Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kualitas Audit Internal: Studi pada Inspektorat Provinsi Maluku Piter Arson Welay
MAKSIMUM Vol 10, No 1 (2020): Articles
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/mki.10.1.2020.31-40

Abstract

This study aims to test empirically the effect of competence, independence, work experience and internal control systems. using 61 samples of employees who work as auditors in the inspectorate of Maluku Province, Ambon City and West Seram Regency, the data analysis method uses SEM-PLS with the help of the WarpPLS 6.0 application. The results show that competence has no effect on audit quality, this is because the demographics of respondents have competencies that are not in accordance with the standards, so that in the last few years they have received a fair with exception audit opinion. Independence has a positive effect on audit quality, auditors who are always objective in carrying out the audit process will produce quality audits. Work experience has a positive effect on audit quality, the more experienced the auditor, the easier it will be to detect audit problems. The internal control system is able to strengthen the relationship between competence, independence and job satisfaction on audit quality, this shows that a good internal control system will support the creation of a quality audit.
Pelatihan Pencatatan Keuangan Rumah Tangga untuk Anggota Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) di Desa Samang Kecamatan Pulau-Pulau Aru Piter Arson Welay; Yustinus Lambiyombar
ABDI UNISAP: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2023): ABDI UNISAP: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : UPT Publikasi dan Penerbitan Universitas San Pedro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59632/abdiunisap.v1i2.184

Abstract

Dengan mempertimbangkan pentingnya pendidikan dan pelatihan manajemen keuangan terkait pencatatan keuangan rumah tangga, temuan dari diskusi awal menyoroti tantangan yang dihadapi oleh ibu sebagai bendahara keluarga. Hampir tidak ada dokumentasi keuangan yang teratur, sehingga informasi yang diberikan seringkali tidak akurat. Pada akhir bulan, terjadi ketidakseimbangan antara pemasukan dan pengeluaran, menyebabkan gesekan dalam rumah tangga. Untuk membantu bendahara rumah tangga mengelola sumber daya dengan bijaksana, diperlukan pelatihan pengelolaan keuangan rumah tangga. Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan anggota Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) di Desa Samang, Kecamatan Pulau-Pulau Aru, khususnya dalam hal pencatatan keuangan rumah tangga. Fokus utama dari pengabdian ini adalah memberdayakan ibu-ibu untuk mengelola keuangan keluarga dengan lebih efektif, memastikan transparansi dalam pencatatan keuangan, dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya perencanaan keuangan dalam mendukung kesejahteraan keluarga. Metode pelaksanaan kegiatan ini dimulai dari melakukan analisis situasi masyarakat, identifikasi permasalahan yang dihadapi, dan menyelenggarakan kegiatan sosialisasi. Hasil kegiatan pengabdian menunjukkan bahwa pelatihan pencatatan keuangan rumah tangga untuk anggota PKK Desa Samang berhasil, karena peserta mendapatkan pengetahuan baru tentang pencatatan keuangan rumah tangga, baik secara manual maupun berbasis aplikasi. Pelatihan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan keterampilan pengelolaan keuangan rumah tangga di komunitas tersebut.
SOSIALISASI BIJAK BERMEDIA SOSIAL DAN PENCEGAHAN DAMPAK PORNOGRAFI PADA REMAJA DAN PEMUDA DI DESA KARANGGULI, KECAMATAN PULAU PULAU ARU, KABUPATEN KEPULAUAN ARU Piter Arson Welay; Ribka Djamanmona
Jurnal Padamu Negeri Vol. 3 No. 3 (2026): Juli : Jurnal Padamu Negeri (JPN)
Publisher : CV. Denasya Smart Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69714/w4cmb814

Abstract

Low levels of digital literacy among rural adolescents and youth leave them vulnerable to exposure to pornography, which can harm their psychosocial development. This community service initiative aimed to raise awareness and understanding regarding the wise use of social media and the dangers of pornography among adolescents and youth in Karangguli Village, Pulau-Pulau Aru District, Aru Islands Regency. The program employed interactive outreach, small-group discussions, and simulations on rejecting negative content, involving 13 local adolescents and youths in September 2025. Evaluation was conducted through participant observation and verbal reflection. The results demonstrated increased understanding, evidenced by the participants' ability to identify harmful content and formulate assertive refusals, as well as the establishment of a shared commitment to maintaining a healthy digital environment. This activity serves as an initial step toward fostering community-based digital resilience in island villages.