Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Peranan Kantor Pelayanan Pajak Pratama (KPPP) Kabupaten Pati Dalam Meningkatkan Kesadaran Masyarakat Membayar Pajak Jaenuri, Jaenuri
DEMOCRATIA Vol 1, No 2 (2013)
Publisher : DEMOCRATIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peranan pelayanan pajak merupakan salah satu instrumen penting dalam memberikan penyadaran kepada masyarakat mengenai pentingnya pajak dalam pembangunan negara. Diperlukan kegiatan penumbuhan kesadaran masyarakat membayar pajak, sehingga aktif membayar pajak dengan segala kewajibannya. Salah satu usaha Kantor Pelayanan Pajak Pratama (KPPP) yang sejatinya sebagai lembaga pelayanan publik adalah meningkatkan penerimaan pajak untuk pembanguan negara, yaitu melalui usaha meningkatkan kesadaran masyarakat membayar pajak. Permasalahan penelitian ini adalah bagaimana peranan Kantor Pelayanan Pajak Pratama (KPPP) Kabupaten Pati dalam meningkatkan kesadaran masyarakat membayar pajak, apa keunggulan Kantor Pelayanan Pajak Pratama (KPPP) Kabupaten Pati dalam meningkatkan kesadaran masyarakat membayar pajak, faktor-faktor yang menghambat Kantor Pelayanan Pajak Pratama (KPPP) Kabupaten Pati dalam meningkatkan kesadaran masyarakat membayar pajak, dan solusi apa yang dilakukan Kantor Pelayanan Pajak Pratama (KPPP) Kabupaten Pati untuk menghadapi hambatan dalam meningkatkan kesadaran masyarakat membayar pajak. Manfaat dari penelitian ini adalah memberi pengetahuan serta informasi tentang Peran Kantor Pelayanan Pajak Pratama (KPPP) Kabupaten Pati dalam meningkatkan kesadaran masyarakat membayar pajak, kepada pemerintah sebagai masukan bagi pemerintah mengenai peran dari Kantor pelayanan Pajak Pratama dalam meningkatkan kesadaran masyarakat membayar pajak, kepada Kantor Pelayanan Pajak Pratama (KPPP) Kabupaten Pati sebagai bahan masukan dalam meningkatkan kesadaran masyarakat membayar pajak di Kantor Pelayanan Pajak Pratama (KPPP) Kabupaten Pati, kepada masyarakat sebagai kontribusi positif kepada masyarakat untuk lebih peduli terhadap kesadaran membayar pajak. Metode penelitian yang digunakan penelitian kualitatif, dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, pengamatan (observasi), dan dokumentasi. Pemeriksaan keabsahan data yang digunakan adalah teknik triangulasi sumber. Analisis data yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran Kantor Pelayanan Pajak Pratama (KPPP) Kabupaten Pati dalam meningkatkan kesadaran masyarakat membayar pajak yaitu: (1) melalui penyuluhan, (2) mengadakan pelayanan melalui konsultasi perpajakan, (3) penyebaran info perpajakan dan penerbitan buku pajak, (4) melalui media masa, (5) melalui mobil dinas keliling, (6) melalui kampanye dan pembagian souvenir (bunga), dan (7) menyediakan drop box. Selanjutnya mengenai keunggulan Kantor Pelayanan Pajak Pratama (KPPP) Kabupaten Pati dalam meningkatkan kesadaran masyarakat membayar pajak yaitu: (1) Pendaftaran NPWP, (2) Pengukuhan Pengusaha Kena Pajak (PKP), (3) Restitusi Pajak Pertambahan Nilai (PPN), (4) Penerbitan Surat Perintah Membayar Kelebihan Pajak (SPMKP), (5) Permohonan Keberatan Penetapan Pajak, (6) Pengurangan PBB terutang, selain layanan unggulan tersebut Kantor Pelayanan Pajak Pratama (KPPP) Kabupaten Pati juga memiliki layanan unggulan lain yaitu Pelayanan Pemberian NPWP sesuai dengan Standart Operating Prosedure (SOP) yang diselesaikan dalam waktu 1 hari, dalam rangka percepatan pelayanan Kantor Pelayanan Pajak Pratama (KPPP) Kabupaten Pati dapat menyelesaikan dalam waktu 20 menit untuk satu pemohon, Pelayanan pemberian Pengukuhan Usaha Kena Pajak (PKP) yang diselesaikan dalam waktu 3 hari, dalam rangka percepatan