The problem in this research is the lack of students’ skill class XI-MIA 2 of SMA Negeri 1 Sentolo in the PhysicalEducation learning process. This research aims to improve of students’ backward roll skill of class XI-MIA 2 throughvideo media. This research is a classroom action research that divided into two cycles, each cycle consists of onemeeting. The Subjects of the research is students class XI MIA 2 of SMA Negeri 1 Sentolo, which amount 32 students.The technique of collecting data is used interview to the teacher and observation of learning result. The results showthat students’ backward roll skill of class XI-MIA 2 has significantly increased after a given action. For the first cyclelevel of skill only reaches 65.5 %. Unfortunately after the first cycle finished the skill has not completed the minimumcompleteness criteria (KKM). This research is successful if the level of skill has already reached 75%, so need tocontinue with the second cycle. Backward roll skill reaches 87.5% in the second cyrcle. It can be cocluded that theability of students backward roll skill can be enhanced throught video media.Key words: gymnastic, backward roll, media, video,AbstrakPermasalahan dalam penelitian ini adalah kurangnya keterampilan siswa kelas XI SMA Negeri 1 Sentolo dalamproses pembelajaran Pendidikan Jasmani. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan senam lantaiguling belakang siswa kelas XI MIA 2 melalui media video. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yangberlangsung dua siklus, setiap siklus terdiri dari satu kali pertemuan. Subyek penelitian adalah siswa kelas XI MIA2 SMA Negeri 1 Sentolo yang berjumlah 32 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancarakepada guru dan observasi hasil belajar. penelitian menunjukan bahwa siswa kelas XI MIA 2 mengalami peningkatanketerampilan senam lantai guling belakang secara signifikan setelah diberi tindakan. Pada sikus I tingkat keterampilanhanya 65,5%. Setelah siklus I berakhir tingkat keterampilan belum memenuhi KKM. Penelitian dikatakan berhasiljika tingkat keterampilan sudah berada pada 75%, sehingga perlu dilanjutkan dengan siklus II. Tingkat keterampilansenam lantai guling belakang mencapai 87.5% pada siklus II. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa kemampunketerampilan siswa dalam materi senam lantai guling belakang dapat ditingkatkan melalui media video.Kata kunci : senam, guling belakang, media, video