Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Sintesis

NOVEL INDONESIA SETELAH 1998: DARI SASTRA TRAUMATIK KE SASTRA HEROIK Aprinus Salam
Sintesis Vol 6, No 1 (2008)
Publisher : Universitas Sanata Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24071/sin.v6i1.2708

Abstract

Tulisan ini membicarakan perkembangan novel Indonesia setelah 1998. Dengan demikian, kajian ini membicarakan lingkungan eksternal yang secara signifikan berpengaruh terhadap penulisan novel. Latar kondisi (diskursif) tahun 1965 hingga 1998 dipakai untuk membuktikan bahwa pada tahun-tahun tersebut novel Indonesia juga sangat dipengaruhi oleh situasi eksternalnya.Novel Indonesia setelah tahun 1998 menunjukkan pergeseran dari sastra sastra traumatik ke sastra heroik. Sastra heroik ini bercirikan 1) tidak lagi melarikan kesalahan sejarah masa lalu, tetapi lebih mendesak untuk memperbaiki keadaan yang memperihatinkan pada saat ini, 2) cenderung tidak lagi merekonstruksi sejarah 3) mengambil setting pada masa Orba, 4) bercerita dalam suasana reaktif daripada reflektif, 5) terdapat ketegangan antara harapan reformasi dan kenyataan yang dihadapi 6) adanya semangat reformasi dengan tidak ada lagi hal yang perlu ditakuti.KATA KUNCI novel, sastra traumatik, sastra heroik
Pelaku Kekerasan Seksual dalam Lindungan Negara: Film "Spotlight" (2015) Arahan Tom McCarthy Berdasarkan Filsafat Politik Giorgio Agamben Innezdhe Ayang Marhaeni; Aprinus Salam
Sintesis Vol 14, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Sanata Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24071/sin.v14i1.2455

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji film Spotlight arahan Tom McCarthy dengan perspektif filsafat politik Giorgio Agamben. Hal ini didasarkan dari pendapat Agamben tentang homo sacer dan bare life. Dalam Spotlight, Gereja Katolik menjadi lembaga yang kebal terhadap hukum dan melindungi pendeta-pendeta pengidap pedofilia. Guna menanggulangi masalah tersebut, pemerintah Boston mengambil langkah-langkah politik. Langkah-langkah ini kemudian dianalisis sehingga dapat diungkapkan produksi dan reproduksi bare life melalui state of exception serta subjek yang di-homo sacer-kan, yakni pendeta Gereja Katolik di Boston yang mengidap pedofilia dan hebefilia. State of exception yang ditampakkan film Spotlight berbatas pada status dan posisi politik, ekonomi, serta agama. Penelitian ini menunjukkan pemerintah Boston memberlakukan diskriminasi terhadap warganya berdasarkan tekanan institusi dan agama, terutama berkenaan dengan penegakan hak dan hukum. Para pendeta Gereja Katolik pelaku kekerasan seksual mengalami penangguhan hak-hak kewarganegaraan. Hal ini merupakan dampak dari penyesuaian hukum guna memenuhi kebutuhan masyarakat mayoritas.