pelayanan Kantor Pelayanan Pajak Pratama (KPPP) Kabupaten Pati dapat menyelesaikan dalam waktu 1 hari untuk satu pemohon. Adapun mengenai faktor-faktor yang menghambat Kantor Pelayanan Pajak Pratama (KPPP) Kabupaten Pati dalam meningkatkan kesadaran masyarakat membayar  pajak meliputi: faktor dari dalam (petugas kantor) yaitu kurangnya tenaga frontliner dan faktor dari luar (pusat) yaitu sistem yang diberikan terlalu susah dipahami dan lama. Solusi yang dilakukan Kantor Pelayanan Pajak Pratama (KPPP) Kabupaten Pati untuk menghadapi hambatan dalam meningkatkan kesadaran masyarakat membayar pajak yaitu: (1) hambatan yang berasal dari dalam (petugas kantor) yaitu kurangnya tenaga frontliner, solusi yang diberikan Kantor Pelayanan Pajak Pratama (KPPP) Kabupaten Pati perlu ditambahnya tenaga frontliner dengan membuka lowongan tenaga kerja dibidang tenaga frontliner selanjutnya diseleksi tenaga frontliner tersebut kemudian setelah diterima sebagai tenaga frontliner ditraining dulu agar didapatkan tenaga frontliner yang professional yang bisa mewujudkan pelayanan prima, (2) hambatan yang berasal dari luar (pusat) yaitu sistem yang diberikan terlalu sulit dan susah dipahami, solusi yang diberikan Kantor Pelayanan Pajak Pratama (KPPP) Kabupaten Pati yaitu: (a) adanya pengenalan dan  pelatihan terhadap pegawai kantor mengenai sistem yang baru dari pemerintah misalnya tentang sistem menghitung sendiri pajak dari masyarakat (self assessment), (b) adanya penyuluhan dari Kantor Pelayanan Pajak Pratama kepada masyarakat (Wajib Pajak) mengenai sistem yang baru dari pemerintah mengenai pembayaran pajak agar masyarakat lebih tahu dan tidak mengalami kebingungan dalam membayar pajak. Berdasarkan hasil penelitian di atas, saran yang penulis sampaikan berkaitan dengan hasil penelitian ini yaitu kepada Kantor Pelayanan Pajak Pratama (KPPP) Kabupaten Pati sebaiknya mengadakan program “mengisi bareng Surat Pemberitahuan (SPT)” untuk membantu para wajib pajak yang belum mengerti cara mengisi Surat Pemberitahuan (SPT) agar dapat meningkatkan kesadaran masyarakat membayar pajak, keunggulan yang dimiliki Kantor Pelayanan Pajak Pratama (KPPP) Kabupaten Pati dalam meningkatkan kesadaran masyarakat membayar pajak seperti “memberikan pelayanan penerimaan Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan di masyarakat (Wajib Pajak) bekerja (jemput bola)” dan kepada Kantor Pelayanan Pajak pratama petugas frontliner sebagai citra KPPP Kabupaten Pati perlu ditambah dan ditraining lagi untuk mewujudkan pelayanan prima. Kata Kunci : Pelayanan pajak, Kesadaran masyarakat membayar pajak
FACTORS CAUSING WIFE WORKS AND IMPACTS (CASE STUDY BRAJA SELEBAH DISTRICT OF EAST LAMPUNG DISTRICT) Jaenuri, Jaenuri
AS-SALAM Vol 4, No 2 (2015): MEMBIDIK NUANSA KEDAMAIAN DENGAN PENDIDIKAN DINI & APLIKASI PENEGAKAN HUKUM
Publisher : LP3M STAI DARUSSALAM LAMPUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Life in Indonesian society is still very often encountered some problemswithin a family, one of which is a matter of working wives. Islamicreligion does not forbid his wife to work even there are no rules on theprohibition of the wife works. In Sub Braja selebah wife works issue isstill very much encountered almost every wife to work. participationand wife work outside the home is still an issue discussed from the firstuntil now.This research is expected to provide insight for the developmentof science, especially in the areas of family law and can serve as areference for similar studies in the future. This research is a field thatis descriptive analysis. Data collection was conducted by interview,and documentation. And then analyzed