Zubaidah Amir
Program Studi Pendidikan Matematika, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Kemampuan Berpikir Kreatif dalam Setting Model Pembelajaran Treffinger Laili Khairiah; Zubaidah Amir
Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains Vol 7, No 2 (2019): December 2019
Publisher : Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpms.v7i2.25595

Abstract

Pada era globalisasi saat ini kemampuan berpikir kreatif matematis dalam memecahkan masalah menjadi tuntutan dalam pendidikan matematika untuk menghasilkan ide dan solusi baru sehingga masalah dapat dipecahkan dengan tepat. Kajian teori ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pembelajaran matematika yang dapat merealisasikan kemampuan berpikir kreatif matematis siswa. Model Treffinger yang dimaksud pada penelitian ini adalah model pembelajaran Treffinger adalah model pembelajaran yang memfasilitasi siswa untuk berpikir kreatif, memecahkan masalah, menemukan konsep-konsep pembelajaran sehingga tidak ada lagi konsep hafalan tetapi lebih kepada membantu siswa berpikir kreatif. Pembelajaran ini memberikan keleluasaan untuk berkreativitas menyelesaikan permasalahan sendiri dengan cara-cara yang ia kehendaki.Tugas guru adalah membimbing siswa agar arah-arah yang ditempuh oleh siswa ini tidak keluar dari permasalahan.Pada era globalisasi saat ini kemampuan berpikir kreatif matematis dalam memecahkan masalah menjadi tuntutan dalam pendidikan matematika untuk menghasilkan ide dan solusi baru sehingga masalah dapat dipecahkan dengan tepat. Kajian teori ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pembelajaran matematika yang dapat merealisasikan kemampuan berpikir kreatif matematis siswa. Model Treffinger yang dimaksud pada penelitian ini adalah model pembelajaran Treffinger adalah model pembelajaran yang memfasilitasi siswa untuk berpikir kreatif, memecahkan masalah, menemukan konsep-konsep pembelajaran sehingga tidak ada lagi konsep hafalan tetapi lebih kepada membantu siswa berpikir kreatif. Pembelajaran ini memberikan keleluasaan untuk berkreativitas menyelesaikan permasalahan sendiri dengan cara-cara yang ia kehendaki.Tugas guru adalah membimbing siswa agar arah-arah yang ditempuh oleh siswa ini tidak keluar dari permasalahan.