentukan wajar atau tidaknya pengelolaan keuangan. Metode yang digunakan adalah metode kuantitatif statistik deskriptif. Hasil dari penelitian ini, adalah indeks transparansi dikategorikan menggunakan Open Budget Index (OBI) bahwa pengelolana keuangan pemerintah daerah semakin menurun selama periode penelitian. Sedangkan indikator efektivitas yang menggunankan acuan Keputusan Menteri Dalam Negeri tetap efektif dan indikator efisiensi menurun dari sangat efisien menjadi efisien. Objek dalam penelitian ini adalah Pemerintah Kota Yogyakarta dalam rentang waktu 2015-2017. Kata kunci: Efektivitas, Efisiensi, Pemerintah Daerah, Pengelolaan Keuangan, Transparansi Abstract: Public organizations are required to carry out management concepts that refer to private organizations, called New Public Management. The financial management system that is managed in a non-transparent, wasteful and non-achieving manner that has been the face of public organizations is something that must be avoided. This study aims to analyze the implementation of regional financial management, namely efficiency and effectiveness and transparency which is an obligation for the local government. These three things are measured to determine whether or not financial management is fair. The methodology research is quantitative descriptive statictic method. The study results study, is the transparency index is categorized using the Open Budget Index (OBI) that the management of local government finance is increasingly declining during the study period.But the effectiveness indicators that use the reference of the Decree of the Minister of Home Affairs remain effective and the efficiency indicators decrease from very efficient to efficient The object of research is the Yogyakarta City Government in the 2015-2017 period. Keywords: Effectivity, Efficiency, Local Government, Financial Management, Transparency
Enterprise Architecture Modeling of Financial Information Systems Using Zachman Framework Faridiah Aghadiati Fajri; Faiz Zamzami; Hilda Octavana Siregar
Jurnal Akuntansi dan Bisnis Vol 20, No 1 (2020)
Publisher : Accounting Study Program, Faculty Economics and Business, Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (408.262 KB) | DOI: 10.20961/jab.v20i1.522

Abstract

As an emerging country, The Regional Public Service Agency in Indonesia is currently allowed to manage their finances independently. The transformation into a regional public service entity was followed by several consequences, one of which was related to the reporting process to the readiness to be audited by the government external auditor. Information technology is able to facilitate the preparation of financial statements, however, the design of information systems in a bureaucratic environment requires a specific subscription. This design requires defining the architecture of information use. This research resulted in a blueprint with an Enterprise Architecture Planning (EAP) approach as the basis for designing financial information systems. In addition, this research also used the Software Process Improvement (SPI) approach to improve the success of information systems. Information technology becomes a vital requirement considering many demands and obligations of BLUDs in terms of financial reporting and performance. The existence of this Enterprise Architecture Model aims as a bridge between organizational goals and information technology to meet these requirements. The results of this study are blueprints of financial software design, especially for BLUD in the health sector in Indonesia.Sebagai negara berkembang, Badan Layanan Umum Daerah di Indonesia saat ini diizinkan untuk mengelola keuangan mereka secara mandiri. Transformasi menjadi entitas layanan publik daerah diikuti oleh beberapa konsekuensi, salah satunya terkait proses pelaporan hingga kesiapan untuk diaudit oleh auditor eksternal pemerintah. Teknologi informasi mampu memfasilitasi penyusunan laporan keuangan, namun demikian, desain sistem informasi dalam lingkungan birokrasi memerlukan perlakuan khusus. Desain ini membutuhkan pendefinisian arsitektur penggunaan informasi. Penelitian ini menghasilkan cetak biru dengan pendekatan Enterprise Architecture Planning (EAP) sebagai dasar untuk merancang sistem informasi keuangan. Selain itu, penelitian ini juga menggunakan pendekatan Software Process Improvement (SPI) untuk meningkatkan keberhasilan sistem informasi. Teknologi informasi menjadi kebutuhan vital mengingat banyak tuntutan dan kewajiban BLUD dalam hal pencatatan, pelaporan hingga pertanggungjelasan kinerja keuangan. Keberadaan Enterprise Architecture Modeling ini bertujuan sebagai jembatan antara tujuan organisasi dan teknologi informasi untuk memenuhi kebutuhan ini. Hasil penelitian ini adalah cetak biru desain perangkat lunak keuangan, terutama untuk BLUD di sektor kesehatan di Indonesia.
ANALISIS PENERAPAN AKUNTANSI PERTANGGUNGJAWABAN TERHADAP PERILAKU BIAYA PADA PERUSAHAAN START UP Yana Aida Fitriyah; Hilda Octavana Siregar
JOURNAL OF APPLIED MANAGERIAL ACCOUNTING Vol 5 No 1 (2021): JOURNAL OF APPLIED MANAGERIAL ACCOUNTING
Publisher : Pusat P2M Politeknik Negeri Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30871/jama.v5i1.2756

