Tujuan penelitian ini adalah untuk mengungkap kiprah dan kontribusi Pendidikan Luar Sekolah dalam pembangunan manusia khususnya melalui Paguyuban Seni di Kelurahan Gedungkiwo, Yogyakarta di masa kini serta bagaimana Pendidikan Luar Sekolah berperan dalam meningkatkan pencapaian Indeks Pembangunan Manusia di wilayah tersebut. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode penelitian kualitatif. Semua data primer diperoleh langsung dari informan di Kelurahan Gedongkiwo dengan menggunakan teknik observasi dan wawancara. Informan dalam penelitian ini dapat dikategorikan menjadi tiga yaitu informan dasar, informan kunci dan informan tambahan. Kepala desa terpilih sebagai informan dasar, ketua sanggar sebagai informan kunci dan pemangku kepentingan serta penari sebagai informan tambahan. Data primer juga dikumpulkan dari peserta didik sebagai informan tambahan melalui teknik snowball sampling. Sementara itu, data sekunder dikumpulkan melalui studi literatur. Semua kumpulan data dianalisis menggunakan teori estetika, teori hegemoni dan relasi kekuasaan. Hasil penelitian menunjukkan kinerja Paguyuban seni di Kelurahan Gedongkiwo di era global berimplikasi pada karakter kepribadian anak, peningkatan semangat dan solidaritas dalam masyarakat serta penguatan kesadaran dalam pelestarian budaya.Kata kunci: implikasi, Paguyuban Seni, Gedongkiwo, era global.