This Author published in this journals
All Journal COPE
Arif Rohman
FIP UNY

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

REALITAS DAN IDEALITAS DALAM REFORMASI PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR Arif Rohman
Jurnal Ilmiah Guru Caraka Olah Pikir Edukatif Vol 8, No 01: Februari 2004
Publisher : LPPM UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (6853.02 KB) | DOI: 10.21831/jig cope.v8i01.5436

Abstract

Penyelenggaraan program studi S-l Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) sejak tahun 2002 di beberapa perguruan tinggi Indonesia merupakan hasil trobosan baru. Melalui Surat Keputusan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Departemen Pendidikan Nasional Nomor: 827/D/T/2002 tanggal 3 April 2002 pemerintah mengijinkan penyelenggaraan program ini di sepuluh perguruan tinggi eks IKIP dan FKIP. Hal tersebut dilakukan dalam rangka terwujudnya kualifikasi guru Sekolah Dasar (SD) yang lebih baik yakni meniadi sarjana. Namun realitasnya, penyelenggaraan prodi tersebut masih mengalami banyak kendala antara lain: tidak adanya dosen tetap,minimnya sarana dan prasarana pembelajaran dan laboratorium termasuk sanggar praktek ketrampilan dan perpustakaan, enrolment input terbatas hanya lulusan D-2 PGSD yang telah berstatus mengajar di SD, sebagian masyarakat masih memandang sebelah mata,banyaknya kendala birokrasi dari instansi para mahasiswa berasal, dukungan dari pemerintah daerah rendah. Oleh karenanya, beberapa terobosan strategis perlu dilakukan antara lain dengan membangun kemitraan kepada semua pihak
KMMPANGAN DISTRIBUSI PEMBIAYAAN PENDIDIKAN DI INDONESIA Arif Rohman
Jurnal Ilmiah Guru Caraka Olah Pikir Edukatif Vol 9, No 01: Februari 2005
Publisher : LPPM UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (5667.24 KB) | DOI: 10.21831/jig cope.v9i01.5437

Abstract

Rendahnya anggaran pendidikan di Indonesia telah menyebabkan aneka kebutuhan untuk kegiatan operasiona pendidikan tidak memperoleh porsi dana yang cukup, apalagi untuk peningkatan mutu. Hal ini menyulitkan dalam proses distribusid an alokasi anggaran, sehingga memerlukan kecerdasan untuk menentukan skala prioritas. Penentuan prioritas anggaran pada suatu aspek menyebabkan aspek lain dalam pendidikan menjadi terabaikan, sehingga menyulut terjadinya kesenjangan distribusi pembiayaan pendidikan. Terbukti bahwa telah terjadi kesenjangan pembiayaan pendidikan antardaerah, antarjenis dan jenjang pendidikan di Indonesia pendidikan. Kenyataan paling ekstrim menunjukkan bahwa Sekolah Dasar memperoleh porsi epembiayaan jauh lebih sedikit dibanding jenjang sekolah di atasnya, sekolah swasta jauh terabaikan dibanding sekolah negeri, begitu pula sekolah keagamaan kurang diuntungkan dibanding sekolah umum