Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Effect of Cutting Material and IBA (Indole butiric Acid) Hormone on Growth of Red Jabon Cutting Supriyanto .; Ade Saepuloh
Jurnal Silvikultur Tropika Vol. 5 No. 2 (2014): Jurnal Silvikultur Tropika
Publisher : Departemen Silvikultur, Fakultas Kehutanan dan Lingkungan, Institut Pertanian Bogor (IPB)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/j-siltrop.5.2.%p

Abstract

Anthocephalus macrophyllus (jabon merah) merupakan jenis pohon yang memiliki pertumbuhan relatif cepat danbanyak manfaat, antara lain untuk reforestasi, program CSR (Corporate Social Responsibility) perusahaan, hutanrakyat, dan bahan baku industri. Jabon merah memiliki benih berukuran sangat kecil, bersifat semi rekalsitran, masaberbuah yang pendek serta penyebaran alaminya yang masih terpusat di daerah (Indonesia Timur) maka menyebabkanproduksi benih atau bibit yang berkualitas masih terbatas. Untuk itu dibutuhkan suatu teknologi pembibitan untukmendapatkan bibit A. macrophyllus berkualitas dan dalam jumlah yang memadai untuk menunjang keberhasilanprogram reforestrasi. Pembangunan kebun pangkas dan pembiakan vegetatif dengan cara stek merupakan salah satualternatif untuk pengadaan bibit jabon merah. Tujuan penelitian ini adalah (1) Mendapatkan teknologi penyiapan bahanstek; (2) Menguji pengaruh bahan stek dan hormon IBA terhadap keberhasilan stek jabon merah. Kebun pangkas yangdibangun berasal dari bibit jabon merah berumur 1 tahun dengan perlakuan pelengkungan batang dan dan pemberianNPK pada kebun pangkas berasal dari bibit jabon merah yang berumur 4 bulan, dan untuk pembuatan stekmenggunakan stek pucuk dan batang, sedangkan hormon yang digunakan adalah IBA dengan dosis 0 ppm, 500 ppm,1000 ppm, dan 1500 ppm. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok satu faktor untuk kebunpangkas dan dua faktor untuk stek. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teknik pelengkungan batang dapatmeningkatkan produksi tunas pada minggu ke 1 hingga minggu ke 10 pada kebun pangkas umur 1 tahun, sedangkanpada kebun pangkas 4 bulan, pemberian NPK menurukan produksi tunas pada minggu ke 2 dan ke 4. Bahan stek batangberpengaruh nyata terhadap persentase stek hidup, persentase stek berakar dan jumlah tunas yang dihasilkan. Bahanstek pucuk kurang memuaskan untuk menghasilkan stek karena mudah layu dan mudah busuk.