Widiastuti Widiastuti
SMA Negeri 1 Muntilan

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Metode Inkuiri terhadap Ketercapaian Kompetensi Dasar, Rasa Ingin Tahu, dan Kemampuan Penalaran Matematis Widiastuti Widiastuti; Rusgianto Heri Santosa
Pythagoras: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 9, No 2: December 2014
Publisher : Department of Mathematics Education, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (525.715 KB) | DOI: 10.21831/pg.v9i2.9080

Abstract

 Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan pengaruh metode pembelajaran inkuiri terhadap ketercapaian kompetensi dasar, rasa ingin tahu, dan kemampuan penalaran matematis siswa kelas XI IPA SMA Negeri 1 Muntilan, dan (2) membandingkan metode pembelajaran inkuiri dengan metode pembelajaran konvensional dalam hal ketercapaian kompetensi dasar, rasa ingin tahu dan kemampuan penalaran matematis. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik tes dan nontes. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji multivariat (MANOVA), kemudian dilanjutkan dengan independent sample t-test dengan taraf signifikansi 0,05. Penelitian menunjukkan hasil bahwa (1) ada pengaruh metode pembelajaran inkuiri terhadap ketercapaian kompetensi dasar, rasa ingin tahu, dan kemampuan penalaran matematis siswa kelas XI IPA SMA Negeri 1 Muntilan, dan (2) metode pembelajaran inkuiri lebih unggul dari pada metode pembelajaran konvensional dalam hal ketercapaian kompetensi dasar, rasa ingin tahu, dan kemampuan penalaran matematis siswa kelas XI IPA SMA Negeri 1 Muntilan.Kata Kunci: metode pembelajaran inkuiri, ketercapaian kompetensi dasar, rasa ingin tahu, dan kemampuan penalaran matematis The Effects of Inquiry Method on the Basic Competency Achievement, Curiosity, and Mathematical Reasoning Skill  AbstractThis research was aimed at: (1) describing the influence of the inquiry learning method on basic competence achievement, curiosity, and mathematical reasoning skills of the students of class XI Science of SMA N 1 Muntilan, and (2) comparing between inquiry learning method and conventional learning method in terms of achievement of basic competence, curiosity, and mathematical reasoning skills. The research was a quasi-experimental research. Data collection techniques used test and non-test technique. The data analysis technique used the multivariate test (MANOVA), followed by independent sample t-test with the significance level of 0.05. This research showed the following results: (1) there is an influence of inquiry learning towards the achievement of basic competence, curiosity, and mathematic reasoning skill of the students of grade XI science at SMA Negeri 1 Muntilan, and (2) the inquiry learning method was better thatn the conventional learning method in terms of achievement of basic competence, curiosity, and mathematical reasoning skill.Keywords: inquiry learning methods, the basic competences achievement, curiosity, and mathematical reasoning skill.
Peningkatan Kemampuan Komunikasi Matematis dan Self-Efficacy dalam Materi Barisan dan Deret Melalui Discovery Learning Peserta Didik SMA Negeri 1 Muntilan Widiastuti Widiastuti; Puji Handayani
MATH LOCUS: Jurnal Riset dan Inovasi Pendidikan Matematika Vol 4, No 1 (2023): MATH LOCUS: Jurnal Riset dan Inovasi Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/mathlocus.v4i1.3163

Abstract

Matematika merupakan mata pelajaran yang dipelajari peserta didik di setiap jenjang pendidikan. Kemampuan komunikasi matematis merupakan kemampuan yang akan dicapai dalam pembelajaran matematika. Self-efficacy merupakan keyakinan diri individu peserta didik untuk mengenai sejauh mana ia mampu untuk mengerjakan tugas, mencapai tujuan, dan merencanakan tindakan untuk mencapai tujuan pembelajarannya. Peserta didik fase E5 SMA SMA Negeri 1 Muntilan menunjukkan belum ada peserta didik dengan kriteria kemampuan komunikasi sangat baik dan 33% peserta didik memiliki self-efficacy kriteria tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan proses pelaksanaan pembelajaran matematika materi barisan dan deret dengan menerapkan model pembelajaran discovery learning yang dapat meningkatkan kemampuan komunikasi matematis dan self-efficacy peserta didik fase E5 SMA Negeri 1 Muntilan, (2) Mendeskripsikan peningkatan kemampuan komunikasi matematis dan self-efficacy peserta didik fase E5 SMA Negeri 1 Muntilan setelah melakukan pembelajaran matematika materi barisan dengan menerapkan model pembelajaran discovery learning, dan (3) memaparkan perubahan perilaku peserta didik fase E5 semester gasal tahun ajaran 2022/2023. Hasil penelitian menunjukkan terjadinya peningkatan kemampuan komunikasi matematis dan self-efficacy dalam pembelajaran matematika materi barisan dan deret melalui discovery learning peserta didik fase E5 SMA Negeri 1 Muntilan. Peningkatan kemampuan komunikasi matematis ditinjau dari peningkatan kriteria kemampuan komunikasi matematis peserta didik. Peningkatan self-efficacy ditinjau dari kriteria skor angket self-efficacy, yaitu kriteria sangat tinggi meningkat sebesar 19%, kriteria tinggi meningkat 29%, dan tidak ada peserta didik dengan self-efficacy rendah dan sangat rendah. Kondisi ini memenuhi indikator yang dirumuskan dalam penelitian ini.