Ahmad Surohman
Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

STRATEGI FUNDRAISING ZAKAT, INFAK DAN SEDEKAH (ZIS) DI PW NU CARE-LAZISNU D.I. YOGYAKARTA TAHUN 2019 Muhammad Agus Futuhul Ma'wa; Ahmad Surohman
Jurnal MD Vol 7, No 2 (2021)
Publisher : UIN Sunan Kalijaga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/jmd.2021.72-02

Abstract

Kenaikan  dan  penurunan  (fluktuasi)  jumlah pendapatan  fundraising  Zakat,  Infak  dan  Sedekah  (ZIS)  disebabkan  kurangnya strategi  fundraising  dan  tujuan  penelitian  ini  adalah  untuk   menjawab  rumusan masalah  dalam  penelitian  yaitu  mengenai  strategi  fundraising  Zakat,  Infak  dan Sedekah (ZIS), sistem pelaksanaannya, faktor pendukung, serta penghambat yang dihadapi dalam pelaksanaan fundraising di PW NU CARE-LAZISNU D.I. Yogyakarta. Metode  penelitian  ini  adalah  deskriptif  kualitatif.  Teknik  pengumpulan data menggunakan metode wawancara, observasi dan dokumentasi. Informasi dalam penelitian ini adalah direktur manajemen, divisi fundraising dan donatur. Observasi  yang  digunakan  adalah  observasi  partisipasif,  sedangkan dokumentasi berupa dokumen organisasi dan foto kegiatan. Teknik analisis data melalui beberapa tahap yaitu reduksi data, penyajian data dan verifikasi data. Uji keabsahan data menggunakan teknik triangulasi di antaranya wawancara, observasi  dan  dokumentasi,  sedangkan  triangulasi  sumber  diperoleh  dari  tiga informan dalam penelitian ini. Hasil  dari  penelitian  ini,  strategi  fundraising  Zakat,  Infak  dan  Sedekah (ZIS)  di  PW  NU  CARE-LAZISNU  D.I.  Yogyakarta  dilaksanakan  dengan  baik. Penerapan strategi fundraising Zakat, Infak dan Sedekah (ZIS) di PW NU CARE-LAZISNU  D.I.  Yogyakarta  menggunakan  dua  strategi  fundraising  yaitu  metode langsung  (direct)  dan  metode  tidak  langsung  (indirect)  dengan  mengembangkan metode  dengan  media  fundraising  secara  luar  jaringan  (via  offline)  dan  secara dalam  jaringan  (via  online)  dalam  setiap  metode  langsung  (direct)  dan  metode tidak langsung (indirect).
Kepemimpinan Kepala Sekolah dalam Pengelolaan Ekstrakurikuler Teguh Yunianto; Ahmad Surohman; Niswatun Hasanah
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Vol. 14 No. 1 (2021): January–June
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpipfip.v14i1.32233

Abstract

Kepeminpinan merupakan faktor yang paling penting terhadap ketercapaian tujuan suatu organisasi baik organisasi pendidikan ataupun organisasi di luar pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran kepemimpinan kepala sekolah dalam pengelolaan ekstrakurikuler. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskripsi. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara dan dokumentasi. Jenis analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yaitu pengumpulan data, reduksi data, displaydata, verifikasi dan penegasan kesimpulan. Lokasi penelitian adalah di MI Ma'arif Bego Yogyakarta. Subjek penelitiannya yaitu kepala sekolah, wakil  kepala sekolah, dua orang pelatih ekstrakurikuler, dan tiga orang siswa/siswi. Hasil penelitian menjelaskan bahwa kepemimpinan kepala sekolah dalam pengelolaan ekstrakurikuler sudah sangat baik. Kepala sekolah memiliki kompetensi yang baik dalam melakukan tugas-tugasnya. Kegiatan ekstrakurikuler meliputi silat, tahfiz, pramuka, sepak bola, badminton, catur, renang, dan hadro. Pramuka, silat, dan tahfiz merupakan kegiatan ekstrakulikuler yang wajib diikuti oleh siswa. Terdapat kendala dalam pengelolaan ekstrakurikuler seperti ketersediaan guru, fasilitas, dan kendala musim.The Role of Principal's Leadership in Extracurricular Management Leadership is the most important factor for the achievement of the goals of an organization, both educational organizations and non-educational organizations. This study aims to determine the role of the principal's leadership in extracurricular management. This research method used is a qualitative method with a description approach. The data collection techniques used were interviews and documentation. Types of data analysis using the Miles and Huberman model, namely data collection data reduction, data display, verification, and confirmation of conclusions. The research location in this study is located at MI Maarif Bego Yogyakarta. With the research subjects, namely the principal, vice-principal, two extracurricular trainers, and three students. The results of the study explained that in MI Maarif Bego the principal's leadership in extracurricular management was already very good. The principal has good competence in carrying out his duties. The extracurricular activities at MI Maarif Bego include Silat, tahfidz, scout, soccer, badminton, chess, swimming, and hadroh activities. The extracurricular activities that are required of students are Scouts, silat, and tahfidz. But in management it still has constraints such as the availability of teachers, facilities and season constraints.