Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

MITOLOGI KESENIAN NINI THOWONG Ulivia Ulivia
Imaji Vol 16, No 1 (2018): IMAJI APRIL
Publisher : FBS UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (941.927 KB) | DOI: 10.21831/imaji.v16i1.22265

Abstract

AbstrakKesenian Nini Thowong menjadi seni tradisi masyarakat Grudo sebagai permainan meminta keselamatan. Nini Thowong yang menjadi karya seni dengan unsur ritual yang tinggi dengan memasukan roh ke dalam boneka. Hal ini antara lain berfungsi  sebagai mitos untuk menyembuhkan penyakit. Nini Thowong terdiri dari dua kata, nini dan thowong. Nini dalam bahasa Jawa artinya nenek, dan thowong diartikan kosong. Nini Thowong adalah seorang perempuan yang sudah tua (roh alus) dan menempati tempat boneka yang masih kosong. Benda ini kemudian digunakan untuk memanggil roh halus agar mau menempatinya. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif, yang mendeskripsikan Mitos Nini Thowong. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif karena bermaksud untuk mendeskripsikan, menginterpretasi dan menganalisis kondisi-kondisi yang terjadi secara mendalam, tanpa mengubah fakta yang terjadi. Secara semiotik, Nini Thowong merupakan media penyampaian pesan keagamaan lewat lagu-lagu yang dinyanyikan. Melalui fisik boneka Nini Thowong, antara lain bermakna bahwa dalam diri manusia terdapat sifat baik yang dilambangkan dengan warna putih dan buruk dengan warna hitam. Melalui sesaji antara lain bermakna adanya cita-cita luhur, untuk membangun bangsa dan negara.