Jimmy Trio Putra
Departemen Teknik Elektro dan Informatika, Sekolah Vokasi, Universitas Gadjah Mada

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

DAMPAK DISTRIBUTED ENERGY RESOURCES TERHADAP PROFIL TEGANGAN DAN RUGI DAYA PENYULANG BANTUL 05 Muhammad Yusuf Falah; Adib Muhammad Arrasyid; Afrida Nurul Ulfa; Rizal Zulfiqri Ahmad; Jimmy Trio Putra
Jurnal Edukasi Elektro Vol 5, No 2 (2021): Jurnal Edukasi Elektro, Volume 5, Nomor 2, 2021
Publisher : JPTE FT UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jee.v5i2.41090

Abstract

ABSTRACT:To realize Indonesia's commitment to cut greenhouse effect, it is important to use environmentally friendly vehicles. On August 12, 2019, the Presidential Regulation on the velocity of Battery-Based Electric Motor Vehicle Program for land vehicle as a sign of the seriousness of the government applying this vehicle. This research is specific in terms of the provision of Public Electric Vehicle Charging Station (SPKLU) in Bantul refinery area, Yogyakarta after the installation of Photovoltaic (PV) plant as Distributed Energy Resources (DER). This study used a simulation of the Open Distribution System Simulator (OpenDSS) software distribution network in analyzing the comparison of voltage profiles and power losses before and after spklu installation. By optimizing the placement of SPKLU using Flower Pollination Algorithm (FPA) method using Matlab software that results in spklu placement on bus 58 by 300 kW, bus 37 by 301 kW, and bus 36 by 300 kW. The voltage profile changed from 0.9695 p.u to 0.9688 p.u and power losses from 53.3 kW to 56.1 kW.ABSTRAK:Untuk mewujudkan tanggungjawab Indonesia dalam mengurangi efek rumah kaca maka harus menggunakan angkutan ramah lingkungan. Pada tanggal 12 Agustus 2019 telah disahkan Perpres Percepatan Program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai sebagai transportasi jalan merupakan tanda seriusnya pemerintah mengaplikasikan kendaraan ini. Penelitian ini spesifik pada hal penyediaan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) pada area penyulang Bantul, Yogyakarta setelah pemasangan pembangkit Photovoltaic (PV) sebagai Distributed Energy Resources (DER). Penelitian ini menggunakan simulasi jaringan distribusi software Open Distribution System Simulator (OpenDSS) untuk mempelajari perbandingan profil tegangan dan rugi daya sebelum dan sesudah pengaplikasian SPKLU. Dengan optimasi penempatan SPKLU menggunakan metode Flower Pollination Algorithm (FPA) menggunakan software Matlab yang menghasilkan penempatan SPKLU pada bus 58 sebesar 300 kW, bus 37 sebesar 301 kW, dan bus 36 sebesar 300 kW. Profil tegangan berubah dari 0,9695 p.u menjadi 0,9688 p.u dan rugi-rugi daya dari 53,3 kW menjadi 56,1 kW.
Peramalan Beban pada Gardu Induk Mantingan dalam Penentuan Kapasitas Transformator dengan Metode Regresi Linear Jimmy Trio Putra; Nisaun Fadhilah; Muhammad Arrofiq
Electrician : Jurnal Rekayasa dan Teknologi Elektro Vol. 15 No. 2 (2021)
Publisher : Department of Electrical Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/elc.v15n2.2165

Abstract

Intisari Pertumbuhan beban kelistrikan di wilayah Ngawi dan Magetan meningkat seiring rencana pemerintah dalam membangun beberapa infrastruktur dan kawasan industri. Penyedia kelistrikan harus mampu memprediksi kemampuan sistem dalam melayani konsumen. Perencanan pembangunan Gardu Induk (GI) memiliki tujuan dalam memastikan persebaran semua beban listrik yang dilayani dapat diakomodasi dengan baik. Penelitian ini menggunakan data historis dalam memprediksi besarnya permintaan kelistrikan di area GI Mantingan tahun 2019 hingga tahun 2026. Metode yang digunakan adalah metode regresi linear dengan perencanaan satu tahap, yaitu periode 8 tahun (jangka panjang). Hasil penelitian merekomendasikan bahwa sistem yang beroperasi saat ini membutuhkan persebaran beban listrik dengan memindahkan tiga penyulang di GI Magetan dan GI Ngawi ke GI Mantingan. Tiga penyulang tersebut yaitu penyulang Walikukun dan Trinil yang mendapatkan sumber dari GI Ngawi dan penyulang Sine yang mendapat sumber dari GI Magetan. Area calon pembangunan GI Mantingan yaitu didaerah Widodaren, Mantingan, Karanganyar, Ngrambe dan Sine. Penelitian menunjukan bahwa GI baru dibangun dengan kapasitas 60 MVA dan besar nilai pembebanan trafo Gardu Induk Mantingan selama 8 tahun memiliki rata-rata sebesar 41,41persen serta biaya pokok penyediaan listik (BPP) rata-rata sebesar Rp. 2.101. Kata kunci kapasitas trafo, konsumsi energi listrik, regresi linear. Abstract The growth of electricity load in Ngawi and Magetan areas has increased due to the government's plan to build several infrastructure and industrial areas. The electricity provider must be able to predict the system's ability to serve consumers. The planning for the construction of substations (GI) is carried out to ensure that all electricity loads served can be properly accommodated. This research uses historical data in predicting the amount of electricity demand in the Mantingan substation area from 2019 to 2026. The method used is a linear regression with one-stage planning, which is for 8 years (long term). The results recommend that the current operating system requires an electric load by moving three feeders in Magetan substation and Ngawi substation to Mantingan substation. The three feeders, namely the Walikukun and Trinil feeders, were sourced from the Ngawi substation and the Sine feeders which were sourced from the Magetan substation. The prospective areas for the construction of the Mantingan Substation are Widodaren, Mantingan, Karanganyar, Ngrambe, and Sine areas. Research shows that a newly built substation with a capacity of 60 MVA and the load value of the Mantingan substation transformer for 8 years has an average of 41.41percent and an average of biaya pokok penyedia listrik (BPP) of Rp. 2,101. Keywords transformer capacity, electrical energy consumption, linear regression.