using an inductive method ofthinking.The results showed that factors cause the wife works are internalfactors, namely: 1) factors and wife already worked before marriage2) factors that arise when the wife wants to change the economicsituation the family is still not very well be better 3) factors thatarise when there collision problems in the family needs. Externalfactors, namely: 1) factors that arise when their encouragement aswell as feedback from neighbors and relatives 2) Demands age 3)gender equality would be related to the emancipation of women 4)educational factors. Of course with the state of the working wife havea good impact on the positive or negative effects. The positive impactof the wife works, namely: 1) the economy for the better 2) Quality oflife improved 3) gender equality 4) establishment of family sakinahmawaddah wa Rahmah. Then the negative impact of the wife works,namely: 1) the divorce rate is increasing 2) juvenile delinquency 3)the loss of identity of the wife as mother 4) the number of pregnant mating phenomenon. Based on the results of research conducted inthe District of Braja Selebah East Lampung district, which is based ondata and interviews with respondents. That is a major factor in thewife works in the District Braja Selebah East Lampung district is amatter of economics.Keywords: Wife Work, Family, Braja Selebah
IMPLEMENTASI KONSEP ADIL DALAM POLIGAMI DI DESA SUMBERREJO KECAMATAN BATANGHARI KABUPATEN LAMPUNG TIMUR Jaenuri, Jaenuri
AS-SALAM Vol 4, No 1 (2015): PERAN KELUARGA DALAM PENDIDIKAN & KETAATAN TERHADAP UUD
Publisher : LP3M STAI DARUSSALAM LAMPUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pernikahan dalam Islam pada dasarnya menganut asasmonogami,karena asas tersebut lebih dapat menjaminterpenuhinya hak-hak istri. Namun demikian, Islammemperbolehkan suami melakukan poligami, disertai dengansyarat-syarat yang ketat, yaitu kemampuan suami berlaku adilterhadap para istrinya. Penelitian ini menggunakan metodekualitatif lapangan (field research). Metode pengumpulandata yang digunakan adalah: Wawancara, observasi dandokumentasi. Teknis analisa data yang digunakan adalahteknik analisa data kualitatif.Hasil penelitian adalah sebagai berikut: implementasi konsepadil dalam berpoligami di Desa Sumberrejo, KecamatanBatanghari, Kabupaten Lampung Timur belum sepenuhnyasesuai dengan ajaran Islam. Kriteria adil yang belum sesuaidengan ajaran Islam adalah kriteria adil dalam hal pemberiantempat tinggal yang sepadan kepada masing-masing istri,tanpa membedakan latar belakang masing-masing itri, baikistri yang kaya, maupun istri yang miskin. Demikian puladalam hal pembagian hari, tidak dilakukan secara samakepada masing-masing istri, tetapi berdasarkan keinginansuami. Hal tersebut tidak sesuai dengan ajaran Islam yangmenekankan bahwa pembagian hari tidak hanya mengacu kepada pemenuhan kebutuhan biologis suami atau istri, tetapiperwujudan kasih sayang dan perhatian suami. Adapun dalamhal pemberian nafkah belanja sehari-hari diberikan sesuaidengan kemampuan suami dan kebutuhan istri. Hal tersebutsejalan dengan pendapat jumhur ulama (Maliki dan Hanafi)yang mengatakan bahwa pemberian nafkah tidak dilakukanberdasarkan kadar tertentu, tetapi berdasarkan keadaanmasing-masing suami-istri.Kata Kunci: Keadilan, Poligami
Sistem Pendidikan Islam dalam Kerangka Nasionalis-Religius Berbasis Rahmatan lil 'alamin Jaenuri, Jaenuri
Matan: Journal of Islam and Muslim Society Vol 1 No 1 (2019): Matan: Journal of Islam and Muslim Society Vol 1 (No 1) 2019
Publisher : Assosiaction of Islamic Education Lecturer of Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (370.623 KB)

