Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pemodelan Harmonik untuk Pelafalan Makhraj Huruf Hijaiah Muhammad Fadhlullah; Catur Atmaji
IJEIS (Indonesian Journal of Electronics and Instrumentation Systems) Vol 12, No 1 (2022): April
Publisher : IndoCEISS in colaboration with Universitas Gadjah Mada, Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/ijeis.71664

Abstract

Learning to pronounce hijaiah letters needs to be assessed objectively, so it is necessary to form digital audio resulting from the synthesis of Harmonic Plus Residual (HPR) modeling, which conducted with two pronunciation methods, taskin and tasydid. The experiment consists data acquisition, signal cutting, framing and windowing, detection of fundamental and harmonic frequencies, synthesis of HPR, to produce synthetic signals. The results of the synthetic signals then analyzed qualitatively by signal spectrogram analysis and scoring.From the experimental results, it can be concluded that this study was ultimately unable to determine the best HPR parameters, but concluded that the tasydid method was the best method for learning pronunciation and for the HPR model synthesis. This is because the tasydid method with different parameters but all of them can produce good synthetic signal, both in terms of comparative analysis of similar signal spectrograms and from the results of scoring with an average value of 10. On the other hand, the taskin method harf shows unsatisfactory results, where the synthetic sound is mostly just noise, so the scoring results is under 9, and is reinforced by the results of the spectrogram comparison between the original and synthetic signals which visually different.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA ROMPEGADING DALAM PENERAPAN TEKNOLOGI SALURAN PEMBUANGAN AIR KOTOR RUMAH TANGGA YANG AMAN DAN BERKELANJUTAN Amir, Faizal; Kh Tq, Muh. Fadhlullah; Miru, Alimuddin Sa’ban
PEDAMAS (PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT) Vol. 3 No. 06 (2025): NOVEMBER 2025
Publisher : MEDIA INOVASI PENDIDIKAN DAN PUBLIKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peningkatan kualitas lingkungan pemukiman merupakan salah satu kebutuhan mendesak pada wilayah pedesaan, khususnya di daerah dengan keterbatasan sanitasi dasar. Desa Rompegading di Kabupaten Soppeng merupakan salah satu wilayah yang menghadapi persoalan serius terkait pembuangan air kotor rumah tangga. Sebanyak ±95% rumah tangga tidak memiliki saluran pembuangan air kotor yang memenuhi standar lingkungan, sehingga air limbah dibuang langsung ke halaman, kolong rumah, maupun area sekitar permukiman. Kondisi ini menimbulkan genangan, bau tidak sedap, serta menurunkan kualitas lingkungan dan kesehatan masyarakat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kemampuan masyarakat dalam membangun konstruksi saluran pembuangan air kotor yang aman dan ramah lingkungan. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan, demonstrasi, pelatihan teknis, serta pendampingan langsung dalam pembangunan unit drainase percontohan. Kegiatan ini diikuti oleh 15 kepala keluarga sebagai kelompok sasaran. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa masyarakat memperoleh peningkatan pengetahuan mengenai konsep dan fungsi drainase rumah tangga, mampu mengenali alat serta material bangunan yang diperlukan, serta terampil membuat konstruksi saluran pembuangan air kotor sesuai spesifikasi teknis. Selain itu, satu unit saluran pembuangan air kotor berhasil dibangun dan berfungsi sebagai model yang dapat direplikasi di rumah tangga lainnya. Program ini berkontribusi pada peningkatan kualitas lingkungan pemukiman dan menjadi dasar bagi upaya keberlanjutan pembangunan sanitasi berbasis masyarakat. Temuan ini menegaskan pentingnya intervensi berbasis pemberdayaan untuk mengatasi persoalan sanitasi di wilayah pedesaan