Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : PROSIDING SEMINAR NASIONAL

ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG BERPENGARUH TERHADAP TINGKAT KEBERHASILAN PELAKSANAAN PROGRAM PEMBINAAN DAN KEMITRAAN ANTARA USAHA BESAR DAN USAHA KECIL Hery Suliantoro
PROSIDING SEMINAR NASIONAL & INTERNASIONAL 2004: PROSIDING SEMINAR NASIONAL HASIL-HASIL PENELITIAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (12428.159 KB)

Abstract

Program pembinaan dan kemitraan usaha besar dengan usaha kecil merupakan salah satu bentuk kebijakan yang diambil untuk meningkatkan kemampuan usaha dari usaha kecil. Program ini dalam pelaksanaannya sudah menelan begitu besar dana dan usaha namun masih belum ada ukuran yang mampu menilai seberapa tinggi tingkatkeberhasilan yang telah dicapai dan bagaimana bentuk pembinaan yang tepat diberikan kepada usaha kecil, Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui faktor-faktor dominan yang mempengaruhi tingkat keberhasilan pelaksanaan program pembinaan dan kemitraan. Dari hasil penelitian ini, usaha kecil dapat dikelompokan ke dalam 3 (tiga) kategori keberhasilan usaha yaitu usaha kecil yang berhasil, cukup berhasil dankurang berhasil, Variabel yang berhasil diidentifikasi sebagai variabel diskriminan utama yang secara signifikan membedakan ketiga kategori tersebut adalah bantuan program pelatihan di dalam bidang teknik produksi, bimbingan di dalarn bidang proses manajemen, bantuan dalam membuka peluang pasar, mengangkat kredibilitas pengusaha kecil serta orientasi eksternals dari pengusaha kecil. Oleh sebab itu program pembinaan dan kemitraan akan membawa hasil yang baik bagi perkembangan usaha kecil apabila bentuk pembinaannya lebih menekankan pada faktor-faktor tersebut di atas.
PROFIL KEMAMPUAN & KEMAUAN INDUSTRI DI JAWA TENGAH Bambang Purwanggono; Hery Suliantoro
PROSIDING SEMINAR NASIONAL & INTERNASIONAL 2004: PROSIDING SEMINAR NASIONAL HASIL-HASIL PENELITIAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (7067.782 KB)

Abstract

Daya saing suatu industri sangat ditentukan oleh kemampuan dalam melakukan kegiatan disain secara mandiri. Dengan kemampuan ini maka perusahaan akan dapat melepaskan ketergantungan dengan pihak luar serta mampu meningkatkan potensi, kreatifitas dan inovasi mereka. Dengan kegiatan ini pula perusahaan akan mampu untuk selalu berusaha memenuhi kebutuhan pelanggan terhadap suatu produk yang mereka tawarkan. Melihat pentingnya kegiatan tersebut maka penelitian ini dilakukan untuk mengetahui sejauh mana kemampuan yang dimiliki oleh industri di Jawa Tengah dalam melakukan disain produk mereka serta apa saja kebutuhan mereka yang terkait dengan kegiatan disain produk ini. Dari hasil penelitian yang dilakukan ternyata sebagian besar industri di Jawa Tengah sudah mampu melakukan proses disain produkmereka secara mandiri. Mereka juga menilai bahwa kemampuan dalam mendisain produk sangat dibutuhkan hanya saja tenaga ahli yang tersedia sangat terbatas. Oleh sebab sangat dibutuhkan peran perguruan tinggi atau lembaga pendidikan profesional yang lain untuk menyelenggarakan program pendidikan yang akan menghasilkantenaga ahli dengan kemampuan khusus di bidang disain produk.