Abstract

Al-Qur’an, Tafsir Ilmiah, dan Ilmu Pengetahuan Jaenuri, Jaenuri
TAJDID Vol 28 No 2 (2021): Islamic Studies
Publisher : Research and Development Institution, Darussalam Institute for Islamic Studies

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36667/tajdid.v28i2.786

Abstract

Allah revealed the Qur’an as a guide for humankind throughout the ages. Therefore, the effort to understand the Qur’an is interpretation, an attempt to understand the direction and will of Allah and the operationalization of that will in human life, in all fields of faith, worship, and muamalah. Dialogue between Islamic civilization and civilizations of Greece, India, and Persia began with the translation of some of their works during the golden age of Islam. It has influenced the birth of various methods and schools of interpretation of the Qur’an. In addition, there are also different patterns of interpretation of the Qur’an. There are nuances of fiqhi, balaghi, isyari, even kalami or philosophy. It was also found that the ‘scientific interpretation’ method was oriented to the use of findings in the field of science to prove the various truths of scientific facts mentioned in the Qur’an. The discourse linking science and the Qur’an always developed. The pattern of scientific interpretation in the treasures of the science of interpretation of the Qur’an raises pros and cons among scholars and commentators. This article aims to explore the relationship between the Qur’an and science the efforts to understand the Qur’anic form of interpretation. The Qur’an is not only able to answer or respond to cultural problems related to social, political, economic, and religious conditions at the time the Qur’an was revealed. But it will also be a solution to all the issues of the times. Therefore, it is necessary to try to interpret and deepen the verse as a bridge to understand the Qur’an. The interpretation is the product of human thought and civilization so it is always developing and influenced by the dynamics of human civilization, so that in its journey, "science" and the Qur’an can have a constructive dialogue.
The Role of Students in Islamic Politics: Challenges and Opportunities in the Era of Modernisation aditya, Aditya Purnadani; Fahrudin, Fahrudin; Jaenuri, Jaenuri
Sophist : Jurnal Sosial Politik Kajian Islam dan Tafsir Vol. 6 No. 1 (2024): Contemporary Islamic Perspectives on Gender, Politics, and Society
Publisher : UIN Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20414/sophist.v6i1.106

Abstract

Students have a role as agents of change as activists for the country, students who are faced with various challenges in this modernisation era have many challenges and also increasingly complex demands.  The development of technology has a big impact at this time. Students continue to strive to overcome problems in the development of this nation. In our country, students play many roles in the political world including (1) Awareness of politics and education, (2) Advocacy of social justice, and (3) Moral guardians in the political world. However, students are still faced with various challenges in this global era related to their status as Muslim intellectuals. The challenge is the lack of understanding from the Muslim community about the principles of Islam.
PENERAPAN SISTEM KREDIT SEMESTER MERDEKA BELAJAR DI SMA NEGERI 1 GRESIK Jaenuri, Jaenuri; Mulyani, Sri
MAP (Jurnal Manajemen dan Administrasi Publik) Vol 7 No 2 (2024): MAP (Jurnal Manajemen dan Administrasi Publik)
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Wijaya Putra Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37504/map.v7i2.597

Abstract

The purpose of writing this thesis is to determine the implementation of the Semester Credit System (SKS) at SMAN 1 Gresik. Curriculum changes from timeto time SMA Negeri 1 Gresik has become a reference school for other schools. Since the launch of Mover Schools by implementing the Kurikulum Merdeka (KUMER), it has become a challenge for school principals. As a school driving community pressure, it is inevitable to implement SKS. This is driven by the desire of the student's parents to graduate within 2 academic years. This research uses data collection techniques, triangulation method, data sources (triangulation data), researchers (triangulation investigator), as well as perspectives and theories). The results of the research showed that there were no technical guidelines for SKS in Mover Schools, so the school formed a school development team, carried out curriculum inovation and conveyed aspirations during the PMO (Project Management Office) assisting Mover Schools. SMAN 1 Gresik was the first to implement the SKS program with an independent curriculum.
LAW OF ATTRACTION DALAM PERSPEKTIF ISLAM Nurfaiza, Najma Ranni; Jaenuri, Jaenuri
Muta'allim: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 3 No 3 (2024): Muta'allim: Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Muta'allim: Jurnal Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/mjpai.v3i3.3112

