Setiawan, Tohari, dan Dja’far Siddieq
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Cekaman Kekeringan Terhadap Akumulasi Prolin Tanaman Nilam (Pogostemon cablin Benth.) Setiawan, Tohari, dan Dja’far Siddieq
Jurnal Ilmu Pertanian Vol 15, No 2 (2012): Desember
Publisher : Faculty of Agriculture, Universitas Gadjah Mada jointly with PISPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (533.229 KB) | DOI: 10.22146/ipas.2518

Abstract

INTISARIPenelitian respon fisiologi tanaman nilam terhadap cekaman air digunakan untuk mengetahui mekanisme tanaman toleran terhadap kekeringan. Penelitian dilaksanakan dirumah kaca di Bogor pada tahun 2012. Evaluasi pengaruh cekaman kekeringan dilakukan terhadap potensian airdaun dan kadar  prolin  tanaman. Penelitian menggunakan RAK faktorial dengan tiga ulangan. Faktor pertama,varietas nilam (V) yaitu Sidikalang, Lokseumawe, Tapaktuan, dan Bio-4. Faktor kedua, interval penyiraman (W) yaitu1, 3, 6, dan 9 hari sekali. Data dianalisis dengan Anova (uji F) dan dilanjutkan dengan uji DMRT pada taraf 5%. Hasil menunjukkan kadar prolin tertinggi pada interval 9 hari sekali pada varietas Sidikalang dan Lokseumawe.Kata kunci:Nilam, interval penyiraman, kekeringan.
Pengaruh Cekaman Kekeringan Terhadap Akumulasi Prolin Tanaman Nilam (Pogostemon cablin Benth.) Setiawan, Tohari, dan Dja’far Siddieq
Jurnal Ilmu Pertanian Vol 15, No 2 (2012): Desember
Publisher : Faculty of Agriculture, Universitas Gadjah Mada jointly with PISPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/ipas.2518

Abstract

INTISARIPenelitian respon fisiologi tanaman nilam terhadap cekaman air digunakan untuk mengetahui mekanisme tanaman toleran terhadap kekeringan. Penelitian dilaksanakan dirumah kaca di Bogor pada tahun 2012. Evaluasi pengaruh cekaman kekeringan dilakukan terhadap potensian airdaun dan kadar  prolin  tanaman. Penelitian menggunakan RAK faktorial dengan tiga ulangan. Faktor pertama,varietas nilam (V) yaitu Sidikalang, Lokseumawe, Tapaktuan, dan Bio-4. Faktor kedua, interval penyiraman (W) yaitu1, 3, 6, dan 9 hari sekali. Data dianalisis dengan Anova (uji F) dan dilanjutkan dengan uji DMRT pada taraf 5%. Hasil menunjukkan kadar prolin tertinggi pada interval 9 hari sekali pada varietas Sidikalang dan Lokseumawe.Kata kunci:Nilam, interval penyiraman, kekeringan.