Abstract

Perusahaan start up masih membutuhkan investasi serta pengendalian biaya untuk menjaga kelangsungan hidup perusahaan. Penerapan akuntansi pertanggungjawaban dapat meningkatkan efisiensi pada perusahaan terutama pada aspek biaya. PT WII merupakan perusahaan start up yang bergerak di bidang Artificial Intelligence dan Internet Of Things. Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan akuntansi pertanggungjawaban sebagai alat pengendalian biaya pada PT WII telah berfungsi dengan baik sesuai syarat dan unsur akuntansi pertanggungjawaban. Penelitian ini menggunakan pendekatan metode campuran kualitatif dan kuantitatif. Data penelitian diperoleh dari hasil observasi, wawancara dan dokumentasi. Metode analisis dari penelitian ini adalah analisis deskriptif dengan membandingkan antara penerapan akuntansi pertanggungjawaban pada perusahaan dengan teori akuntansi pertanggungjawban serta membandingkan antara anggaran dan realisasi biaya. Hasil penelitian bahwa perusahaan belum menerapkan akuntansi pertanggungjawaban dengan baik, hal ini dapat diketahui dengan adanya beberapa syarat-syarat akuntansi pertanggungjawaban yang belum terpenuhi. Perusahaan juga belum melaksanakan pengendalian biaya dengan baik, hal ini dapat dilihat dari masih adanya penyimpangan biaya terhadap anggaran biaya. Sebaiknya perusahaan melakukan pemisahan biaya terkendali, memperbaiki sistem kode rekening, memperbarui indikator standar kinerja, menindaklanjuti laporan pertanggungjawaban, dan mempertegas pemberian penghargaan.
Pengaruh Penerapan Manajemen Resiko Terhadap Fleksibilitas Pada Bank Umum Yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia 2013-2017 Hilda Octavana Siregar; Faridiah Aghadiati Fajri
EBBANK Vol 9, No 2 (2018): EBBANK Vol.9 No.2 Desember 2018
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Bisnis dan Perbankan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (320.368 KB)

Abstract

This study aims to determine the implementation of management risk affecting financial flexibility at banking. Banks are institutions that maintaining the financial stability of a country through an intermediary role.  The role of intermediation is the role of finding between parties who have funds and those who need them. Under this condition, banks have a big risk because the impact of failure in management can result in many parties. The risk is liquidity risk, credit risk and operationa risk. Risk management can avoiding bankcrupty and financial problem. Financial flexibility is when companies can make various attractive investments that are able to bring in income or be able to pay obligations at any time. Thi study is quantitative method with stastistic descriptive logistic regression. The data used are bank financial report data listed on the Indonesia Stock Exchange in 2013-2017. The research result is implemention risk management can effecting signicantly financial flexibility. But operational risk has no effecting to financial flexibility
TAX DISPUTE ANALYSIS ON MARKET INTELLIGENCE SERVICE’S FROM OUTSIDE OF CUSTOMS Hilda Octavana Siregar; Agus Suharsono
Jurnal SIKAP (Sistem Informasi, Keuangan, Auditing Dan Perpajakan) Vol 5, No 1 (2020): Oktober
Publisher : Universitas Sangga Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32897/jsikap.v5i1.372

