Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

TEKNIK PENYELAMATAN DI AIR Wastd Danardani
MEDIKORA Vol. II, No 1, April 2006
Publisher : Faculty of Sports Sciences, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/medikora.v0i1.4757

Abstract

Kecelakaan dapat terjadi di mana saja, dapat rnenimbulkanrasa kaget, dan dapat menyebabkan kepanikan. Adarya rasa panikdapat menyebabkan korban baru sehingga diburxihkan suatuketenangan dan keterampilan. Pemberian pertolongan pertamapada korban kecelakaan adalah satu hal yang paling penting, karenadengan penanganan secara tcpat akibat yang fatal dapatdihindarkan.Teknik yang digunakan untuk menyelamatkan bcrprinsippada ketenangan untuk dapat berdndak, dengan ketenangan dapatdipilih cara penanganan secara tepat. Langkah-langkah penyelamatandiri apabila rriengalami kecelakaan di air melipud: (1) watertrap pen, (2) melepaskan pakaian, (3) mengurangi minum air, dan(4) berpegang pada benda mengapung. Teknik-teknik yangdigunakan untuk menolong korban kecelakaan terbagi menjadidua, yaitu penyelamatan dari darat dan penyelamatan langsung(turun ke air). Teknik penyelamatan dari darat dengan cara: tanpaalat, menggunakan handuk/ka)ai, dan gelang pelampun. Teknikpenyelamatan Ifingsung dengan cara: (1) the hip carry rescue, (2) armpittOy (3) mist tow, dan (3) tired swimmerPertolongan yang diberikan pada korban sebaiknya dipilihsecara tepat agar dapat menyelamatkan korban tanpa menyebabkantimbulnya cedera yang fatal. Keterampilan penyelamatansangatlah penting dan sebaiknya dikuasai agar dapat mempertahankandiri.