p-Index From 2021 - 2026
0.444
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Vegetalika
Diah Rachmawati
Gadjah Mada University

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Vegetalika

Respons Pertumbuhan dan Kadar Kapsaisin Tanaman Cabai Merah (Capsicum annuum L.) terhadap Kekeringan dan Pemberian Mikoriza Arbuskular Diah Rachmawati; Dewi Utari; Diah Rachmawati
Vegetalika Vol 11, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/veg.66916

Abstract

Kondisi iklim dan unsur hara sangat berpengaruh pada produksi cabai merah (Capsicum annuum L.). Ketersediaan unsur hara dipengaruhi oleh beberapa faktor salah satunya yaitu mikoriza. Mikoriza membantu tanaman dalam penyerapan air dan unsur hara. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari respons pertumbuhan tanaman cabai merah (Capsicum annuum L.) dan kadar kapsaisin buah cabai terhadap interval penyiraman dan pemberian mikoriza. Penelitian Ini menggunakan metode eksperimental dengan rancangan acak lengkap (RAL) yang terdiri atas dua faktor yaitu interval penyiraman dan pemberian mikoriza. Perlakuan interval penyiraman terdiri atas 2 kelompok yaitu penyiraman setiap hari dan tiga hari sekali. sedangkan perlakuan pemberian mikoriza terdiri atas 3 kelompok yaitu tanpa pemberian mikoriza, mikoriza 10 g/tanaman dan 15 g/tanaman. Parameter yang diamati yaitu tinggi tanaman, jumlah daun, kadar klorofil, jumlah buah, berat buah dan kadar kapsaisin buah cabai. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan analisis variansi dan pengujian lanjut DMRT dengan α = 0,05. Hasil yang diperoleh yaitu kombinasi perlakuan mikoriza+interval penyiraman berpengaruh nyata terhadap jumlah daun, kadar klorofil, jumlah buah, berat buah dan kadar kapsaisin buah. Pemberian mikoriza meningkatkan kadar kapsaisin baik pada interval penyiraman setiap hari maupun tiga hari sekali. Interval penyiraman setiap hari menunjukkan berat buah lebih tinggi daripada interval penyiraman 3 hari sekali, namun kadar kapsaisin yang lebih rendah.  Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan  dapat disimpulkan bahwa perlakuan pemberian mikoriza 15g+interval penyiraman setiap hari menunjukkan hasil tertinggi pada jumlah daun, tinggi tanaman, jumlah buah, berat buah, serta kadar klorofil daun.
Respons Fisiologis Tembakau (Nicotiana tabacum L. ‘Bligon’) dengan Pemberian Pupuk Nitrogen pada Kondisi Kekeringan Salma Nur Majidah; Siti Nurbaiti; Diah Rachmawati
Vegetalika Vol 14, No 3 (2025)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/veg.106749

Abstract

Tobacco is an important agricultural commodity in Indonesia, but it is vulnerable to drought due to climate change. This study aimed to analyze the physiological response of tobacco plants (Nicotiana tabacum L. 'Bligon') to nitrogen fertilizer application under drought conditions. The experiment was arranged in a Randomized Complete Block Design with a combination of three urea fertilizer doses (0.6; 1.2; 1.8 g/ 5 kg of growing media) and three levels of field capacity levels (100; 75; 50%). Each treatment combines three replications. Parameters observed included plant growth and physiological traits, and the data were analyzed using analysis of variance followed by Duncan’s test at a 5% significance level. The results showed that nitrogen application significantly affected the physiological response of tobacco plant under drought conditions. The 0.6 g nitrogen dose showed a low effect on physiological and growth parameters. The 1.2 g doses moderately increased carotenoids and membrane stability index (MSI). While 1.8 g significantly improved chlorophyll, MSI, and growth parameters. These results indicate a positive correlation between physiological responses and increasing urea doses.