Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Kajian Soal Buku Teks Matematika Kelas X Kurikulum 2013 Menggunakan Framework PISA zulva munayati; Zulkardi Zulkardi; Budi Santoso
Jurnal Pendidikan Matematika Vol 9, No 2 (2015)
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22342/jpm.9.2.2161.188 - 206

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan soal di buku teks Matematika Kelas X berdasarkan framework PISA. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif-analitis. Subjek penelitiannya berupa soal uji kompetensi di Bab 1, 2, 9, dan 11 buku Matematika SMA/MA/SMK/MAK Kelas X Semester 1 dan 2 Kurikulum 2013 terbitan Kemendikbud. Hasil penelitian menunjukkan jumlah soal framework PISA pada buku teks hanya 44 soal (46,81%), lebih rendah dari soal non-framework PISA yang mencapai 50 soal (53,19%). Dalam soal framework PISA, semua aspeknya termuat. Pada aspek konten, jenis konten didominasi Shape and Space (Ruang dan Bentuk) 24 soal (54,54%), lalu Uncertainly and Data (Ketidakpastian dan Data) 10 soal (22,73%), Change and Relationship (Perubahan dan Hubungan) 6 soal (13,64%), dan Quantity (Bilangan) 4 soal (9,09%). Pada aspek konteks, jenis konteks yang sering digunakan Science (Ilmiah) 31 soal (70,45%), lalu Occupational (Pekerjaan) 8 soal (18,18%), Personal (Pribadi) 3 soal (6,81%), dan Societal (Sosial) 2 soal (4,54%). Pada aspek proses, yang dominan Employ (Menerapkan) 35 soal (79,54%), diikuti Interpret (Menafsirkan) 5 soal (11,36%) dan Formulate (Merumuskan) 4 soal (9,09%). Terkait tingkat kesulitan, soal framework PISA baru mencapai level 4. Sebarannya, level 2 (21 soal atau 47,72%), level 3 (17 soal atau 38,63%), level 4 (4 soal atau 9,09%), dan level 1 (2 soal atau 4,54%). Kata kunci: deskriptif-analitis, buku teks, kurikulum 2013, soal framework PISA.DOI: http://dx.doi.org/10.22342/jpm.9.2.2161.188 - 206
Penggunaan Pemanas Induksi dalam Proses Penyangraian Kopi Robusta Budi Santoso; Daniel Syukur O. Zebua; Siska Erliana Br. S. Meliala
Jurnal Dinamika Penelitian Industri Vol 33, No 1 (2022): JURNAL DINAMIKA PENELITIAN INDUSTRI
Publisher : Balai Riset dan Standardisasi Industri Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28959/jdpi.v33i1.7541

Abstract

Roasting kopi adalah proses yang sangat krusial bagi pengolahan biji kopi karena setelah melewati tahap roasting, biji kopi yang awalnya mentah akan mengeluarkan aroma dan cita rasa. Proses roasting coffee merupakan proses pindah panas dimana pada proses roasting panas dari media pemanas berpindah ke dalam biji kopi karena adanya perbedaan suhu. Proses roasting biji kopi berkaitan dengan suhu, waktu roasting dan metode roasting dengan menggunakan pemanas induksi. Tujuan dari penelitian ini dilakukan untuk mengetahui korelasi pada proses roasting menggunakan pemanas induksi terhadap karakteristik kopi robusta serta kaitannya dengan suhu dan waktu roasting. Variasi volume kopi yang digunakan yaitu 15 gr, 25 gr, serta 35 gr dan waktu proses 15 menit, 25 menit, dan 35 menit. Variasi kopi dengan berat 25 gr dan lama waktu penyangraian 25 menit merupakan hasil terbaik dari penelitian ini. Sampel tersebut memiliki derajat penyangraian medium roast, dengan kadar abu, kadar air, dan kadar kafein yang telah memenuhi standar mutu SNI 01-3542-2004. Berat kopi dan lama waktu penyangraian memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kadar air dan kadar abu bubuk kopi. Kadar air biji kopi cenderung mengalami penurunan pada saat suhu dan lama penyangraian mengalami peningkatan, dan kadar abu biji kopi cenderung meningkat pada saat suhu dan lama penyangraian mengalami peningkatan.