Abstract

Recently there is a law that is quite famous in modern society, the law of attraction. It is believed that everything that humans think about will happen in the future. In Islam it turns out that humans already know the law of attraction in everyday life because we always pray as Allah SWT commands. This study uses the narrative review method to identify, evaluate, and synthesize research results and ideas. Humans were created as intelligent beings by God. Humans think, in the way of thinking humans are divided into two, namely the conscious and subconscious. Every realm of mind has a function. The conscious has a function of logic and the subconscious has a function of creativity. Rhonda Byrne, author of The Secret, then explains that the law of attraction is felt by everyone as well as the law of gravity. Humans submit to nature, without realizing that nature is God's creation. So when humans are subject to the laws of nature, humans are also servants of nature. The law of attraction teaches us to imagine what we want, this is in line with Islam that Allah SWT loves His servants who always pray to Him. In essence, it is only to Allah that Muslims beg and ask for everything because Allah is the Greatest.
Nilai-Nilai Kearifan Lokal dan Moderasi Beragama dalam Tradisi Bersih Desa Tanjung Sari di Dlimas Klaten Jaenuri, Jaenuri
INCARE, International Journal of Educational Resources Vol 5 No 4 (2024): December 2024
Publisher : FKDP (Forum Komunikasi Dosen Peneliti)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59689/incare.v5i4.1093

Abstract

This study aims to explore and analyze the values of local wisdom in the Tanjung Sari village cleaning tradition in Dlimas Village, Klaten, and its role in promoting religious moderation. This tradition serves not only as a ritual for cleanliness and environmental health but also as a medium for teaching social values, tolerance, and interfaith harmony. Using a qualitative approach, this research investigates the symbols within the ritual and examines its role in strengthening social character and religious moderation in a diverse society. The findings indicate that the Tanjung Sari village cleaning tradition has the potential to function as a socio-political control mechanism that can reduce social tensions and foster harmony in the community. This research is expected to contribute to the preservation of local wisdom and the development of character education in Indonesia.
SMART FISH DRYING: Solar-powered Automatic Salted Fish Production System Arini, Nadine Nova; Bisri, Shahwa Namira; Jaenuri, Jaenuri; Farahdina, Ulya
Jurnal Penelitian Sains Vol 27 (2025): Special Issue
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56064/jps.v27i0.1188

Abstract

Due to weather instability in recent years, dried fish production in Indonesia has declined, while the quality of the produced dried fish remains low. To address this challenge, the authors introduce "SMART FISH DRYING," an automatic fish drying system based on a transparent greenhouse structure. This system uses acrylic walls and a convex lens roof that focuses sunlight. Inside "SMART FISH DRYING," fish are arranged on a stainless steel wire mesh table equipped with a humidity sensor that automatically rotates the table when the fish's moisture content on one side reaches 30%. When both sides reach the desired moisture level, an LED light and alarm activate, signaling that the dried fish is ready for harvesting. "SMART FISH DRYING" operates using solar cells connected to a battery, significantly reducing energy consumption and operational costs. Additionally, the system features a gas collection system to capture H?S compounds released during the drying process, which can be processed into pesticides. This process is monitored by an MQ136 gas sensor to measure the concentration of harmful compounds. Moreover, "SMART FISH DRYING" optimizes the moisture from the drying process through a distillation system to produce purified water as a byproduct. With this technology, dried fish production can be accelerated by two times compared to traditional methods, with a fourfold increase in profitability and a 20% improvement in product quality.Keywords: dried fish; convex lens; automatic; solar.