Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

SIMULATOR PEMBANGKITAN SKENARIO PENGIRIMAN SOLAR MENGGUNAKAN ALGORITMA COMMON REPLENISHMENT EPOCH (CRE) Muhammad Khosyi’in
MEDIA ELEKTRIKA Vol 2, No 1 (2009): MEDIA ELEKTRIKA
Publisher : PSTE UNIMUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (235.053 KB) | DOI: 10.26714/me.2.1.2009.%p

Abstract

Dalam sistem rantai pasok, terdapat beberapa parameter penting, seperti pembiayaan, transportasi, jalur pengiriman serta jumlah (quantity) barang, untuk meningkatkan performansi supply chain ini diperlukan adanya koordinasi yang baik antara vendor dengan buyer, salah satu mekanismenya yaitu melalui Common Replenishment Epoch (CRE), dalam model CRE, vendor menggabungkan replenishment order buyer dengan menetapkan jadual replenishment pada suatu waktu tertentu dengan tujuan untuk mendapatkan optimasi pembiayaan sistem (buyer dan supplier).Dalam proses pengiriman bahan bakar solar (HSD) dari supplier ke buyer dengan angkutan kapal tanker, algoritma CRE bisa digunakan dengan tujuan untuk mengoptimalkan pembiayaan, khususnya pembiayaan pada sisi supplier. Penurunan pembiayaan pada supplier dapat menjadi rujukan untuk penentuan kebijakan selanjutnya, seperti pemberian dicsount pada buyer yang mengikuti algoritma CRE.Metode pengiriman solar dari supplier ke masing-masing buyer bisa dibangkitakan dengan beberapa metode (skenario), skenario yang mengacu pada algoritma CRE memiliki nilai pembiayaan sistem yang lebih rendah dibandingkan dengan algoritma tanpa koordinasi, nilai pembiayaan pada sistem bergantung pada interval replenishment yang dilakukan.
MONITORING JARAK JAUH DAN KENDALI PENGGUNAAN LISTRIK DENGAN LOGIKA FUZZY Bustanul Arifin; Muhammad Khosyi’in; Agus Adhi Nugroho
JURNAL ILMIAH MOMENTUM Vol 13, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36499/jim.v13i2.2034

Abstract

Krisis energi listrik menjadi masalah utama bagi bangsa Indonesia yang mempunyai jumlah penduduk terbesar ke-4 dunia setelah China, India, dan Amerika. Penghematan listrik disampaikan pemerintah ke masyarakat agar dapat membatasi penggunaan energi  listrik terutama di lingkungan rumahnya. Perilaku masyarakat menjadi berbeda ketika menggunakan listrik di luar rumah seperti misalnya di kantor/instansi tempat bekerja. Pemborosan sering dilakukan oleh seseorang di tempat kerjanya. Padahal separuh dari hidup seseorang dihabiskan di tempat kerjanya. Metode yang digunakan adalah merancang dan membuat model maket ruangan yang dilengkapi dengan beberapa sensor yang dapat mengetahui jumlah orang, kebutuhan cahaya, serta suhu ruang untuk kemudian dikirim secara wireless ke pusat informasi. Sensor photodioda berjumlah 2 yang letaknya saling berdekatan sehingga dapat mengetahui orang yang masuk dan keluar ruangan. Penelitian ini juga menggunakan sensor PIR untuk mendeteksi keberadaan orang didekatnya. Hasil pengukuran menunjukkan bahwa output sensor yang digunakan linear. Sensor suhu LM35 adalah 19,98 derajat celcius sampai dengan 40,39 derajat celcius. Setting time sensor PIR agar siap digunakan membutuhkan waktu 26,1 detik. Masing-masing input logika fuzzy ini mempunyai 3 fungsi keanggotaan yaitu jumlah mahasiswa terdiri atas sedikit, sedang, banyak. Sedangkan fungsi keanggotaan suhu adalah dingin, normal, panas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa logika fuzzy yang ditanamkan dalam chip telah bekerja dengan baik dan sesuai dengan simulasi yang dilakukan menggunakan software. Dengan berbagai input serta pemrosesan algoritma yang kompleks, sistem tidak mengalami kendala yang berarti seperti keterlambatan akses data. Hal ini dikarenakan sistem menggunakan seluruh fasilitas yang ada dalam mikrokontroler, diantaranya adalah interupsi eksternal dan interupsi timer.Kata kunci: monitoring, kendali jarak jauh, logika fuzzy