This Author published in this journals
All Journal ISTORIA
Sardiman Sardiman
Universitas Negeri Yogyakarta

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PERSPEKTIF SPIRITUALISME DALAM PEMBELAJARAN SEJARAH Sardiman Sardiman
ISTORIA: Jurnal Pendidikan dan Sejarah Vol 10, No 1 (2014): ISTORIA Edisi Maret 2014, Vol. 14, No.1
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (187.699 KB) | DOI: 10.21831/istoria.v10i1.3605

Abstract

Banyak materi pembelajaran yang dapat dimanfaatkan untuk membangun karakter bangsa, dengan melalui penanaman dan transformasi nilai-nilai keimanan dan ketakwaan, akhlak mulia dan nilai-nilai luhur ke-Indonesia-an seperti nilai-nilai religiositas, kemanusiaan dan keadilan, sosialisme, nasionalisme, patriotisme, demokrasi, toleransi, kearifan, keteladanan. Tentu hal ini sangat menuntut keberanian dan kreativitas guru. Dan sebagai bagian dari upaya pengembangan profesionalismenya, guru perlu merubah pembelajaran sejarah yang kognitif menjadi pembelajaran yang lebih bermakna, kontekstual, dan menyentuh aspek-aspek afektif atau kecerdasan emosional, serta kecerdasan spiritual. Pembelajaran sejarah yang bersifat kognitif hanya akan melahirkan kepuasan dengan durasi sesaat, sebaliknya pembelajaran sejarah yang mampu melatih kecerdasan emosional dan spiritual, akan melahirkan kesadaran sejarah yang sejati. Inilah modal penting untuk mewujudkan bangsa yang berkarakter, bangsa berkepribadian. Kata Kunci: Spiritualisme, Pembelajaran, Sejarah
Menakar Posisi Sejarah Indonesia pada Kurikulum 2013 Sardiman Sardiman
ISTORIA: Jurnal Pendidikan dan Sejarah Vol 11, No 2 (2015): ISTORIA Edisi September 2015, Vol. 11, No.2
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (122.975 KB) | DOI: 10.21831/istoria.v11i2.7555

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk: (1) Mengetahui posisi mata pelajaran sejarah dalam Kurikulum 2013, dan (2) Mengetahui peran mata pelajaran sejarah dalam pembentukan karakter bangsa. Metode yang digunakan peneliti dalam penulisan sejarah ini adalah metode penelitian menurut Kuntowijoyo. Adapun tahapan penelitian sejarah menurut Kuntowijoyo mempunyai lima tahap yaitu pemilihan topik, heuristik, verifikasi, interpretasi, dan penulisan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kurikulum 2013 dikembangkan dalam rangka menjawab berbagai tantangan baik internal maupun eksternal. Tantangan internal misalnya adanya tuntutan penyelenggaraan pendidikan yang mengacu pada delapan standar nasional pendidikan, sementara dari segi eksternal misalnya pengaruh globalisasi dan perkembangan IPTEKS. Di samping itu implementasi Kurikulum 2013 ini juga dalam rangka mendukung pelaksanaan pendidikan karakter. Kurikulum 2013 telah menempatkan mata pelajaran Sejarah Indonesia pada posisinya yang sesungguhnya. Diharapkan mata pelajaran Sejarah Indonesia mampu mengembangkan berpikir kritis dan imajinatif serta menjadi wahana pembentukan karakter bangsa, menjadi alat pemersatu dan penguatan rasa kebangsaan dan cinta tanah air. Kata kunci: Kurikulum 2013, Sejarah Indonesia, karakter bangsa.