Abstract

Jasa dari luar pabean adalah jasa yang dilakukan untuk menghasilkan barang karena pesanan atau permintaan dengan bahan dan atas petunjuk dari pemesan dari luar Daerah Pabean. Penelitian ini merupakan perlakuan pajak atas jasa informasi pasar pada Putusan Pengadilan Pajak dengan No PUT-072196.16/2007/PP/M. VB Tahun 2018 atas koreksi PPN sebesar Rp23. 046.544.386,00. Sengketa dalam putusan ini adalah adanya pembayaran ke perusahaan luar negeri atas diterimanya jasa informasi pasar yang diterima oleh perusahaan di Indonesia yang menurut Pemohon Banding bukan objek PPN karena hanya merupakan penggantian biaya. Metode yang digunakan dalam penulisan yaitu kualitatif normatif menggunakan satu kasus. Kasus yang ada dihubungkan dengan UU yang ada dan kemudian penulis mengambil kesimpulan atas putusan tersebut. Hasil dari penulisan ini adalah hakim telah mengambil keputusan bahwa tetap mempertahankan koreksi sebesar Rp23.046.544.386,00 dan sesuai dengan Undang-Undang yang ada tanpa mengabaikan fakta-fakta di persidangan bahwa transaksi tersebut adalah objek PPN. 
DAMPAK ALOKASI DANA DESA TERHADAP PEMBANGUNAN DAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT DESA DI KABUPATEN BANTUL DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA Siti Muslihah; Hilda Octavana Siregar; Sriniyati -
JURNAL AKUNTANSI, EKONOMI dan MANAJEMEN BISNIS Vol 7 No 1 (2019): Jurnal Akuntansi, Ekonomi dan Manajemen Bisnis - Juli 2019
Publisher : Politeknik Negeri Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (232.624 KB) | DOI: 10.30871/jaemb.v7i1.1027

Abstract

This study aimed to determine the impact of village funds on development and welfare in Bantul Regency Special Region of Yogyakarta. The study was conducted by comparing indicators of development and welfare between before and after the village funds. The sample of the study was 75 villages of Bantul Regency. The data analysis used paired sample t-test to saw the impact resulting from the allocation of village funds. The test results showed that there were significant differences in physical development and community welfare between before the existence of village funds and after the village funds were given. These results indicated that the provision of village funds by the government has an impact on physical development and community welfare in the Bantul Regency Special Region of Yogyakarta.
Implementation of good governance principles in village government context in Bantul Regency, Yogyakarta: Good Governance Hilda Octavana Siregar; Siti Muslihah
Jurnal Perspektif Pembiayaan dan Pembangunan Daerah Vol. 6 No. 4 (2019): Jurnal Perspektif Pembiayaan dan Pembangunan Daerah
Publisher : Program Magister Ilmu Ekonomi Pascasarjana Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (623.862 KB) | DOI: 10.22437/ppd.v6i4.6256

Abstract

This study aims to determine the application of good governance principles of the village government in Bantul Regency, Yogyakarta. In Indonesia, village is the lowest level government. The method used in this study was descriptive statistics with data from all villages in Bantul Regency. This study concluded that the implementation of good governance in villages in Bantul was generally good. Good governance indicators have been implemented by more than 50% of all villages even though some indicators still need to be improved. The villages have applied the good governance principles in accordance with the international formulation, namely, efficiency and effectiveness, openness and transparency, innovation, long-term orientation, reliable, and accountable financial management. The implementation can be strengthened through training to the village government and communities, especially regarding innovation and long-term orientation principles that must be possessed so that the villages can become more independent and develop more rapidly.
Earnings Management and Tax Aggressivity before and During the Covid-19 Pandemic (an Evidence from Indonesia) Dianila Oktyawati; Hilda Octavana Siregar; Rumiyati Rumiyati
Ilomata International Journal of Tax and Accounting Vol. 4 No. 2 (2023): April 2023
Publisher : Yayasan Ilomata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52728/ijtc.v4i2.718

