Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengembangan perangkat pembelajaran penemuan terbimbing untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan komunikasi matematis Suparsih Suparsih
PYTHAGORAS Jurnal Pendidikan Matematika Vol 13, No 2: December 2018
Publisher : Department of Mathematics Education, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (877.79 KB) | DOI: 10.21831/pg.v13i2.21240

Abstract

Penelitian ini bertujuan menghasilkan perangkat pembelajaran matematika dengan pendekatan penemuan terbimbing untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan komunikasi matematis serta mendeskripsikan kualitas hasil pengembangan perangkat tersebut. Kualitas hasil pengembangan ditentukan berdasarkan pada kriteria dari Nieveen, yaitu valid, praktis, dan efektif. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan. Model pengembangan yang digunakan diadaptasi dari model Dick dan Carey. Adaptasi model Dick dan Carey menghasilkan 3 tahap pengembanan (define, design, dan develop). Subjek uji coba dalam penelitian ini adalah 60 siswa kelas 8 SMP Muhammadiyah 3 Yogyakarta. Instrumen yang digunakan antara lain lembar validasi, lembar penilaian dari guru dan siswa, lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran, serta tes kemampuan berpikir kritis dan komunikasi matematis. Analisis data kevalidan dan analisis data kepraktisan masing-masing dilakukan dengan cara mengkonversi data kuantitatif berupa skor hasil penilaian menjadi data kualitatif berupa nilai standar skala lima. Analisis data keefektifan tes ketercapaian kompetensi dilakukan dengan cara menentukan persentase ketuntasan minimal, sedangkan analisis tes kemampuan berpikir kritis dan komunikasi matematis ditentukan peningkatannya.  Hasil validasi ahli, penilaian dari guru dan siswa, observasi keterlaksanaan pembelajaran, dan hasil tes kemampuan berpikir kritis dan komunikasi matematis siswa memberikan bukti bahwa perangkat pembelajaran telah memenuhi kriteria valid, praktis, dan efektif. Developing instructional kits using the guided discovery to increase creative thinking and mathematical communication skills AbstractThis research is aimed to produced learning kits using guided discovery approach to increase the creative thinking and mathematical communication skills and to describe the quality of the result of the development. The quality of learning kits determined based on Nieveen’s criteria, those are valid, practical, and effective. This research is development research adapted from Dick, and Carey model. The modified of this model resulted 3 stages of development steps (define, design, and develop). The subjects of this study are 60 grade 8 students of Muhammadiyah Junior High School 3 of Yogyakarta. The research instruments were validation sheet, assessment sheets from teacher and students, learning observation sheet, and critical thinking and mathematical communication skills test. The validity and practicality data analysis were done by converting the actual score into qualitative data with standard scale of five. The effectiveness of data analysis was done by determining the percentage of minimum completeness, while the analysis of critical thinking skills and mathematical communication tests determined the improvement. The results of experts’ validation, assessments from teachers and students, learning observation, and critical thinking and mathematical communication skills test, provide the evidence that the learning kits are valid, practical and effective.
KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS DENGAN PEMBELAJARAN PENEMUAN TERBIMBING Suparsih Suparsih
Tajdidukasi: Jurnal Penelitian dan Kajian Pendidikan Islam Vol 7, No 1 (2017)
Publisher : Muhamadiyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47736/tajdidukasi.v7i1.84

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan komunikasi matematis siswadengan menggunakan pendekatan penemuan terbimbing (discovery learning). Penelitianini merupakan Classroom ActionResearch, yaitu suatu proses pangkajian masalahpembelajaran melalui refleksi diri dalam upaya memecahkan masalah dengan caramelakukan berbagai tindakan yang terencana dalam situasi nyata yang dikembangkanoleh Kemmis dan Mc Tanggarts yang terdiri dari tiga komponen,yaitu: a) perencanaan(planning), b) tindakan (acting) dan pengamatan (observing), c) refleksi (reflecting).Instrumen penelitian yang digunakan adalah lembar observasi pelaksanaan pembelajaran,tes tertulis, dan catatan lapangan. Teknik pengumpulan data yaitu dengan metode observasi,metode tes, metode dokumentasi, dan catatan lapangan. Sedangkan teknik analisis datadengan menggunakan: analisis data kualitatif (reduksi data, penyajian data, penarikankesimpulan, dan triangulasi), analisis data kuantitatif (analisis hasil observasi, analisishasil tes, dan data catatan lapangan). Hasil penelitian menunjukkan pelaksanaan modelpembelajaran penemuan terbimbing (discovery learning) dapat meningkatkan kemampuankomunikasi matematis siswa dilihat dari nilai rata-rata persentase keseluruhan indikatorkemampuan komunikasi pada pra tindakan 65,99, kemudian meningkat menjadi 72,80pada siklus I dan meningkat menjadi 83,43 pada siklus II. Peningkatan juga terjadi padanilai siswa yang mencapai KKM ,dari pra tindakan sebesar 18,75% menjadi 65,625%pada siklus I, kemudian meningkat menjadi 84,375 pada siklus II untuk siswa kelas VIIIC SMP Muhammadiyah 3 Yogyakarta tahun pelajaran 2016-2017.Kata kunci: Komunikasi Matematis, Penemuan terbimbing