S. Bayu Wahyono
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

POSISI MEDIA INSTRUKSIONAL SEBAGAI KOMPONEN SISTEM PENGAJARAN SEKOLAH S. Bayu Wahyono
Jurnal Cakrawala Pendidikan CAKRAWALA PENDIDIKAN, EDISI 2,1992,TH.XII
Publisher : LPMPP Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/cp.v2i2.8905

Abstract

Pemanfaatan mediq instruksional dalam proses belajarmengajartelah me~galami perkembangan cukup berarti, darihanya sekedar sebagai alat peraga hingga pembawa danpenyebar informasi, serta" pada fase perkembangan terakhirmenjadi variabel pemicu meningkatkan motivasi belajar.". Peranannya sebagai pembentuk aspek kognitif, afektif, dan..psikomotorik telah banyak terbukti melalui penelitian empi-.. rik. .. .Namuri demikian, hingga saat ini media instruksionalmasih belum ditempatkan sebagai salah satu komponen sistempengajaran sekolah sehingga pemanfaatannya belum secaraoptimal dalam aktivitas belajar-mengajar. Adanya kecenderunganverbalisme dalam proses belajar-mengajar yangdewasa ini sering disebut-sebut sebagai salah satu penyebabutama rendahnya kreativitas siswa, boleh jadi salah satufaktor penyebabnya adalah belum dimanfaatkannya mediainstruksional tersebut secara optimal. .Oleh karena itu, menempatkan posisi media instruksionalsebagai komponen sistem pengajaran sekolah, diharapkanmerupakan tawaran alternatif permasalahan tersebut. Tulisanini berusaha memberikan pertanggungjawaban secara logis,mengapa media instruksional patut dipertimbangkan untukmenjadi salah satu komponen sistem pengajaran sekolahdalam upaya optimalis~si pencapaian tujuan .belajar.