Abstract

Companies facing financial crises tend to manipulate reported earnings in unfavorable markets. Earnings management is an effort to manage earnings by managers to meet the expected profit level to obtain personal gain. The Covid-19 pandemic has caused the government to issue various tax incentives that individuals and companies can utilize. Under these conditions, management as an internal party can manage earnings to meet its expectations. This study examines differences in earnings management before and during the Covid-19 pandemic and the effect of earnings management on tax aggressiveness. The data from this study are the financial statements of manufacturing companies listed on the Indonesia Stock Exchange. The sampling method is purposive sampling. The analytical method used is the comparative test and multiple regression analysis. The results of this study are the same in the level of tax avoidance, accrual earnings management, and actual management before and during the Covid-19 pandemic. This study also concludes that real earnings management negatively affects tax aggressiveness, while accrual earnings management does not. This research indicates that the government needs to increase supervision and control over the possible tax avoidance that companies can carry out. While accrual earnings management does not. This research indicates that the government needs to increase supervision and control over the possible tax avoidance that companies can carry out. While accrual earnings management does not. This research indicates that the government needs to increase supervision and control over the possible tax avoidance that companies can carry out.
OPTIMALISASI PEMANFAATAN SOCIAL MEDIA DAN MARKETPLACE SEBAGAI STRATEGI PENINGKATAN PENJUALAN PRODUK UNGGULAN UMKM DI KALURAHAN SIDOHARJO, KAPANEWON SAMIGALUH, KABUPATEN KULON PROGO Dianila Oktyawati; Dina Natasari; Hilda Octavana Siregar; Sumirah Sumirah
Rural Development For Economic Resilience (RUDENCE) Vol. 2 No. 3 (2023): Vol. 2 No. 3 (2023)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Pakuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu potensi yang dimiliki oleh Kalurahan Sidoharjo Kapanewon Samigaluh Kabupaten Kulon Progo adalah Unit Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang tersebar di 18 kalurahan. Sebagian besar pelaku UMKM dalam memasarkan dan menjual masih menggunakan cara tradisional yaitu dengan cara memajang dan menjual pada outlet, toko/ warung, dan supermarket. Akibatnya, cakupan pasar belum terjangkau secara luas. Padahal di era digitalisasi sekarang ini, pemasaran dapat dilakukan dengan memanfaatkan social media dan marketplace untuk memperluas pangsa pasar dan meningkatkan penjualan. Dengan demikian, diperlukan pendampingan untuk mengoptimalkan pemanfaaatan social media dan marketplace sebagai strategi untuk meningkatkan penjualan produk UMKM. Sasaran kegiatan ini adalah kelompok UMKM Kalurahan Sidoharjo. Metode pelaksanaan pengabdian diawali dengan diskusi kondisi awal dan permasalahan yang sedang dihadapi oleh kelompok UMKM. Kemudian dilakukan identifikasi permasalahan, observasi dan wawancara terhadap kelompok UMKM, menyusun panduan penggunaan social media dan marketplace, membantu pembuatan konten yang menarik, melakukan pelatihan dan pendampingan pemanfaatan social media dan marketplace.
PELATIHAN UMKM MELALUI STRATEGI PEMULIHAN EKONOMI TERDAMPAK COVID-19 DI DESA SINDUADI Dianila Oktyawati; Rumiyati Rumiyati; Hilda Octavana Siregar; Faridiah Aghadiati Fajri
RESWARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v4i2.3306

Abstract

Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) telah mempengaruhi berbagai sektor. Salah satunya adalah sektor perekenomian, terutama bagi pelaku UMKM. Apalagi dengan pemerintah mengeluarkan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) guna mencegah penyebaran virus Corona membuat omset UMKM turun drastis. PSBB ini meliputi menghentikan sementara kegiatan belajar di sekolah  menjadi belajar di rumah (study from home) bagi para pelajar hingga anjuran agar bekerja dari rumah (work from home) bagi sejumlah kalangan pekerja, membatasi kegiatan keagamaan, dan membatasi kegiatan di tempat atau fasilitas umum (Keputusan Presiden No 11 Tahun 2020). Kondisi ini berdampak bagi UMKM karena sepi pembeli. Salah satu daerah yang terkena dampak ini adalah Desa Sinduadi dimana desa ini merupakan desa yang padat industri, dekat kampus, sekolah, dan daerah pariwisata. Tujuan pengabdian ini adalah untuk membantu memulihkan perekonomian UMKM yang terdampak Covid-19 di Desa Sinduadi Kecamatan Mlati Kabupaten Sleman. Metode yang digunakan adalah pelatihan strategi pemulihan ekonomi UMKM akibat terdampak Covid-19 dan pemberian bantuan modal kepada UMKM di Desa Sinduadi. Hasil kegiatan ini adalah pelaku UMKM mendapatkan stimulus bantuan modal dan memiliki strategi pemulihan ekonomi pada usahanya akibat terdampak Covid-19. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah pelaksanaan kegiatan berjalan dengan lancar dan pelaku UMKM memiliki pengetahuan tentang strategi bertahan menghadapi Covid-19, seperti mampu mengenali perilaku baru masyarakat, mampu beradaptasi dengan cepat dan tanggap, mampu memanfaatkan teknologi dan internet untuk keberlangsungan usaha, dan mampu membaca dan menganalisis peluang produk dan jasa yang dibutuhkan di masa pandemi Covid-19, dan mengelola keuangan usahanya